Warta Minggu, 13 Oktober 2024

  Warta Minggu, 13 Oktober 2024

Anugerah dan Perbuatan Baik
Perumpamaan Tentang  Orang-orang Upahan di Kebun Anggur (Mat 20:1-16)

Dalam perumpamaan ini Yesus menceritakan tentang seorang pemilik anggur yang mencari pekerja-pekerja lepas harian untuk dipekerjakan di kebunnya untuk melakukan pemetikan buah anggur.

Si tuan tsb mencari para pekerja dari waktu ke waktu selama 5 kali dalam hari itu, yang dapat kita bagi menjadi 3 kelompok sbb:

















Di akhir hari, di luar dugaan, ketiga kelompok pekerja tsb ternyata mendapatkan upah yang sama yaitu 1 dinar, sekalipun mereka masuk dalam waktu yang berbeda-beda.

Kita akan mengambil 2 Pelajaran Penting dari dalamnya:

Pelajaran #1: Tuhan memberikan anugerah keselamatan sama kepada setiap orang yang menanggapi undangannya.

Apakah Upah 1 Dinar itu?

“Upah 1 Dinar” yang diberikan kepada setiap pekerja itu melambangkan “anugerah keselamatan” yang diberikan oleh Allah kepada setiap orang, yang merespon panggilannya.


Melalui perumpamaan ini, Yesus ingin menegaskan bahwa, tidak seperti anggapan kebanyakan orang, keselamatan itu tidak berdasarkan (a) Lama waktu dan (b) besarnya usaha atau prestasi manusia, tapi tergantung kepada kemurahan/ anugerah sang tuannya.

Jadi upah 1 dinar dalam perumpamaan ini, jangan diartikan sebagai pahala dalam kita melayani Tuhan atau perbuatan baik. Itu nanti akan kita bahas dalam poin yang kedua.

Upah 1 dinar ini adalah anugerah keselamatan, atau kesempatan utk bisa mengakses KA.

(a) Anugerah Keselamatan berlaku tidak ditentukan oleh lamanya waktu. Kelompok pertama bekerja lebih lama, kelompok terakhir bekerja lebih sebentar, sama menerima 1 dinar.

Selama mereka merespon panggilan tuannya dan percaya kepada tuannya, mereka mendapatkan 1 dinar. 

Jadi baik yang datang lebih awal seperti Timotius yang sudah sejak kecil menerima Kristus, maupun penyamun yang disalib disebelah Yesus yang menerima Kristus pada detik-detik menjelang kematiannya, keduanya mendapatkan 1 dinar anugerah keselamatan yg sama!

(b) Anugerah Keselamatan juga berlaku kepada setiap orang, tidak ditentukan oleh besarnya usaha. Kelompok pertama bekerja lebih keras, lebih banyak.  kelompok terakhir bekerja lebih sedikit, tapi sama menerima 1 dinar.

Dalam kekristenan, dosa kita tidak bisa dibayar/ ditebus dengan perbuatan baik.
Dosa hanya bisa dibayar dengan korban darah Kristus!

> Respon kita:
Bersyukur atas anugerah keselamatan yang Tuhan berikan.
Sebab kita diselamatkan bukan karena kita layak, melainkan karena kemurahan-Nya yang tak terbatas.

Pelajaran #2: Perbuatan Baik bukan untuk membuka pintu surga namun membuka pintu pahala

Sampai di sini mungkin saudara  bertanya, kalau perbuatan baik itu tidak bisa menyelamatkan, lalu apa gunanya saya melakukan perbuatan baik?

Alkitab setidaknya memberikan 3 jawaban: 

[1] Perbuatan Baik merupakan Respon terhadap Kasih Allah yang begitu besar  (Efesus 2:8-10; Yakobus 2:17)


We are not saved BY good works, but FOR good works 
Kita diselamatkan bukan OLEH perbuatan baik kita, tapi UNTUK  melakukan perbuatan baik


Jadi perbuatan baik bukan syarat keselamatan tapi buah keselamatan.


[2] Perbuatan baik kita mencerminkan Karakter Kristus dan merupakan Kesaksian kepada Dunia: (Mat 5:14-15)

[3] Dalam Perbuatan baik tersedia pahala.
Yak 1:12, 2 Tim 4:7-8, Mat 5:12, Mat 6:20, 2 Kor 9:6-8, Mat 16:27


Perbuatan baik memang tidak menyelamatkan, tapi Tuhan menjanjikan ada pahala bagi setiap pelayanan dan perbuatan baik yang dilakukan dengan tulus.

> Respon Kita:
Motivasi  utama  dalam melayani dan berbuat baik adalah kasih kita kepada Allah. Pahala adalah  bonus
.


Pesan Penggembalaan - Oktober 2024











Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025