WARTA MINGGU, 7 JUNI 2020

Pertumbuhan adalah sesuatu yang menarik bahkan mengagumkan dalam kehidupan. Bukan kebetulan Tuhan membandingkan pertumbuhan rohani seperti pohon korma dan pohon aras. 

Pohon korma bisa tumbuh sekalipun di daerah padang gurun- daerah yang kering atau tandus, menunjukkan bahwa pertumbuhan rohani mengagumkan karena terjadi dalam berbagai kondisi termasuk yang secara akal manusia mustahil. Pohon aras, bermula dari sebuah biji bisa mencapai tinggi 21- 40m, pertumbuhan rohani bisa membuat kita mencapai hal- hal yang tidak terpikirkan secara akal manusia.

Apakah hasil yang Tuhan mau terjadi dan mengagumkan dari pertumbuhan rohani ini? Hal yang mengagumkan dari pertumbuhan rohani akan kita lihat dari lambang yang diberikan dari 2 pohon ini. Pohon korma melambangkan kekuatan, kesetiaan dan kebajikan Dan pohon aras melambangkan kekuatan, daya tahan, dan ketabahan.  Jadi, ada 5 hal yang mengagumkan  sebagai hasil dari pertumbuhan  yaitu: MENJADI KUAT, SETIA, BAJIK, TABAH, MEMPUNYAI DAYA TAHAN.
Tuhan mau menjadikan kita orang yang kuat bukan lemah. Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi Lelah. 

Ketika kita bertumbuh menjadi orang yang mengandalkan atau menantikan Tuhan, maka kita memiliki kekuatan seperti rajawali yang naik terbang, sementara semua jenis burung lain tidak dapat lakukan ketika terjadi angin yang keras. Tuhan memampukan kita mengerjakan hal-hal yang tidak terpikirkan, seperti Daud kecil mengalahkan raksasa Goliat dan banyak hal lainnya, karena Tuhan berjanji “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (filipi 4:13)
Ayat diatas juga mengatkan orang yang bertumbuh akan seperti “orang yang berlari yang tidak menjadi lesu dan orang yang berjalan yang tidak menjadi Lelah.” Ini secara sederhananya, mempunyai daya tahan.  Kita dimampukan bertahan terhadap segala pengaruh luar yang dapat merugikan. 

Kita dapat bertahan ditengah pencobaan yang Tuhan izinkan. Ketika ada orang sakit yang masih bisa bersyukur sekalipun belum disembuhkan itu karena daya tahan dari pertumbuhan. Daya Tahan juga berarti bisa tahan uji terhadap segala godaan kompromi yang dunia tawarkan setiap saat.
Firman mengatakan bahwa “Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya” (Amsal 19:22a), makanya tidak heran firman mengatakan bahwa orang seperti ini dipercayakan perkara-perkara besar, yang pasti menimbulkan decak kekaguman- "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”( Lukas 16:10)

Ini mempunyai arti menjadi orang yang mampu mendatangkan kebaikan karena mempunyai nilai-nilai atau prinsip dalam kehidupan. Kita pasti senang memiliki teman yang mendatangkan kebaikan dan ini pasti menimbulkan kekaguman. Bila kita bertumbuh semakin berakar dalam firman, pasti akan keluar buah-buah yang berasal dari kehidupan yang mempunyai prinsip atau nilai-nilai dan orang-orang disekitar mengalami buah-buah atau perbuatan baik tersebut.
Ini mempunyai arti memiliki keadaan tetap dan kuat hati atau berani dalam menghadapi bahaya. Kondisi ini tepatnya seperti digambarkan di dalam- Roma 12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Orang yang tabah tetap bisa bersukacita karena menyadari pengharapannya dalam Yesus. Ia juga bisa sabar dalam kesesakan, tidak mudah marah apalagi menyerah. Dan yang pasti semakin bertekun dalam doa kepada Allah yang selalu mau menjawab doa tepat pada waktuNya dengan cara yang sesuai kehendakNya.











Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025