Warta Minggu, 11 Februari 2024
Warta Minggu, 11 Februari 2024
Meyakini Kembali Keutamaan Kristus
Salam
Sejahtera jemaat Tuhan di GPKdI Jelambar.
Silahkan
membaca Ibr. 4:13-16 sebagai bacaan
utama.
Saudaraku,
perjalanan iman Kristen tampaknya bukanlah perjalanan yang melulu membentangkan
pemandangan indah. Kadang kita dibawa
melintasi lembah-lembah menakutkan atau bahkan mendaki bukit-bukit yang terjal. Tidak berlebihan jika ada orang yang
mengatakan “Menerima Yesus sebagai Juruselamat itu mudah, tetapi hidup seperti
Sang Juruselamat itu tidak mudah”.
Hal itu sudah diperingatkan oleh Yesus sendiri dalam Injil Matius 16:24
yeng berkata: “ …lalu Yesus berkata kepada
murid-murid-Nya, "Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal
dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”
Sekalipun perjalanan iman dan pengiringan kita kepada Yesus tidak mudah, bahkan kadang kita terjatuh dalam kegagalan, atau kejenuh spiritual, mari kita BANGKIT kembali di tahun 2024, mari kita BANGUN KEMBALI SPIRITUALITAS KITA dengan MEMAHAMI FAKTA KEUTAMAAN KRISTUS yang menjadi dasar kita beriman. Mengapa kita harus menyadari keutamaan (supremasi) Yesus Kristus ini?
Jemaat Tuhan, mari kita coba renungkan kembali ayat
demi ayat dalam teks bacaan kita di atas, dan bahkan ketika kita mencermati
keseluruhan Kitab Ibrani maka tidak berlebihan apabila kita katakana bahwa tema
besar yang terajut dari keseluruhan kitab Ibrani adalah perihal KEUTAMAAN
KRISTUS.
Mari kita lihat alasan pentingnya memahami keutamaan
dari Kristus?
1.
Supaya
kita tidak akan mudah bimbang oleh rupa-rupa ajaran yang membingungkan.
o Ibr. 2:1) Karena itu kita harus lebih teliti memperhatikan apa
yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
2.
Supaya
kita tidak akan mudah meninggalkan ibadah-ibadah yang membangun manusia Rohani.
o Ibr. 10:25) Janganlah kita menjauhkan diri dari
pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti yang dibiasakan oleh beberapa orang,
tetapi marilah kita saling menasihati, terlebih lagi sementara kamu melihat
hari Tuhan semakin mendekat.
3.
Supaya kita tidak akan menjadi murtad.
o Ibr. 3: 12) Waspadalah, Saudara-saudara, supaya di antara kamu
jangan terdapat seorang pun yang hatinya jahat dan tidak percaya sehingga
murtad dari Allah yang hidup.
Lihatlah bahwa 3 elemen di atas membentuk sebuah tindakan
yang sifatnya progresif: Dimulai
dari terhanyut ajaran yang membingungkan, dilanjutkan dengan mulai jarang
beribadah dan puncaknya kepada kemurtadan!
Sekarang mari kita melihat apa Keutamaan Kristus
yang bertalian erat dengan kehidupan kita sehari-hari secara khusus melalui
Ibrani 4:13-16 yang telah Sauadara baca?
A.
KRISTUS
MAMPU MELIHAT JALAN HIDUPMU
Mari
kita baca :Ibr. 4:13) Tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di
hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia yang
kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungjawaban.
Kita
bisa memaknai ayat tersebut dengan dua perspektif:
1)
Perspektif
Waspada – karena ayat
tersebut dihubungkan dengan pertanggungjawaban atau dalam konteks
penghakiman. Karena Kristus Maha Tahu
waspadai segala jalanmu!
2)
Perspektif
Rasa Aman – justru
karena tidak ada yang tersembunyi di hadapan Kristus dan Dia adalah Alfa dan
juga Omega; artinya dia ada di masa lalu, sekaligus masa kini dan juga masa
depan, maka amanlah kita jika berada dekatNya sebab kita akan dituntun oleh
Sang Pemilik Masa atau Sang Pemilik Jalan.
B.
KRISTUS
MAMPU MERASAKAN SAKITMU (PENDERITAANMU)
Simak
kembali ayat berikut: Ibr. 4: 15) Sebab Imam
Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan
kelemahan-kelemahan kita. Sebaliknya sama seperti kita, Ia telah dicobai, hanya
saja Ia tidak berbuat dosa.
INGIN
DIMENGERTI! Itulah keinginan semua orang,
dan salah satu keutamaan Kristus yang adalah Allah itu sendiri adalah DIA
PALING MEMAHAMI KITA!!
Mengapa
bisa demikian? Selain Ia memang Maha
Segalanya - Ia pernah menjalani hidup sebagai manusia. Itu sebabnya Ia familiar dengan situasi manusia.
C.
KRISTUS
MAMPU MEMECAHKAN MASALAHMU
Kita
baca kembali ayat ini: Ibr. 4:16) Sebab itu,
marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta anugerah, supaya kita
menerima rahmat dan menemukan anugerah untuk mendapat pertolongan pada waktunya.
Bagaimana IA mampu menjadi solusi dari masalah
manusia? Kitab Ibrani menggambarkan
kekuasaan Kristus dengan memakai istilah yang familiar bagi kita semua:
“TAKHTA” – θρόνος (Thronos)– implikasinya menunjuk pada SINGGASANA SANG PENGUASA!
Seorang Raja yang bertakhta pada masa itu mempunyai
kekuasaan mutlak atas kehidupan dan kematian hamba atau budak-budaknya, bahkan
rakyatnya. Raja-raja di dunia boleh mempunyai kekuasaan yang besar, namun
gabungan seluruh kekuasaan mereka tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan
kuasa Tuhan Yesus.
Kristus yang berkuasa itu kini “menantikan” kita
menghampiriNya. Ia menghendaki kita
datang dan berserah kepadaNya – bukannya mencoba menyelesaikan sendiri semua
persoalan kita!
Jemaat Tuhan di GPKdI Jelambar yang terkasih, harapkan Tuhan saja sebagai satu-satunya sumber pertolongan! Tuhan Yesus sungguh dapat diandalkan. Tuhan memberkati kita semua (Pdt. Natanael S.)
Pesan Penggembalaan - Februari 2024
%20(41).jpg)
%20(10).jpg)





.jpg)
.jpg)
Comments
Post a Comment