Warta Minggu, 02 Maret 2025
Warta Minggu, 02 Maret 2025
MAKIN MENDALAM DI KEBENARAN TENTANG KELIMPAHANNYA TUHAN
(DEEPER IN GODS’S PROSPERITY)
27 Maka Allah MENCIPTAKAN MANUSIA itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka 28 ALLAH MEMBERKATI MEREKA lalu ALLAH BERFIRMAN KEPADA MEREKA: "BERANAKCUCULAH DAN BERTAMBAH BANYAK( BERKELIMPAHAN) ; PENUHILAH BUMI DAN TAKLUKKANLAH ITU(BERDAMPAK)..." Kejadian 1:27-28
Pengajaran firman di bulan ini akan berfokus seperti judul kotbah di atas yaitu supaya kita semakin mendalam di kebenaran, bukan apa kata orang. Kebenaran yang mau dialami semakin mendalam adalah tentang kelimpahan Tuhan bukan kelimpahan yang manusia mengerti dalam keterbatasannya. Dari awal penciptaan Tuhan mau manusia mengalami kelimpahan dan berdampak bukan sebaliknya- berkekurangan dan menjadi batu sandungan.
PERJALANAN BERKELANJUTAN DARI KELIMPAHAN TUHAN
Sejak penciptaan, rencana Tuhan tentang kelimpahan buat manusia sangat jelas, seperti dikatakan di atas. Ketika Ia menjelma sebagai manusia untuk menggenapi rancangan keselamatanNya, dengan tegas Ia mengatakan: “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10b). Dalam mujizatNya yang berhubungan dengan uang selalui disertai dengan kelimpahan. Tersedianya Anggur yang terus baik dipesta pernikahan, sisa makanan yang begitu banyak setelah memberi makan kepada 5000 orang dan 4000 orang (ini baru jumlah laki-lakinya saja, dengan Wanita dan anak2 bisa mencapai belasan ribu orang).
SALAH PENGERTIAN TENTANG KELIMPAHAN
1.Dianggap bertentangan dengan ajaran mencukupkan diri.
Tuhan tidak pernah ambigu dalam pengajaran. Ia menyediakan kelimpahan. Tetapi, Ia juga mengajarkan bahwa keindahan hidup bukan terletak daripada bisa memiliki dan melakukan semua yang manusia ingini. Manusia diajarkan mencukupkan diri, karena ada tujuan kelimpahan yang lebih besar dari sekedar bisa memiliki dan melakukan segala sesuatu.
2.Dianggap sama dengan kaya. (yang benar sama dengan tidak berkekurangan dan alami “kelebihan”)
Jemaat Makedonia tidak kaya tetapi mereka berkelimpahan.. Mereka mempunyai “kelebihan” dengan bisa memberi kepada yang membutuhkan pertolongan (2 Korintus 8:1-3), walau dalam keadaan yang sebetulnya tidak sedang baik-baik. Sekalipun, Tuhan memerintahkan untuk tidak membawa apa-apa, ketika murid-muridNya diutus melayani (Matius 10:9-10 Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga …10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, …baju dua helai, kasut atau tongkat,) Selama bertugas, mereka mengalami kelimpahan. Sekembali dari tugas, Tuhan bertanya kepada mereka, "Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?" Jawab mereka: "Suatu pun tidak." (Lukas 22:35-36a)
TUJUAN KELIMPAHAN TUHAN
1.Mengingatkan Kehadiran Tuhan di hidup. Memberkati kelimpahan adalah satu satu cara Tuhan meneguhkan kehadiranNya (Ulangan 8:18 …haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya …)
2. Membantu membawa semakin dekat dengan Tuhan. Kelimpahan digunakan untuk memberi dengan tujuan mentaati dan disaat bersamaan mendekatkan diri kepada Tuhan ( Matius 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.) Memberi bukan sekedar menyumbang, tetapi mendemonstrasikan cinta lebih meyakinkan dibanding dalamnya pengetahuan firman, panjangnya doa, atau unggulnya pelayanan kita.
3. Menggenapi Rencana Tuhan menghadirkan saudara. Kehadiran kita di bumi adalah menjadi berkat -(Kejadian 12:3 …dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat) bahkan mengembangkan kota- (Amsal 11:10a Bila orang benar mujur, beria-rialah kota, …&11a Berkat orang jujur memperkembangkan kota) .
%20(94).jpg)
%20(10).jpg)




.jpg)

Comments
Post a Comment