Posts

Showing posts from March, 2024

Warta Minggu, 31 April 2024

Image
 Warta Minggu, 31 April 2024 ENCOUNTER WITH JESUS ALAMI SEMAKIN SEMPURNA KARYA PENGAMPUNAN DAN PEMULIHANNYA. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: "Sungguh, orang ini adalah orang benar!" Lukas 23:46-47 Tujuan utama Kristus hadir di muka bumi dan melakukan misiNya yaitu pengorbanan di atas kayu salib adalah agar manusia boleh mengalami perjumpaan Ilahi pribadi denganNya (mengenalNya, mengalami hidup yang diubahkanNya dan akhirnya menjadi semakin serupa denganNya). Tuhan Yesus buktikan ketika Ia baru saja menyelesaikan misiNya di muka bumi. Selesainya Yesus digantung di atas kayu salib, kepala pasukan pelaksana hukuman mati memandang ke arah Dia. Ini Ia lakukan untuk memastikan bahwa tugasnya selesai yaitu orang yang dihukum mati dengan cara salib sudah meninggal. Namun, Ia mengalami...

Warta Minggu, 24 Maret 2024

Image
 Warta Minggu, 24 Maret 2024 ZAKHEUS DIUBAHKAN Luk 19:1-10    – Santino Widjaja – Kisah Zakheus sangat menarik, karena menceritakan bagaimana seorang yang sangat berdosa mengalami “perubahan yang drastis” ketika berjumpa dengan Yesus. Kita akan mengamati ada 3 perubahan drastis dalam diri Zakheus. 1. Perubahan Gambar Diri (ay.5) Kita bisa yakin bahwa Zakheus sekalipun seorang yang kaya, namun dia mengalami pergumulan dalam gambar dirinya. Dia tertekan dalam 2 sisi: (1) Dari sisi ketidaksempurnaan Fisik [a] Secara fisik, dia sendiri tentu merasa tidak puas dengan penampilannya. → ini menyebabkan ketertolakan dari dirinya sendiri. [b] Ditambah lagi, pada jaman itu, orang yang memiliki kekurangan dalam segi fisik, itu sering dianggap krn kena kutukan thd dosa (Yoh 9:1-2).  → Ini menyebabkan dia merasa ketertolakan dari Allah. [c] Lagipula pada jaman itu, sikap masyarakat terhadap orang tidak normal secara fisik tidak seramah jaman moderen ini. Mereka ...

Warta Minggu, 17 Maret 2024

Image
 Warta Minggu, 17 Maret 2024 IKATAN KASIH DALAM KELUARGA S esuai dengan tema gereja kita di bulan Maret ini: Rebuild the Relationship. Januari dan Februari kita membahas tentang Hubungan vertikal dengan Tuhan, yang merupakan DASAR dari hubungan kita dengan sesama yang harus dilandasi dengan KASIH KRISTUS (AGAPE Kekristenan = Hubungan --> Komunikasi B erarti bagi Tuhan,   Hubungan sangat penting, terutama dalam lingkup terdekat, yaitu : keluarga (orang2 terdekat). Hubungan perlu dibangun bersama. B agaimana kita akan memiliki hubungan yang intim dengan seseorang jika tidak diusahakan. Bagaimana hubungan kita dengan keluarga (anak-orangtua)?   “Baik2 saja” 1. Jarang komunikasi/ enggan berkomunikasi, dengan alasannya: (= tidak baik) n     Menghindar konflik (tidak mau ribut) n     K alau ngobrol ujung2nya ribut atau marah n     Tidak ada topik untuk ngobrol sama keluarga n     Membosankan - ga asik ngobrol s...

Warta Minggu, 10 Maret 2024

Image
 Warta Minggu, 10 Maret 2024 BERDAMPAK LEWAT PERSAHABATAN Ribka Pasaribu Dalam membangun persahabatan mari kita belajar dari Yesus. Yohanes 15:13  “tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang m e mberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatNy a ”. Sebagaimana Yesus membangun hubungan d e ngan murid-muridNya yang dilandaskan dengan kasih, demikianlah hendaknya kit a sebagai pengikutNy a. Kasih yang ada dalam hidup kita setelah menjadi pengikut Kristus merupakan modal awal bagi kita dalam membangun sebuah hubungan persahabatan. Tanpa kita sadari ada pengertian salah yang seringkali menjadi penghalang dalam kita membangun hubungan persahabatan, sehingga menjadikan kita trauma dan menutup diri dalam membangun persahabatan. Aristoteles mengatakan ‘menjadi seorang teman adalah mudah, tapi persahabatan adalah buah yang lama berbuah ’. Butuh waktu dan pengorbanan yang harus kita lakukan. Pengertian salah seperti apakah yang sering kita miliki: 1.   ...

Warta Minggu, 03 Maret 2024

Image
 Warta Minggu, 03 Maret 2024 Keluarga di Mata Allah   Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah? 1 Timotius 3:5 Tuhan memandang pentingnya keluarga karena keluarga adalah salah satu lembaga yang fenomenal dan universal. Bahkan keluarga menjadi ukuran bagaimana seseorang dapat melayani jemaat.  Seorang dapat mengepalai keluarganya dengan baik, maka orang tersebut di anggap layak untuk mengurus Jemaat Tuhan. Sebaliknya jika seseorang tidak dapat memimpin keluarganya dengan baik, ia menjadi tidak patut juga untuk memimpin jemaat Tuhan. Artinya keluarga begitu penting di mata Allah. Berikut beberapa alasan mengapa Tuhan memberikan perhatian khusus pada keluarga: 1. Penciptaan Menurut Citra Allah Keluarga manusia dibentuk oleh Tuhandan atas inisiatif Tuhan dengan mengikuti citra-Nya. Oleh karena itu, keluarga diarahkan, diatur, dan dikembangkan sesuai dengan citra Allah tersebut (Kejadian 2:7,18   ketika itulah ...