Warta Minggu, 07 Juli 2024

 Warta Minggu, 07 Juli 2024


KELIMPAHAN KEBAIKAN TUHAN DALAM ‘MEMBANGUN ULANG/REBUILD’

Secara berbalas-balasan mereka menyanyikan bagi TUHAN nyanyian pujian dan syukur: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!" Dan seluruh umat bersorak-sorai dengan nyaring sambil memuji-muji TUHAN, oleh karena dasar rumah TUHAN telah diletakkan Ezra 3:11

Tema besar pengajaran firman bulan juli ini adalah- JOY OF REBUILDING. Dalam ‘rebuild’, ada hal-hal yang kita harus kehilangan supaya kita bisa dibangun ulang dari hal yang mudah goyah menjadi kokoh atau dari hal salah menjadi hal yang benar. Sebagai contoh kita harus kehilangkan kenyamanan- kenyamanan karena kebiasan kurang baik yang menghalangi pertumbuhan Rohani. Masih ada contoh kehilangan lain yang bisa ditambahkan, tetapi satu hal pasti Tuhan tidak mau kita kehilangan SUKACITA. Bahkan, Tuhan memerintahkan bahwa kita harus senantiasa, bukan sekali-kali, hidup dipenuhi sukacita Tuhan. (filipi 4:4a) Untuk membuktikan bahwa perintah ini bisa dilakukan, Tuhan memakai Rasul Paulus, yang sedang dipenjara karena mengiring Tuhan, menuliskan perintah ini.

Kelimpahan kebaikan Tuhan, yang menjadi renungan firman hari ini, adalah salah satu sukacita yang Tuhan mau kita  alami dalam “rebuild”. Ini dibuktikan dengan nyanyian yang dinaikan bangsa Israel yang kembali ke tanah airnya untuk membangun Kembali/ rebuild bait suci yang runtuh. Apakah kelimpahan kebaikan Tuhan dalam rebuild yang mereka sehingga dipenuhi sukacita Tuhan?

Pertama, PENYEDIAAN TUHAN. Tuhan sudah menubuatkan bahwa setelah 70 tahun masa pembuangan sebagai akibat dari kekerasan hati mereka terhadap Tuhan, bangsa Israel akan kembali ke tanah asal dan membangun ulang kehidupan mereka. Tetapi secara akal/hikmat manusia, mereka tidak bisa karena setelah sekian lama menjadi bangsa jajahan mereka tidak berdaya. Tetapi, Tuhan tidak pernah gagal menggenapi janjiNya, sebagai bukti bahwa ‘pembangunan ulang’ hidup mereka berbangsa adalah penyediaan Tuhan. Tuhanlah yang menggerakkan raja yang tidak mengenalNya dan dari bangsa penjajah yang membuat mereka bisa balik. Bahkan, raja menolong mereka memulai dari hal utama pemulihan mereka yaitu membangun Rumah tuhan yang merepresentasikan keberadaan mereka sebagai umat pilihan tuhan (lihat di Ezra 1: 2,4,7)

Kedua, PEMBERDAYAAN (dimampukan) TUHAN. Tuhan bukan saja sudah menggerakan raja asing sebagai bukti penyediaan Tuhan, tetapi Tuhan juga yang memberi keberanian (kemampuan) sehingga begitu banyak orang yang bersedia balik. Padahal, kebanyakan mereka sudah menikmati kenyamanan di bangsa jajahan dan mereka juga tau bahwa kondisi tanah air mereka hancur oleh Kerajaan penjajah ketika mereka dibawa ke pembuangan. (ezra 2:65-menunjukkan bahwa  > 40000 orang bersedia Kembali  dan mereka bahkan diberkati harta untuk dipersembahkan sebagai biaya Pembangunan bait suci/ ay 68)

Ketiga, PEMULIHAN TUHAN terjadi. Mereka mulai bisa   bebas melakukan ibadah kepada Tuhan untuk pertama kalinya (ini tidak dapat dilakukan di tempat pembuangan mereka). Mereka bisa mendirikan mezbah persembahan dan mempersembahkan kurban setiap hari. Dengan kata lain, mereka kembali berpusatkan kepada Tuhan dalam keseharian hidup (Ezra 3:1-6).  Selanjutanya, mereka bisa memulai membangun kembali bait suci Tuhan sehingga sukacita mereka begitu meluap dan  tidak ada yang mereka dapat lakukan lagi kecuali menyerukan; ” Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!”.

Alamilah kebaikan yang Tuhan sediakan buat apapun proses rebuild yang sedang terjadi di pribadi dan gereja, dimana Tuhan tempatkan kita bertumbuh secara rohani.













Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025