Warta Minggu, 22 Desember 2024
Warta Minggu, 22 Desember 2024
MEYAKINI YESUS TUHAN DAN
JURUSELAMATKU
Dalam
renungan ABBA yang dibagikan di gereja kitatanggal 18 desember ada sebuah
pertanyaan yang diajukan berhubungan natal. Apakah ntala itu sekedar rutinitas
tradisi tahunan atau momen untuk merenungkan sesuatu yang jauh lebih besar? Jawabannya
jelas bahwa ini bukan tradisi tahunan yang kita lakukan di setiap bulan
desember. Ini momen untuk merenungkan tujuan kehadiranNya yang dideklarasikan
sejak Ia lahir ke dunia ini yaitu Ia hadir sebagai Tuhan dan juruselamat. (Lukas 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat,
yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.)
Bagaimana
kita menyakini kebenaran ini? Pertama, MENGHAYATI
MUJIZAT KEHADIRANNYA. Peristiwa diseputar kelahiraNnya dipenuhi dengan mujizat. Lebih
dari 300 nubuatan dicatat tentang kelahiran, perjalanan pelayanan, penyaliban,
kematian dan kebangkitan Yesus. Ketika diteliti dan dibuktikan, nubuatan-nubuatan
ini bahkan sesuai dengan tempat, waktu dan masa kelahiran Yesus. Hanya Allah
sendiri yang bisa merencanakan sesuatu dengan detail yang spesifik semacam ini.
Beberapa bukti berhubungan dengan
kelahiranNya- Kelahirannya Melalui Kandungan Seorang Perawan. Ratusan
tahun sebelum Yesus lahir sudah
dinubuatkan hal ini - “…Tuhan sendiri
akan memberimu satu tanda ini: Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan
seorang anak laki-laki, nama-Nya akan disebut: Imanuel. (Yesaya 1: 14, AYT) dan kita melihat penggenapannya Lukas 1:31-36. Selanjutnya, nubuatan bahwa kelahirannya
terjadi Di Betlehem -"Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang
terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang
yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak
dahulu kala." (Mikha 5: 1) dan kita melihat penggenapannya di matius 2:
1-2.
Yang tidak kalah pentingnya nubuatan persembahan
yang diberikan menyambut kehadiranNya sebagai Raja dan Tuhan.(Mazmur 72: 10-11) dan kita melihat
penggenapannya di Matius 2: 11-“ Merekapun membuka tempat harta bendanya
dan mempersembah kan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.” EMAS adalah pengakuan
Yesus adalah raja. Pada masa itu, para raja biasanya menerima
persembahan berupa emas dari pajak yang dikumpulkan dari rakyatnya. KEMENYAN adalah pengakuan Yesus adalah
Imam Agung dan Tuhan. Kemenyan digunakan sebagai salah satu elemen penyembahan.
MUR adalah pengakuan Kristus Adalah Korban Keselamatan kita. Mur adalah cairan
untuk pembalseman jenazah pada waktu itu, dan sebetulnya aneh waktu dijadikan
persembahan untuk Yesus. Tetapi, ini adalah persiapan untuk kematian Yesus yang akan
datang, sekaligus bentuk pengakuan bahwa Yesus harus mati untuk menebus dosa
manusia.
Hal
selanjutnya dalam meyakini sebagai Tuhan dan juruselamat adalah MENERIMA
KEHADIRANNYA SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT. Masih banyak orang Kristen
yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, tetapi dalam praktek se-hari2nya
menempatkanNya hanya sebagai penolong, yang sering diatur dalam caranya. Kalau DIA TUHAN dan JURUSELAMATMU, justru
kita harus ikuti dengan setia dan rindu diubahkan setiap hari semakin serupa
denganNya. Semua orang yang dipanggilnya ditentukan menjadi serupa denganNya- Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga
ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya Roma 8:29
Terakhir yang tidak kalah penting.-MENGALAMI KEHADIRANNYA DI KESEHARIAN HIDUP. Bagaimana mengalami kehadiranNya setiap hari? Firman mengingatkan bahwa Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.( 1 Yohanes 4:8.) Oleh karena, Allah adalah kasih, jadi mengalami kehadirannya ialah dengan menghidupi kasih. Belajarlah mengasihi Tuhan dengan beribadah dan melayaniNya. Belajarlah mengasihi sesamamu seiman dengan kerelaan saling melengkapi untuk bertumbuh bersama. Akhirnya, belajar mengasihi sesamamu manusia dengan menjadi saksi dalam perkataan dan perbuatanmu sehingga mereka, pada saatnya, mau mengenal Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat.
%20(82).jpg)
%20(10).jpg)



.jpg)

Comments
Post a Comment