Posts

Showing posts from June, 2020
Image
WARTA MINGGU, 28 JUNI 2020 Dalam Lukas pasal 12: 1-12 sebelum Yesus mengajar kepada orang banyak, terlebih dahulu Ia mengajar murid-muridNya. Yesus mengajar para murid-Nya, supaya mereka berani bersaksi dan mengakui Yesus di hadapan banyak orang.  Memberikan kesaksian tentang Yesus kepada orang banyak dibutuhkan keberanian dan hikmat, apalagi bila kita tinggal di lingkungan yang tidak mengenal Yesus. Dalam  misi-Nya menyelamatkan manusia Yesus memerlukan manusia untuk ikut terlibat dalam misi-Nya.  Setiap murid Kristus harus berani menjadi saksi-Nya dengan mengusahakan hidup baik dan benar dalam kesehariannya. Sikap dan perbuatan orang percaya menjadi kesaksian yang hidup bagi mereka yang belum mengenal Tuhan Yesus. Apa yang dapat kita pelajari sebagai saksi Kristus : 1.     Hidup dalam terang/ jujur/ tulus ( ay 1b – 3 ) Yesus ingin kita tidak munafik, menjadi apa adanya. Tidak menyembunyikan sesuatu yang dapat melemahkan kesaksian kita...
Image
WARTA MINGGU, 21 JUNI 2020 Situasi dan kondisi yang berubah dengan cepatnya dalam waktu 3 bulan ini menyebabkan banyak sekali orang yang menjadi frustasi dan hilang harapan, termasuk orang-orang percaya saat ini.   Seperti orang lumpuh yang sudah 38 tahun, tidak dapat berbuat apa-apa dan tidak tahu arah tujuan hidupnya.Yesus datang menghampirinya 1. Mengalami Kehilangan Saat ini sudah banyak sekali orang mengalami kehilangan. Bukan hanya kehilangan pekerjaan, kesehatan, harta benda, penghasilan, hubungan dengan sesama, pikiran yang sehat, masa depan dan lain-lain. Kehilangan menimbulkan penderitaan, kekecewaan, kemarahan, sakit hati , bahkan putus asa. 2. Yesus tau akan kebutuhan kita Yesus datang menjumpai orang lumpuh dengan memberikan jawaban bagi hidupnya. DIA selalu punya cara tersendiri untuk melakukan mujizat dan memberikan kelepasan.  Setiap mujizat dan kelepasan itu dapat dialami oleh orang yang memberikan respon yang benar . D engan taat akan fi...
Image
WARTA MINGGU, 14 JUNI 2020       Kesepian adalah sebuah kondisi dimana seseorang merasa tidak ada teman, tidak ada orang yang dapat diajak berbagi. Dalam kondisi itu, mudah timbul rasa stress ataupun depresi dan kehilangan semangat hidup. Hal ini sudah menjadi perhatian Allah saat permulaan penciptaan, dalam Kej. 2 : 18 Allah berfirman :” Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja……” . Lalu dikatakan Allah menciptakan segala binatang hutan dan burung di udara , dan dibawa kepada manusia untuk melihat dan menamainya. Sampai di sini manusia masih tetap merasa kesepian, meskipun dunia saat itu sudah ramai. Terakhir Allah menciptakan seorang perempuan, maka Adam tidak merasa kesepian lagi. Belajar dari Kej. 2 :18-25 , kita bisa terbebas dari rasa kesepian dengan 3 sikap ini : Kej. 2:20 “… tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.” . Saat itu Adam hanya seorang diri ditemani banyak binatang , tetapi tidak ada manusia lai...
Image
WARTA MINGGU, 7 JUNI 2020 Pertumbuhan adalah sesuatu yang menarik bahkan mengagumkan dalam kehidupan. Bukan kebetulan Tuhan membandingkan pertumbuhan rohani seperti pohon korma dan pohon aras.  Pohon korma bisa tumbuh sekalipun di daerah padang gurun- daerah yang kering atau tandus, menunjukkan bahwa pertumbuhan rohani mengagumkan karena terjadi dalam berbagai kondisi termasuk yang secara akal manusia mustahil. Pohon aras, bermula dari sebuah biji bisa mencapai tinggi 21- 40m, pertumbuhan rohani bisa membuat kita mencapai hal- hal yang tidak terpikirkan secara akal manusia. Apakah hasil yang Tuhan mau terjadi dan mengagumkan dari pertumbuhan rohani ini? Hal yang mengagumkan dari pertumbuhan rohani akan kita lihat dari lambang yang diberikan dari 2 pohon ini. Pohon korma melambangkan kekuatan, kesetiaan dan kebajikan .  Dan pohon aras melambangkan kekuatan, daya tahan, dan ketabahan.   Jadi, ada 5 hal yang mengagumkan   sebagai hasil dari pertumbuha...