Warta Minggu, 15 Desember 2024
Warta Minggu, 15 Desember 2024
“3 Tipe Manusia Menyambut Kelahiran
Juru Selamat”
Kelahiran Yesus adalah sebuah sejarah dunia yang tidak bisa diabaikan oleh siapa pun, khususnya bagi kita orang-orang percaya.Kita sudah sering mendengar, membaca bahkan menyaksikan kisah Natal ini baik melalui pertunjukan drama Natal, atau film tentang kelahiran Yesus Sang Juru selamat.
Kali ini mari kita belajar tentang bagaimana sikap hati dalam menyambut Natal, khususnya melalui para tokoh yang biasanya muncul dalam drama atau pertunjukkan-pertunjukkan Natal Yaitu para gembala, orang majus dari timur dan Herodes.
bagaimana sikap hati mereka dalam menyambut bayi Yesus?. Mari kita renungkan satu persatu.
1. Para Gembala
Kisah Para gembala ini ada dalam
kitab Lukas 2 : 8-11,
Pertanyaannya Mengapa
Tuhan memilih para gembala menjadi orang-orang yang pertama kali diberikan
kesempatan untuk mendengar berita tentang kelahiran Yesus? Jawabnya yaitu
karena pengorbanan. Para gembala ini benar-benar memiliki pemahaman yang luar
biasa tentang pengorbanan.Walaupun pengorbanan mereka tidak dalam wujud materi,
tetapi kesediaan untuk mendengar suara Tuhan dan menjumpai bayi Yesus di
Bethlehem sungguh pengorbanan yang luar biasa.
Natal adalah kesempatan untuk
kita berkorban. Belajar dari para gembala, kesederhanaan bukan halangan untuk
kita berkorban bagi Tuhan. Mari kita persembahkan hati dan hidup kita bagi
kemuliaan nama Tuhan.
2. Orang-orang Majus
dari Timur
dalam Matius 2:1-12. Kisah
tentang orang-orang Majus ini adalah
kisah tentang kasih.juga tentang penyembahan dan pemujaan. Selain itu juga
tentang pengorbanan tentunya. Orang Majus ini mewakili kaum ningrat dan cendekiawan
yang ada pada waktu itu.Mereka adalah kelompok orang-orang kaya, terpelajar,
dan memiliki pengetahuan tinggi. Tuhan mengasihi mereka. Tuhan juga lahir buat
kelompok seperti yang diwakili oleh orang-orang Majus ini. Ketika mereka
menemukan Yesus, Alkitab mencatat, mereka segera sujud menyembah. Itulah
sebabnya dari orang Majus ini kita belajar tentang penyembahan dan pemujaan
kepada Tuhan Yesus Kristus.
Ini menjadi
peringatan buat kita, Di tengah-tengah suasana
Natal ini, masihkah fokus hidup kita hanya kepada Yesus? Ataukah kita
terlena dengan kesibukan suasana Natal, sampai kita tidak lagi menyadari bahwa
Natal adalah peringatan kelahiran Yesus, dan kita harus sujud menyembah
kepada-Nya.
3. Herodes
Jika para gembala dan orang-orang
majus siap menyambut kelahiran Yesus
dengan sukacita, maka keadaan yang bertolak belakang justru terjadi dalam
kehidupan tokoh yang ketiga ini yaitu Herodes. Ia tidak siap menyambut kelahiran Yesus. Ia bahkan menyambut
kelahiran Yesus dengan ketakutan. Ia takut tersaingi dengan lahirnya Yesus ini.
Ia berpikir bahwa posisinya sudah
terancam. Itu sebabnya ia menyambut Yesus dengan ketakutan dan bahkan
mengeluarkan peraturan untuk membunuh semua bayi laki-laki yang berumur dua
tahun ke bawah.
Mungkin ada yang berpikir,
mengapa Herodes tidak melihat bintang yang dilihat orang Majus itu? Mengapa ia
tidak mendengar berita Natal dari para malaikat? Seharusnya ia bisa melihat dan
mendengar hal itu, tetapi ia tidak mempunyai mata untuk melihat dan telinga
untuk mendengar.
Herodes adalah gambaran
orang-orang yang menyambut Natal dengan
kesedihan dan ketakutan. Gambaran orang-orang yang tidak merasakan sukacita
Natal. Barangkali yang ada di pikirannya adalah: kalau sudah musim Natal, itu
artinya sebentar lagi ada banyak pengeluaran untuk Natal. Belum lagi kalau yang
pengusaha memikirkan bagaimana ia harus mengeluarkan dana ekstra untuk THR para
karyawan dan relasinya.
PENUTUP
Dari
ketiga sikap hati dalam menyambut Natal ini, Mari kita koreksi diri, ada di
pihak mana kita? Apakah seperti para
gembala yang menyambut Natal dengan sukacita dan ketaatan untuk memenuhi
panggilan Tuhan. Apakah seperti Orang-orang Majus yang dengan hati tulus datang
kepada Tuhan Yesus bahkan memberikan
persembahan yang terbaik bagiNya. Ataukah justru seperti Herodes yang dengan
pesimis, penuh dengan ketakutan dalam menyambut Natal? Tuhan ingin mengubah
semua Herodes menjadi seperti para gembala dan orang Majus.
%20(81).jpg)
%20(10).jpg)






.jpg)
Comments
Post a Comment