Warta Minggu, 26 Mei 2024
Warta Minggu, 26 Mei 2024
Membangun Kehidupan Dalam Roh Kudus
Orang percaya tidak bisa dipisahkan dengan karunia Roh Kudus karena setiap orang percaya memiliki karunia yang berasal dari Allah. Dalam Kisah Para Rasul 2:38, mengatakan, Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosa, maka kamu akan menerima Roh Kudus. Sangat jelas sekali ayat tersebut menekankan arti karunia Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya sebagai sarana dalam melayani Tuhan Yesus. Allah sendiri menghendaki orang percaya memiliki karunia Roh Kudus dalam memperlengkapi pelayanan pekerjaan Tuhan dan kegerakan penginjilan untuk menjangkau seluruh bangsa bagi Kristus. Dalam Kisah Para Rasul 1:8 menyatakan, Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalemn, di Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. Karunia Roh Kudus menjadi bagian penting dalam kehidupan dan pelayanan setiap orang percaya. Sejak zaman gereja mula-mula dalam Kisah Para Rasul, dengan dimulainya Roh Kudus turun kepada murid-murid di loteng Yerusalem (Kis. 2), karunia-karunia Roh Kudus bekerja secara dahsyat dalam kegerakan gereja mula-mula. Murid-murid melakukan mujizat dan gereja bertumbuh secara dahsyat.Karunia Roh Kudus diberikan Tuhan kepada gereja-Nya dengan maksud tujuan yang istimewa. Allah bekerja dengan rencana-Nya yang sempurna dan kekal, rencana Allah pasti akan digenapi dan tepat pada waktunya. Karunia-karunia rohani diberikan oleh Roh Kudus dengan kuasa yang luar biasa. Allah tahu bahwa dalam menunaikan tugas pelayanan, setiap orang percaya harus diperlengkapi (1Pet. 4:10), supaya nama Tuhan dipermuliakan. Karunia roh Kudus dianugerahkan kepada orang percaya atau tubuh Kristus adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan dan pelayanan jemaat. Allah menghendaki, dengan karunia-karunia rohani yang digunakan dapat terus bekerja sampai Tuhan Yesus datang kembali. Karunia rohani yang dalam bahasa Yunani di sebut pneumatika berasal dari kata pneuma artinya Roh yang menunjuk pada adikodrati yang datang dari Roh Kudus yang bekerja melalui orang percaya demi kebaikan bersama. Kuasa yang dimiliki orang percaya secara khusus yang diberikan Allah untuk menyertai setiap orang percaya dalam pekerjaan pelayanan tubuh Kristus.
Aplikasi Karunia Roh Kudus dalam Pelayanan Orang Percaya Masa Kini
1. Orang Percaya Harus Mengutamakan Kepentingan Bersama dan Saling Melengkapi.
(1Kor. 12:12-27).
Karunia Roh Kudus itu diberikan kepada orang percaya yang telah lahir baru dan
menerima baptisan Roh Kudus. Roh Kudus dicurahkan dan karunia-Nya dinyatakan
kepada seluruh jemaat tanpa membeda-bedakan. Dimana ada Roh Kudus disitu ada
kasih penghiburan dan kesatuan tubuh Kristus yaitu gereja dan ini adalah
persekutuan yang ajaib (Yoh. 17:23).
2. Orang Percaya Membangun Iman Sesama Orang Percaya
Rasul Paulus dalam 1Korintus 3:6 mengatakan, Aku menabur danApolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Jemaat dalam kumpulan orang percaya bukan organisasi duniawi yang diatur oleh hamba-hamba Tuhan dalam sebuah jabatan. Meskipun tidak bisa dipungkiri hamba-hamba Tuhan harus ditetapkan Tuhan dalam konteks koordinasi kepemimpinan otoritas, sebagai pribadi yang diurapi Tuhan. Namun sebagai sesama orang percaya, semua adalah bagian dalam tubuh Kristus. Karakter Kristus akan nyata dalam diri orang percaya dan setiap orang percaya hidup saling menjadi berkat. Jadi karunia Roh Kudus yang diterima setiap orang percaya bukan untuk saling ditonjolkan, namun untuk saling menguatkan serta membangun iman gereja-Nya.
3. Orang Percaya Memiliki Kuasa
Kuasa dari Roh Kudus menjadi sangat penting dalam pelayanan
orang percaya. Masih banyak mereka yang terhilang dan belum mendengar Injil.
Kuasa Roh Kudus sangat penting untuk mendampingi setiap orang percaya
menunaikan tugas penginjilan dan pelayanan. Kuasa harus dimiliki setiap orang
percaya dalam melanjutkan pekerjaan Tuhan. Semua ini terjadi supaya orang
percaya menjadi saksi Kristus, berani menyatakan kebenaran Firman Tuhan dan
dimampukan hidup sesuai dengan Firman Tuhan.
4. Orang Percaya Menang Atas Kuasa Kegelapan
Hidup sebagai orang percaya adalah perjuangan untuk menjadi pemenang. Kemenangan yang dimaksud adalah kemenangan seperti yang diraih oleh Tuhan Yesus, yaitu taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib. Orang percaya setelah menjadi anak Tuhan menghadapi perjuangan berat menghadapi musuh, yaitu penghulu roh-roh di udara (Ef. 6:12). Karena itu orang percaya tidak boleh menjalani kehidupan percayanya dengan santai dan pasif, tetapi berjaga dan selalu kuat di dalam Tuhan. Yesus Kristus memberikan kepada orang percaya kemenangan atas maut, dan rasa takut akan kematian dilenyapkan di dalam keajaiban kasih Allah. Kehidupan Kristen memang berat, tetapi tujuannya sungguh tidak bisa dinilai dengan perjuangan untuk mencapainya.
Pesan Penggembalaan - Mei 2024
%20(1).png)
%20(2).png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Comments
Post a Comment