Warta Minggu, 31 April 2024

 Warta Minggu, 31 April 2024


ENCOUNTER WITH JESUS

ALAMI SEMAKIN SEMPURNA KARYA PENGAMPUNAN DAN PEMULIHANNYA.

Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: "Sungguh, orang ini adalah orang benar!" Lukas 23:46-47

Tujuan utama Kristus hadir di muka bumi dan melakukan misiNya yaitu pengorbanan di atas kayu salib adalah agar manusia boleh mengalami perjumpaan Ilahi pribadi denganNya (mengenalNya, mengalami hidup yang diubahkanNya dan akhirnya menjadi semakin serupa denganNya). Tuhan Yesus buktikan ketika Ia baru saja menyelesaikan misiNya di muka bumi.

Selesainya Yesus digantung di atas kayu salib, kepala pasukan pelaksana hukuman mati memandang ke arah Dia. Ini Ia lakukan untuk memastikan bahwa tugasnya selesai yaitu orang yang dihukum mati dengan cara salib sudah meninggal. Namun, Ia mengalami perjumpaan Ilahi dengan Yesus sehingga Ia bukan bernafas lega tugasnya selesai, tetapi Ia memuliakan Allah. Selanjutnya yang tidak kalah penting, Ia mendeklarasikan bahwa Yesus bukan mati sebagai orang jahat tetapi orang benar.

Memperingati Kembali paskah 2024, mari pastikan kehadiranNya di muka bumi dan penggenapan misi pengorbananNya membuat kita mengalami Perjumpaan Ilahi pribadi dengan Jesus. Dua hal utama yang kita harus alami semakin sempurna sebagai dampak perjumpaan Ilahi pribadi denganNya yaitu ALAMI SEMAKIN SEMPURNA KARYA PENGAMPUNAN DAN PEMULIHANNYA.

Penebusan yang dibayar Yesus diatas kayu salib mendatangkan pengampunan yang bukan biasa-biasa. Kita perlu mengalami mengalami semakin sempurna pengampunanNya yang sesuai dengan kekayaan (segala hal yang luar biasa yang terkandung didalamnya) KASIH KARUNIANYA (Efesus 1:7  “Di dalam Dia kita beroleh penebusan, pengampunan dosa, sesuai dengan kekayaan kasih karunia Allah.”)

Tuhan mau kita menerima semua yang disediakan dalam pengampunanNya. Pertama, Pengampunan untuk semua dosa masa lampau (Yesaya 1:18). Tidak ada dosa yang ada dimasa lampau kita yang tidak dapat diampuniNya. Kedua, Pengampunan buat dosa masa sekarang bahkan mendatang ( Ibrani 7:27b). Sebagai manusia kita masih bisa gagal dan jatuh dalam dosa, namun Tuhan mau segera memulihkan melalui pengampunanNya. Ketiga, menerima kemenangan2 yang kita butuhkan melalui pengampunan Tuhan (Lukas 5:20-26)

Dalam Perjumpaan dengan Yesus, kita juga harus MENGALAMI SEMAKIN SEMPURNA KARYA PEMULIHANNYA. PengorbananNya membayar lunas bukan hanya harga pengampunan tetapi juga pemulihan yang kita butuhkan. Rancangan penyelamatan Tuhan adalah hidup kita bukan hanya diampuni tetapi diubahkan menjadi semakin serupa denganNya (Roma 8:29). Sebetulnya, menjadi semakin serupa Kristus adalah pengembalian kepada rencana awal Tuhan menciptakan kita yaitu memiliki keserupaan denganNya (kejadian 1;26).  Itulah sebabnya ini disebut restorasi atau pemulihan.

Untuk mengalami restorasi/pemulihan kepada keserupaan Kristus, pertama, ada tindakan-tindakan pertobatan. Pemulihan dan pertobatan tidak terpisahkan ( 2 Tawarikh 7:14) Supaya kita Kembali ke arah keserupaan Kristus, yang Tuhan sediakan sesudah mengalami perjumpaan denganNya maka ada kehidupan lama yang harus ditinggalkan. Pertobatan adalah tindakan meninggalkan.

  Kedua,, kita harus rindu bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus. (Efesus 4:15). Banyak orang Kristen, secara sadar atau tidak, hanya bertumbuh dalam hal tertentu. Bisa melayani tapi kurang dalam tanggung jawab harian. Atau, diberkati jasmani tapi karakter belum berubah/ masih jauh dari perubahan. Rindukan di paskah ini, hidup yang Tuhan percayakan dalam semua aspeknya bertumbuh ke arah Kristus.


Pesan Penggembalaan - Maret 2024










Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025