Warta Minggu, 03 November 2024

  Warta Minggu, 03 November 2024

Rebuid Status

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Galatia 3: 26 & 29

Bulan ini kita mambahas banyak hal tentang status / identitas kita sebagai orang yang telah di karuniakan keselamatan, sebagai anak-anak Allah dalam kristus Yesus. Galatia 4:6-7 Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"  Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. Adalah kasih karunia ketika kita bisa menjadi milik Kristus seutuhnya. Keselamatan Dia berikan dan ada janji-janji penyertaan-Nya. Dosa menyebabkan manusia terpisah dari Allah, manun karena kasih-Nya Yesus di utus untuk menjadi jalan pendamaian kepada Allah, sehingga kita bisa menjadi anak anak Allah. Jadi marilah kita hidup seperti ada tertulis dalam “1 Petrus 2:16 Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.” Surat Petrus mengingatkan kita untuk tidak menyalagunakan kemerdekaan yang Yesus telah karuniakan kepada kita sebagai anak terang.

Yesaya 1:16-19 Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! Marilah, baiklah kita berperkara! -firman TUHAN-Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.

Yesaya berarti keselamatan dari Tuhan, melalui dia Allah memberikan pengetahuan akan keselamatan kepada umat-Nya. Yesaya menubuatkan Yesus dan karya keselamatan.  Yesaya memberikan Seruan untuk pertobatan dan pembaruan diri “Jika kamu ingin korban-korbanmu diterima dan doa-doamu dijawab, kamu harus mulai hidup dengan benar dalam segala pekerjaanmu dan berbalik kepada hukum Allah. Ia menyerukan umat Tuhan supaya meninggalkan dosa-dosa yang menghalangi perkenanan-Nya. Sebab Allah tidak akan berkenan atas  ibadah, dan korban-korban umat yang  tidak selaras/sesuai dengan kehendak-Nya. Kita bersyukur tidak hidup dalam hukum Taurat tetapi dalam hukum Anugrah. Oleh karena karya Yesus maka kita dimampukan untuk hidup sebagai anak anak Allah.

 Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! (ay. 16-17). Anugrah-Nya memampukan kita terlepas dari perbuatan-perbuatan, akar-akar dan kebiasaan-kebiasaan dosa yang ada di dalam hati kita.

“Marilah, baiklah kita beperkara (ay. 18). Allah mengundang kita untuk datang kepadaNya, supaya hidup kita bisa diperbarui olehNya. Ijinkan Allah mengoreksi hidup kita, memberitahu kita hal hal yang perlu kita tinggalkan dan hal hal yang harus kita lakukan. Dalam persekutuan denganNya kita akan semakin di ubahkan menjadi seperti Dia. Respon yang kita perlu lakukan Hanyalah supaya kamu menurut dan mau mendengar, sepakat untuk taat, menundukkan kehendak-kehendakmu kepada kehendak Allah.

Ada janji  yang DIA berikan kepada orang yang mau kembali dengan setia kepada Allah ;            

1. Bahwa semua dosa kita akan diampuni, dan tidak akan disebut-sebut lagi. “Sekalipun dosa-dosa itu merah seperti kirmizi dan kain kesumba. Jika kita sungguh-sungguh bertobat, maka dosa diampuni, kita akan tampil putih seperti salju di hadapan Allah dan dengan demikian hati nurani akan didamaikan dan dimurnikan. Mungkin kita sering jatuh terperosok karena banyak kali tergelincir ke dalam dosa, dan mungkin kita telah lama berendam di dalamnya, seperti kain di dalam bahan pewarna kirmizi. Akan tetapi, pengampunan belas kasihan akan membersihkan sepenuhnya noda itu, dibersihkan dengan hisop, kita menjadi tahir (Mzm. 51:9).

2. Jika kita menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu, negeri yang dijanjikan itu. Kamu akan memiliki semua berkat perjanjian yang baru, dari Kanaan sorgawi, semua yang baik dari negeri itu.” Perbuatan dosa seharusnya membuat anak anak Allah merasa tidak tenang atau tidak nyaman hidupnya. Karena itu bukanlah karakter anak Allah. Allah ingin kita cepat kembali kepadaNya dan mohon pengampunan kembali, supaya kita bisa menikmati relasi (hubungan) yang indah antara Bapa dan anak, antara Allah dan umatNya. Bahkan kita bisa menikmati janji janjiNya.














Comments