Warta Minggu, 07 April 2024
Warta Minggu, 07 April 2024
BEBAS DARI
HAMBA UANG
Orang yang lemah dalam kelola uang,
akan diperbudak oleh uang, bukan masalah banyak atau sedikitnya uang yang
dimiliki. Orang bijak tidak pernah kekurangan, tidak pernah ragu memberi, tidak
ragu berbagi, tidak untuk dinikmati sendiri. Perintah Tuhan kepada kita tidak
hanya sampai pada tidak jadi orang jahat , tetapi kita diminta untuk penuhilah
bumi dan taklukkanlah itu(Kej.1:28). Untuk itu konsep pengelolaan uang kita
juga harus sampai pada dampak maximal yang bisa kita berikan agar perintah ini
terpenuhi.
Kalau kondisi keuangan kita
sekarang Masih kekurangan, atau paspasan, atau berlimpah tapi tidak membawa
dampak yang signifikan, mari kita perbaiki setiap kesalahan dan bangun ulang
kondisi keuangan kita.
Roma 6:4 (TB) Dengan demikian kita telah dikuburkan
bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti
Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian
juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Di sini ada 3 langkah yang dapat kita pelajari , ya itu MATI
- BANGKIT - HIDUP BARU.
* MATI
Kematian Yesus di kayu salib telah
menyelesaikan sebuah tugas besar menebus dosa umat manusia. Kita yg percaya dan
menerima Yesus sebagai Tuhan Dan juru Selamat sudah diampuni dosanya.
"Baptisan dalam kematian" memiliki magna sangat baik bagi setiap
orang yg mengambil keputusan untuk mematikan manusia lama dalam arti dosa atau
segala perilaku buruk , nafsu duniawi dan ego yg mengikat kita dan memperbudak
kita.
Salah kelola uang , selalu berawal dari perilaku buruk,
nafsu dan ego. Kisah Ester yg berani ambil resiko , mematikan ego dia, adalah
langkah awal datangnya pertolongan Tuhan bagi bangsa Israel saat itu
(Est.4:16). Mematikan "budaya" buruk dalam manusia lama berarti tidak
lagi izinkan tubuh kita melayani dosa, tidak lagi pinjam uang utk memenuhi
keinginan nafsu, tidak lagi pamer kekayaan, menindas, menipu dan mementingkan
diri sendiri.
Perilaku buruk dalam hal keuangan dapat berupa:
- Judi, boros, pamer, menipu, mencuri.
- pinjam uang utk konsumtif
- tidak disiplin mencatat dan mengelola
- Salah investasi karena ingin cepat kaya.
- tidak memakai uang untuk alat kebenaran
Kalau Tuhan izinkan kita menderita dalam hal keuangan,
hayati dan syukurilah itu, jalan salib adalah proses untuk mematikan manusia
lama kita.
* BANGKIT
Setelah dikubur, Yesus bangkit pada hari ke-3 ,
tetapi Dia tidak bangkit dengan sendirinya, melainkan dibangkitkan oleh Allah.
Demikian juga dengan diri kita yg sudah mematikan manusia lama, kitapun perlu
dibangkitkan oleh Allah, bukan oleh kekuatan diri sendiri. Bukan karena
kehebatan Ester sehingga bangsanya terhindar Dari malapetaka, tetapi tindakan
Ester menarik kuasa Tuhan bekerja sehingga raja mengetahui jasa Mordekhai dan
kejahatan Haman (Est.6:1-3).
Kalau langkah pertama sudah kita lakukan utk mematikan
manusia lama, maka langkah ke dua yaitu kebangkitan yg sama artinya dengan
kesempatan , hanya datang Dari Allah, namun perlu direspon antusias dan
dikerjakan segera.
Kematian dan kebangkitan adalah sebuah paket, sama dengan
persiapan dan kesempatan adalah juga paket yg tidak dapat dipisahkan.
Kesempatan yg datang tanpa persiapan identik dengan sebuah jebakan.
Tanda2 bangkitnya perilaku keuangan :
- Adanya surplus keuangan setiap bulan
- Terjadi peningkatan penghasilan yg berlanjut
- Semakin banyak menabur.
- Timbulnya banyak kesempatan baru.
Jangan salahkan Tuhan kalau kita belum juga dibangkitkan,
sebab manusia lama kita mungkin belum mati.
* MANUSIA BARU
Manusia baru adalah produk hasil kerja sama kita dengan
Allah, adalah ciptaan baru yang sudah diperlengkapi dengan pikiran Kristus.
Perlu adanya usaha yang berkelanjutan dari diri kita untuk mencapai kemenangan
akhir. Raja Ahasyw tidak membatalkan perintah pembunuhan bangsa Israel,
melainkan memberi perintah baru agar bangsa Israel boleh melawan, yang akhirnya
menumpaskan semua musuh mereka (Est.9:1). Demikian juga halnya dengan kehidupan
manusia baru kita, Allah tidak menyingkirkan masalah dan rintangan kita, Dia
memberi kekuatan bagi kita untuk mengalahkan persoalan kita. Kita perlu
mengerjakan tugas dengan tekun agar manusia baru ini semakin serupa Kristus .
Gunakan kekuatan financial kita bukan untuk keliling Dunia, tetapi sebagai alat
Tuhan untuk menaklukkan Dunia.
Target ideal keuangan manusia baru :
- Jumlah uang yg ditaburkan > pengeluaran kepentingan
pribadi.
- Pekerjaan/usaha yg dilakukan semakin menguntungan orang
lain.
Satu-satunya cara untuk terlepas dari hamba uang adalah
menjadi tuan atas uang itu. Lakukan perintah Tuhan dengan baik, taklukkanlah
itu.
Pesan Penggembalaan - April 2024
%20(51).jpg)
%20(10).jpg)




.jpg)

Comments
Post a Comment