Warta Minggu, 21 April 2024
Warta Minggu, 21 April 2024
Blessed to be a Blessing Article
Ayat Tema: Lukas 5:1-11
- BERKAT TUHAN ada dalam SEGALA HAL
5:4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." 5:5 Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Sebagaimana Petrus ikut dan menemani Yesus berkhotbah, Yesus mau menemani Petrus dalam pekerjaan Petrus. Demikian juga Yesus manu menemani kita dalam semua kegiatan hidup kita.
Selama ada TUHAN, tidak ada pemisahan sekuler atau
kudus.
Tuhan tidak menciptakan manusia untuk gereja dan kegiatan di luar gereja secara terpisah. Pada dasarnya manusia adalah 1 di dalam Tuhan. Yang terpenting adalah TUHAN berada di perahu kehidupan kita dan Dia menjadi Tuhan dalam segala hal. Keberadaan Yesus di tengah hidup kita membuat yang kita lakukan menjadi kudus karena Dia.
Karena itu, Kolose 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Lakukan segala pekerjaan untuk Tuhan dan jadikan Yesus Tuhan dalam segala hal, berarti tanya dan dengarkan apa yang Dia katakan.
Selama kita Taat, ada Providensia Tuhan.
Petrus di awal memanggil Yesus “GURU” karena dia beranggapan Yesus tahu apa sih soal jadi nelayan? Petrus lebih faham soal jadi nelayan karena dari kecil sudah jadi nelayan. Petrus tahu tidak mungkin dapat ikan, karena mereka sedemikian berpengalaman saja tidak dapat apa-apa setelah semalaman mencari ikan.
Tapi, ternyata ada PROVIDENSIA Tuhan saat Petrus belajar taat. Melebihi pengalaman dan kemampuan, ada Yesus yang dapat melakukan hal yang mustahil.
Pengkhotbah 9:11 Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.
Tapi ingatlah bahwa Tuhan tidak janji bahwa kerja keras selalu membuat kita sukses. Lakukan yang terbaik buat Tuhan, jangan menyerah saat keadaan susah, tapi BERSERAHLAH! Ingat hidup ini sementara, jadi sekalipun tidak sukses menurut dunia, ingat masih ada kehidupan luar biasa setelah kematian.
2.
BERKAT
TUHAN bukan cuma buat saya
5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. 5:7 Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Ternyata berkat yang Tuhan berikan membuat teman-teman Petrus di kapal sebelah ikut kebagian berkatnya. Dan ini berkat yang tidak main-main. Ikan yang ditangkap adalah seberat 28,5Ton, yaitu setara penghasilan mereka ber 4, selama 25 tahun jadi nelayan. Ini membuat mereka TAKJUB.
Tapi kita bersyukur, mereka tidak jadi OKB (orang kaya baru) yang menyia-nyiakan uangnya.
Ulangan 8:17 Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. 8:18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.
Ketika ada berkat, siapa yang kita ingat?
Ingatlah, Semua BERKAT punya Tuhan & Dia
yang punya kuasa. KITA PENGELOLAnya saja. Dan seringkali, berkat-Nya
bukan sekedar menjadikan kita kaya, tapi untuk menjadi berkat, seperti bangsa
Israel yang dipanggil jadi berkat bagi bangsa-bangsa.
3.
BERKAT
Tuhan adalah untuk PANGGILAN-NYA
5:10 demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." 5:11 Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.
Sesudah dapat berkat ternyata murid-murid tetap takut juga. Mungkin mereka takut uangnya tetap ngak cukup. Tuhan bilang “jangan takut” karena berkat yang sekarang masih baru awal. Masih banyak berkat saat mereka mengikut Yesus menjadi penjala manusia.
Tuhan rindu kita memiliki RASA CUKUP, karena berapapun uangnya ngak akan cukup sampai kita berkata CUKUP. Mukjizat terbesar bukan UANGNYA, tapi TUHANNYA!
Di akhir kisah ini, murid-murid tinggalkan segalanya. Mereka berhenti cari keren, kaya dan harta. Mereka mengikut Yesus, karena itu yang paling berarti untuk hidup mereka.
Bagaimana dengan kita?
Pesan Penggembalaan - April 2024
%20(53).jpg)
%20(10).jpg)




.jpg)

Comments
Post a Comment