Posts

Showing posts from January, 2025

Warta Minggu, 02 Februari 2025

Image
 Warta Minggu, 02 Februari 2025 Allah Tritunggal dalam keunikan-Nya di hidupku 1. Allah Tritunggal: Esensi dan Pribadi   Doktrin Tritunggal mengajarkan bahwa Allah adalah satu dalam esensi, namun ada dalam tiga pribadi: Bapa, Putra (Yesus Kristus), dan Roh Kudus. Ketiga pribadi ini sama-sama Allah, memiliki sifat ilahi yang penuh dan sempurna, tanpa perbedaan dalam kuasa atau kemuliaan. Keesaan esensi ini ditekankan dalam berbagai ayat Alkitab, seperti Yohanes 10:30: "Aku dan Bapa adalah satu." Ini menunjukkan kesatuan substansial, bukan hanya kesatuan tujuan. Meskipun analogi seperti air dalam tiga wujud (padat, cair, gas) sering digunakan, tidak sepenuhnya menangkap kompleksitas misteri Tritunggal.   2. Keunikan Setiap Pribadi dan Interaksi Mereka dalam Penciptaan dan Penebusan  Setiap pribadi Allah Tritunggal memiliki peran unik dalam karya keselamatan, tanpa menunjukkan inferioritas. Bapa adalah sumber segala sesuatu dan memulai karya penciptaan (Kejadian...

Warta Minggu, 26 Januari 2025

Image
 Warta Minggu, 26 Januari 2025 MENGUCAP SYUKUR BAGIAN KENORMALAN ORANG BERIMAN Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu 1 Tesalonika 5:18 Salah satu hal yang dirindukan manusia adalah kenormalan. Semua yang berjalan tidak normal biasanya akan menimbulkan hal yang tidak menyenangkan. Kendaraan yang tidak berjalan dengan normal, pasti akan menyulitkan untuk mencapai tujuan tepat waktu. Tegangan Listrik rumah yang tidak normal, pasti  mengganggu pekerjaan yang menggunakan peralatan listrik bahkan membuat alat itu menjadi rusak. Bicara soal kenormalan, apa yang Tuhan tetapkan sebagai kenormalan, belum tentu manusia menerimanya sebagai kenormalan. Salah satu contohnya adalah mengucap syukur. Tuhan memerintahkan orang percaya untuk Mengucap syukurlah dalam segala hal. Apa yang Tuhan perintahkan pasti Tuhan mampukan sehingga itu bisa menjadi kenormalan. Namun, dalam kenyataan, masih banyak orang percaya yang menjadikan ...

Warta Minggu, 19 Januari 2025

Image
 Warta Minggu, 19 Januari 2025 “ Iman Karena Percaya Bukan Melihat “ Salah satu ciri-ciri kita lebih dalam dengan Tuhan adalah memiliki IMAN yang besar, IMAN yang percaya bukan karen melihat, IMAN yang bukan keyakinan kosong, melainkan percaya penuh terhadap rencana dan janji Tuhan. Dalam perjalanan rohani setiap orang, kisah Abraham merupakan  inspirasi  yang luar biasa. Abraham, seorang tokoh Alkitab yang terkenal karena imannya, mengajarkan kita tentang arti iman  percaya   tanpa melihat. Abraham, sering disebut sebagai “Bapa Orang Beriman,” adalah contoh utama dari  iman  yang murni dan tidak tergoyahkan. Kisahnya, yang diceritakan dalam  Alkitab , menunjukkan bagaimana ia mempercayai Tuhan, bahkan ketika apa yang dijanjikan tampak  mustahil .  Mulai dari meninggalkan tempat tinggalnya, menuju tanah Kanaan (Kejadian 12:1-4), menunggu  anak  hingga bertahun-tahun (Kejadian 18:10-14), hingga mengorbankan anaknya sendiri (Kejadian 22:1-1...

Warta Minggu, 12 Januari 2025

Image
 Warta Minggu, 12 Januari 2025 Relasi yang Intim dengan Tuhan By Emie Rustyaningsih Pendahuluan Ada sebuah ungkapan klise “Doa itu nafas hidup orang percaya”. Tetapi tidak dapat dipungkiri ada banyak pertanyaan, tentang berapa lama kita harus berdoa? Apakah harus 1 jam ? ada yang bilang 2 jam, ada 3 jam, ada pula yang bilang lebih lama lebih bagus. Namun ada pula yang berkata 15 menit tidak mengapa, bahkan 5 menit juga boleh, jadi mana yang benar? Mungkin buat Sebagian dari Saudara doa itu gaya hidup banget, sama seperti saudara bernafas. Tetapi mungkin Sebagian dari saudara merasakan pergumulan yang berat ketika berdoa. Hari ini kita akan belajar langsung dari Yesus. Alkitab mencatat tentang doa bapa kami, apakah doa ini untuk di hafal? Tentu tidak. Sebelum Doa Bapa kami ada beberapa prinsip doa yang Yesus ajarkan  Matius 6: 5-6 " Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri   i    dalam rumah-ru...

Warta Minggu, 05 Januari 2025

Image
  Warta Minggu, 05 Januari 2025 MENGAGUMI DAN MENGALAMI ‘KEDALAMAN” KASIH TUHAN Ratapan 3:22-23 " Kasih setia TUHAN tidak pernah habis, rahmat-Nya tidak pernah berakhir, selalu baru setiap pagi; besarlah kesetiaan-Mu.” (Terjemahan AYT)             Di penghujung tahun 2024, Tuhan mengingatkan ayat diatas ini untuk kita siap menyambut tahun 2025. Ayat ini, yang seringkali menjadi ayat hafalan,  mengingatkan bahwa kasih setia dan kemurahan Tuhan tidak berkesudahan. Tidak berkesudahan ini  mempunyai 3 pengertian utama- abiding/ menetap; endless/ tidak ada ujungnya atau akhirnya; dan forever selama-lamanya akan ada. Kasih dan kesetiaan Tuhan selalu akan ada yang disertai kemurahannya juga tidak akan berakhir. Sebagai orang yang percaya kepadaNya, biarlah kita semakin teguh dalam keyakinan keberadaan kasih setia Tuhan. Sayangnya, masih ada yang mudah goyah dan bahkan dengan mudahnya mengabaikan kasihBya. Ini sering te...