Posts

Showing posts from January, 2020
Image
WARTA , MINGGU 2 FEBRUARI 2020    MARI MENGIKUT TUHAN DENGAN SUNGGUH-  MEMBANGUN GAYA HIDUP MURID YANG SELALU BERTUMBUH  MELALUI SUKA  FIRMAN, SUKA BERSEKUTU DAN SUKA BERSAKSI Rasanya hampir semua saudara   mengetahui ada bencana yang serius   yaitu adanya virus corona yang mulai ditemukan di China khususnya di kota Wuhan sekitar akhir desember yang lalu, dimana sudah hampir 200 orang yang meninggal tepatnya   (per tanggal 31   januari yang lalu). Dan sudah tersebar ke 21 negara diluar China, bersyukur negara kita tidak dan    jangan. Saya sebetulnya tidak mengikuti berita tentang bencana virus corona di Wuhan ini sampai tgl 27 kemarin, ketika saya sedang berolahraga di sebuah fitness center dimana hampir semua berita TV    sedang membahas tentang bencana Wuhan. Ketika menonton berita itu saya jadi teringat akan info yang saya dapat dari saudara seiman    ...
Image
WARTA, MINGGU 26 JANUARI 2020 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah  dan Firman itu adalah Allah Yohanes 1: 1 S aat ini ada sebuah fenomena kekristenan yang kita harus waspadai! Salah satunya adalah menganggap bahwa Firman Allah saja tidak cukup. Ada ide-ide lain yang lebih bagus dari Firman Allah. Banyak orang rela membayar mahal untuk mendengarkan seorang motivator berbicara, atau prediksi-prediksi yang dibuat oleh manusia dibandingkan dengan membaca Alkitab. Tentunya ini adalah hal yang memprihatinkan kehidupan kekristenan kita. Padahal Alkitab adalah otoritas tertinggi orang percaya, mengapa? Karena Firman Allah adalah Allah sendiri.  1.     Alkitab mencatat tindakan-tindakan Allah yang tercatat dalam sejarah.        Contoh : sejarah penyelamatan bangsa Israel dari Mesir 2.    Semua tulisan dalam kitab suci di tulis dengan di ilhami oleh Roh Allah, ( ...
Image
WARTA, MINGGU 19 JANUARI 2020   Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya:”Jikalau    kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akanmemerdekakan kamu”. ( Yoh. 8 : 31-32 ) Saya beberapa kali traveling ke China dengan istri. Orang-orang China yang kami temui sering ajak istri saya bicara bahasa mandarin, dalam benak mereka, ini pasti orang Chinese, karena wajah mendukung, kulit putih, dan suami bicara mandarin seperti orang-orang lokal mereka. Ternyata istri saya hanya senyum-senyum saja, alias tidak mengerti. Kita hanya dapat disebut bangsa tertentu, kalau kita mengerti bahasanya, mengerti budaya mereka, dan hidup dalam komunitasnya. Hari ini kita sebagai orang percaya, apakah sudah dengan sendirinya termasuk murid Kristus ? Jika ya, apa kriterianya ? Dan apa pula bedanya antara murid dan non murid ? Dalam Yoh. 8:31-32 ada 3 kata penting y...