Warta Minggu, 28 Juli 2024

 Warta Minggu, 28 Juli 2024


Supaya setiap Generasi meninggikan nama Tuhan

Mazmur 78:4 (BIS) Kami tak mau merahasiakannya terhadap anak-anak kami; kami mau mewartakan kepada angkatan yang kemudian tentang kuasa TUHAN dan karya-karya-Nya yang besar, serta perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib.

Tuhan kita adalah ALLAH generasi : Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, Allah Yusuf. Bahkan Matius 1 dimulai dengan SILSILAH Keturunan Yesus = ini luar biasa karena Tuhan memperhitungkan GENERASI. 

Apa yang diwartakan kepada angkatan kemudian? Karya Tuhan sepanjang generasi. Sama seperti Israel alami KARYA Tuhan yang membelah laut merah, memimpin dengan tiang awan & api, dll, mereka rindu generasi selanjutnya ingat, dan ALAMI hal yang SAMA, karena TUHAN yang sama masih memimpin hidup mereka juga.

Mazmur 145:4 Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.

Inilah kerinduan pemazmur, yaitu supaya setiap angkatan beritakan pekerjaan Tuhan. Ada peran orang tua untuk meneruskan karya Tuhan pada generasi berikutnya, yaitu melalui:

  1. Menjadi Teladan yang Baik

"Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu." (1 Timotius 4:12)

Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, ketika orangtua menjadi teladan yang baik dalam perilaku dan tindakan sehari-hari, menunjukkan kasih, kesabaran, dan kesetiaan kepada Tuhan, maka anak cenderung dapat meniru sikap dan tindakan orang tua tersebut.

Oleh sebab itu, mari kita orang tua perkataan positif, menyemangati anak-anak kita. Bacalah Firman dan Berdoalah, supaya tanpa disuruh, anak-anak pun melihat dan mencontoh kebiasaan orang tuanya. 

2. Mengajarkan Firman Tuhan Secara Konsisten

"Dan kamu harus mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu, dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring, dan apabila engkau bangun." (Ulangan 6:7)

Mengajarkan firman Tuhan dengan konsisten membantu anak memahami nilai-nilai dan prinsip-prinsip hidup yang benar menurut ajaran Alkitab. Tetapi tentu mengajarkan Firman Tuhan perlu sesuai konteks usia. Anak misalnya, perlu diingatkan, didisiplin, diomongkan berkali-kali supaya lakukan yang benar, bersikap yang benar, yang sesuai Firman Tuhan. Remaja, tentu tidak bisa dengan kekerasan suara, tapi dengan nasihat dan penjelasan yang logis. Lalu, apabila anak sudah dewasa, orang tua masih bisa mengajarkan Firman dengan menyemangati mereka melakukan yang benar di mata Dia.

3. MENDOAKAN kerinduan TUHAN untuk mereka

1 Samuel 1:27-28 Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka akupun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.

Ingat bahwa anak kita ini anak-Nya Tuhan. Oleh sebab itu kita perlu berdoa,
“TUHAN ini ANAKMU, PIMPIN Dia Tuhan!” Kita ngak bisa atur dia. Kita ngak selalu ada di dekat dia. Ngak selalu lakukan apa yang kita anggap benar. Tapi doakan supaya dia lakukan yang TUHAN ANGGAP BENAR!

Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Berdoa agar rencana Tuhan yang penuh harapan dan damai sejahtera terjadi dalam kehidupan anak-anak kita. Bukan yang kita anggap baik atau benar, tapi yang Tuhan rancangkan buat mereka. 

 

Pesan Penggembalaan - Juli 2024












Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025