Warta Minggu, 05 Mei 2024
Warta Minggu, 05 Mei 2024
KAYA
KEBAJIKAN, KEMURAHAN, dan SEMAKIN DIPERCAYA
Allah
sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu,
supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan
malah berkelebihan di dalam pelbagai Kebajikan. 10 Ia yang menyediakan benih bagi penabur,
dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan
melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;11 kamu
akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan
syukur kepada Allah oleh karena kami (2 Korintus 9:8,10,11)
18
Perintahkan mereka untuk berbuat baik, menjadi kaya dalam
perbuatan-perbuatan baik, menjadi orang yang murah hati, dan siap
berbagi 19 sambil menaruh bagi diri mereka sendiri dasar yang baik untuk masa
yang akan datang, sehingga mereka dapat memegang teguh akan hidup yang kekal.
20… jagalah apa yang telah dipercayakan kepadamu ( 1
Timotius 6:18-20, Terj AYT&MILT)
Minggu lalu kita mendengar firman Tuhan tentang kaya. Hal
utama yang firman ajarakan adalah walaupun salah satu berkat Tuhan bisa
menjadikan kaya, tetapi Tuhan tidak mengizinkan kita mempunyai keinginan menjadi
kaya. Tuhan memberikan hal yang kita
harus inginkan untuk kembangkan, sebagai penangkal dari keinginan menjadi kaya,
yaitu mengembangkan karakter mencukupkan diri.
Hari ini, firman mau ingatkan kepada kita akan hal
yang justru kita harus menjadi kaya melalui kekayaan yang sudah dipercayakan
kepada kita. Mengingat bahwa apa yang Tuhan rindukan terjadi dalam hidup kita
pasti terbaik, mari rindukan bahwa ini terjadi dalam hidup kita yaitu kita boleh
menjadi kaya dalam Kebajikan (perbuatan-perbuatan baik) sehingga semakin kaya
dalam kemurahan hati dan menjadi orang kepercayaan Tuhan. Mengapa demikian?
Pertama, MENGALAMI NYATA KASIH KARUNIA TUHAN. Ia
memberikan kasih karunia dengan dua tujuan yaitu melayakkan kita sehingga bisa
menerima keselamatan yang Ia sediakan, dan memberikan kemampuan untuk berubah.
Namun, dalam mengalami perubahan, kemampuan yang Ia berikan harus disertai
dengan tindakan-tindakan. Melatih diri untuk menjadi kaya dalam
perbuatan-perbuatan baik,menjadi murah hati, dan semakin dipercaya, membuat
kita terus mengalami nyata kasih karunia Tuhan yang memampukan untuk berubah.
Kedua, MENUMBUHKAN KARAKTER SERUPA KRISTUS. Dampak
yang sangat berhubungan dengan semakin mengalami nyata kasih karunia Tuhan
adalah dimampukan menumbuhkan buah-buah kebenaran. Kebiasaan hidup mementingkan
dan menyenangkan diri sendiri semakin hilang dan karakter -karakter keserupaan
kristus semakin terbentuk dan terlihat nyata di hidup kita.
Ketiga, MENEGUHKAN PENGABDIAN KEPADA TUHAN. Ketika
kita, melalui harta yang dipercayakan, mengalami kasih karunia Tuhan dan
semakin diubahkan kepada keserupaan Kristus, maka hati kita semakin terarah
kepada Tuhan. Firman mengingatkan harta akan membawa kita semakin mengabdi
kepada Allah atau sebaliknya (Matius 6:24 Tak seorang pun
dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang
seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan
tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada
Mamon.)
Giving has the power to transform the giver, to remove those idols from our
hearts, because it is not merely a transactional act. It’s an intimate act of
trust and a tangible act of obedience to the Lord. (Memberi mempunyai
kuasa mentransformasi hidup si pemberi, mengusir berhala-berhala dihati, karena
memberi bukanlah tindakan transaksional (untuk mendapatkan upah balik). Memberi
adalah tindakan keintiman dari mempercayai dan tindakan ketaatan nyata kepada
Tuhan)
%20(55).jpg)
%20(10).jpg)




.jpg)

Comments
Post a Comment