Warta Minggu, 10 Agustus 2025

 Warta Minggu, 10 Agustus 2025


Misi-Nya dalam Keluargaku


Maleakhi 2:15-16 (TB)

"Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel — juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!"


Dunia semakin mengaburkan makna kesetiaan dan komitmen, namun firman Tuhan  ini mengingatkan kita tentang misi Allah dalam keluarga, dimana Allah tidak hanya sekadar menyatukan pria dan wanita dalam pernikahan demi kebahagiaan semata, tetapi demi tujuan ilahi — melahirkan keturunan yang takut akan Tuhan.


Kesatuan dalam keluarga adalah bagian dari misi Allah. Ia menciptakan kesatuan antara suami dan istri bukan hanya secara jasmani, tetapi juga secara rohani. Dalam kesatuan itu, Tuhan berharap lahir generasi yang mengenal, mengasihi, dan melayani Dia. Inilah bentuk nyata dari “keturunan ilahi” yang disebut dalam ayat tersebut.


Namun, firman ini juga membawa peringatan tegas: "Aku membenci perceraian." Bukan karena Tuhan tidak mengerti penderitaan manusia, tetapi karena perceraian merusak rencana-Nya yang kudus — memutus ikatan yang semula dimaksudkan untuk mencerminkan kesetiaan-Nya kepada umat-Nya.


Sebaliknya, Tuhan memanggil setiap anggota keluarga untuk menjaga diri, hidup dalam kesetiaan, dan tidak menutupi hubungan dengan kekerasan atau kepura-puraan. 


Kesetiaan dalam pernikahan adalah cermin kesetiaan kita kepada Allah.


Renungan:

Apakah saya sudah menjadi bagian dari misi Tuhan dalam keluargaku?

Apakah saya menjaga kesetiaan dan membangun hubungan yang mencerminkan kasih Kristus?

Apakah saya mendidik anak-anak sebagai keturunan ilahi yang mengenal dan mengasihi Tuhan?


Mari kita jadikan keluarga kita bukan hanya tempat tinggal, tetapi ladang misi Allah — tempat di mana kasih, kesetiaan, dan kebenaran-Nya hidup dan bertumbuh. Karena keluarga bukan hanya tentang kita, tetapi tentang Dia yang menyatukan kita.

Ps. Donny F. Tompunu 










Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025