Warta Minggu, 18 Mei 2025
Warta Minggu, 18 Mei 2025
Kesatuan Dalam Keragaman - Part 1
Berdasarkan 1 Korintus 12:1–11
Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Rasul Paulus mengajarkan tentang pentingnya karunia
rohani yang diberikan oleh Roh Kudus kepada orang percaya. Dalam 1 Korintus 12:1-11, Paulus menegaskan bahwa karunia-karunia ini bukan untuk kebanggaan pribadi, tetapi untuk membangun tubuh Kristus, yaitu gereja. “Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.” (1 Korintus 12:7)
Berikut adalah 9 karunia rohani yang disebutkan dalam bagian ini:
1. Karunia Hikmat
“Kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat...” (1 Korintus 12:8a)
Karunia ini adalah kemampuan untuk memahami dan mengungkapkan kebenaran ilahi dalam situasi praktis. Orang yang memiliki karunia hikmat mampu memberikan nasihat dan solusi rohani yang tepat berdasarkan firman Tuhan.
Contoh Alkitab: Salomo ketika dihadapkan pada dua perempuan yang memperebutkan bayi (1 Raja-raja 3:16-28). Dengan hikmat dari Tuhan, ia mengusulkan untuk membelah bayi itu dua, dan melalui reaksi si ibu sejati, masalah pun diselesaikan secara adil dan bijaksana.
2. Karunia Pengetahuan
“...dan kepada yang lain karunia untuk berkata-kata dengan pengetahuan menurut Roh yang sama.”
(1 Korintus 12:8b) Karunia ini memungkinkan seseorang untuk mengetahui hal-hal yang tidak dapat diketahui secara alami—suatu pewahyuan dari Roh Kudus yang membawa pemahaman mendalam tentang suatu perkara atau pribadi. Contoh Alkitab: Petrus mengetahui bahwa Ananias dan Safira berbohong tentang uang persembahan (Kisah Para Rasul 5:1-11). Pengetahuan itu datang bukan dari manusia, melainkan pewahyuan dari Roh Kudus.
3. Karunia Iman
“Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman...” (1 Korintus 12:9a)
Ini bukan iman keselamatan, melainkan iman luar biasa untuk mempercayai Allah dalam hal-hal besar dan ajaib. Karunia ini membawa keberanian dan kepercayaan penuh pada kuasa dan janji Allah.
Contoh Alkitab: Daniel di gua singa (Daniel 6). Dia menunjukkan iman yang luar biasa bahwa Tuhan sanggup menyelamatkannya. Ia tidak gentar menghadapi ancaman kematian, dan Tuhan pun menyelamatkannya.
4. Karunia Penyembuhan
“...dan kepada yang lain karunia untuk menyembuhkan.” (1 Korintus 12:9b)
Melalui karunia ini, Allah bekerja menyembuhkan orang sakit secara supranatural. Karunia ini sering dinyatakan dalam pelayanan doa dan pengurapan bagi orang yang membutuhkan kesembuhan fisik atau emosional.
Contoh Alkitab: Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh di pintu Gerbang Indah (Kisah Para Rasul 3:1-10). Mereka tidak memberi uang, tetapi menyembuhkan orang itu dalam nama Yesus Kristus.
(bersambung….)
%20(45).jpg)
%20(10).jpg)




.jpg)

Comments
Post a Comment