WARTA , MINGGU 2 FEBRUARI 2020
MARI MENGIKUT TUHAN
DENGAN SUNGGUH-
MEMBANGUN GAYA HIDUP MURID YANG SELALU BERTUMBUH MELALUI SUKA FIRMAN, SUKA BERSEKUTU DAN SUKA BERSAKSI
Rasanya hampir semua saudara mengetahui ada bencana yang serius yaitu adanya virus corona yang mulai ditemukan di China khususnya di kota Wuhan sekitar akhir desember yang lalu, dimana sudah hampir 200 orang yang meninggal tepatnya (per tanggal 31 januari yang lalu). Dan sudah tersebar ke 21 negara diluar China, bersyukur negara kita tidak dan jangan.
Saya sebetulnya tidak mengikuti berita tentang bencana virus corona di Wuhan ini sampai tgl 27 kemarin, ketika saya sedang berolahraga di sebuah fitness center dimana hampir semua berita TV sedang membahas tentang bencana Wuhan.
Ketika menonton berita itu saya jadi teringat akan info yang saya dapat dari saudara seiman tentang China yang semakin keras dengan kekristenan.
Dengan keyakinannya akan faham komunisme yang menolak adanya Tuhan, pemerintah negara ini semakin bisa menyombongkan diri dan menolak Tuhan dengan keberhasilan.
Tetapi akhirnya presiden China mengatakan bahwa mereka dalam keadaan yang mengerikan/ grave situation. Dan betapa jeritan ketidak berdayaan dari orang China yang memutuskan memviralkan berita, betapa parahnya situasi ini.
Mari, jangan sampai kita meragukan Tuhan - yang mana Iblis akan semakin bekerja keras dengan tipu dayanya untuk menyakinkan bahwa Tuhan tidak ada.
Tetapi untuk tidak meragukan Tuhan harus diikuti dengan tindakan membangun iman kita dengan sungguh -sungguh.












Comments
Post a Comment