WARTA MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 Bila tidak ada wahyu , menjadi liarlah rakyat Amsal 29:18a Tidak ada kehidupan yang dapat dijalani dengan penuh arti bagi Tuhan dan tidak ada pekerjaan penuh arti yang dapat dilakukan bagi Tuhan jika tidak dilandasi kuat oleh sebuah visi rohani. Melalui suatu perjumpaan dengan Tuhan, Abraham dalam ketaatan iman mengemban visi dari Tuhan untuk pergi ke suatu negeri yang ditunjukkan Tuhan baginya (Ibrani 11:8; Kejadian 12:1-4). Visi yang Tuhan berikan kepada Musa dalam perjumpaan di “Semak Duri Yang Menyala” di Gunung Horeb, telah mengubah hidup Musa, dari seorang pengembala domba menjadi pemimpin umat Israel yang besar dan termasyur itu (Keluaran 3:1-22; Ibrani 11:23-29). Baik Abraham maupun Musa, mendapat visi dari Tuhan yang berakar kuat dalam diri mereka. Jadi, visi dari Tuhanlah yang mengangkat seseorang dari taraf yang biasa-biasa saja dan memungkinkan dia mencapai hal-hal besar bagi kemuliaan Tuhan. Charle...