Warta Minggu, 04 Februari 2024
Warta Minggu, 04 Februari 2024
Pentingnya Ber-
Ibadah Bersama
setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"
Yosua
24:14-15
Dalam 2 ayat di
atas ada tujuh kali kata beribadah. Pesan Firman
melalui Yosua kepada bangsa Israel yang telah karuniakan untuk mendiami negeri
kanaan tempat yang berlimpah susu dan madu sangat jelas, ia menasehati serta memberikan pilihan kepada bangsa Israel kepada siapa
mereka akan beribadah. Yosua berusaha meyakinkan agar bangsa Israel hidup
sesuai dengan perintah Allah, serta menjalankan hidup yang takut akan Allah dengan setia beribadah. Dalam
Alkitab sendiri kata beribadah terdapat dalam kitab PL 173 kali dan PB 48 kali. Jika di total maka ada sekitar 221 kali
kata beribadah di ungkapkan, jadi hal ini mengandung pesan bahwa ibadah itu hal
yang penting dan tidak boleh disepelekan.
Apa itu ibadah? Menurut KBBI
Ibadah: Perbuatan untuk menyatakan bakti kepada Allah, yang didasari oleh
ketaatan mengerjakan perintah-Nya dan
menjauhi larangan-Nya. Dalam bahasa ibrani ibadah “Avoda”
yunani “Latreia” mulanya hal ini
menyatakan pekerjaan para budak atau
hamba upahan. Dalam rangka mempersembahkan ibadat kepada
Allah, maka para Hamba-Nya harus meniarap dalam bahasa ibrani “Hisytakhawa”, dengan demikian maka ibadah memiliki pengertian
yaitu mengungkapkan rasa takut, penuh
hormat, kekaguman dan ketakjubkan penuh puja.
Untuk
itulah kita perlu memiliki sikap hati yang benar saat beribadah. Jadi jangan melakukannya
hanya sebagai rutinitas/ ritual. Ibadah harus disertai dengan tindakan atau perbuatan yang
nyata sehingga menjadi aktual. Kedua hal ini tidak bisa
di pisahkan karena saling mempengaruhi, mendukung dan memperlengkapi.
Mengapa ada orang yang masih kurang menghargai/
mengabaikan beribadah?
#. karena tidak mengerti serta memahami pentingnya Beribadah bersama.
Mengabaikan beribadah sama saja dengan mengabaikan Allah mengapa? Allah saja
harus berhenti di hari ketujuh dan menguduskan hari sabat. Ada berbagai alasan
muncul ketika ditanya mengapa tidak beribadah; alasan pekerjaan, bisnis,
keluarga, doanya belum mendapatkan jawaban,belum terjadi kesembuhan dll. Mazmur 122:1 Daud berkata aku bersukacita ketika ada
orang berkata mari kita ke rumah Tuhan. Mengapa kita
harus kerumah Tuhan? Karena itu adalah kewajiban setiap orang percaya, disana
kita akan alami perjumpaan dengan-Nya dan IA menyediakan segala yang kita
butuhkan.
#. Karena fokus/Tujuanya salah. Yesaya 29:13 Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang
mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal
hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah
manusia yang dihafalkan. Berfokus pada kekurangan pelayan, sarana gereja yang masih kurang menjawab kebutuhanya, pelayanya itu-itu saja, musik dan multi
medianya kurang modern, pendetanya kurang terkenal. Kita menjadi sibuk membandingkan dengan gereja lain, disana ada artis, pendetaya keren,
khotbahnya bagus, dan
lain sebagainya.
Jika cara pandang beribadah seperti ini, bukankah ini seperti orang farisi dan
ahli taurat! Ketika Yesus melayani baik orang farisi, ahli taurat berusaha
mencari-cari kalau- kalau ada kesalahan pada tindakan dan perkataan Yesus.
Gereja harus berani menyampaikan pesan sebagai pengikut Yesus Kristus bahwa
kita harus siap terhadap tantangan, kesulitan
bahkan penderitaan yang pada akhirnya membawa gereja pada kedewasaan. Bukan hanya menghibur jemaat dengan khotbah yang lucu, musik yang bagus, menyediakan fasilitas yang terbaik, itu
semua
juga penting tapi jangan sampai kita kehilangan esensi, nilai dan tujuan yang
utama
dari beribadah.
Imamat 1:1-4 TUHAN memanggil Musa dan berfirman kepadanya dari dalam Kemah
Pertemuan: 2 "Berbicaralah
kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila seseorang di
antaramu hendak mempersembahkan persembahan
kepada TUHAN, haruslah persembahanmu yang kamu persembahkan itu dari ternak,
yakni dari lembu sapi atau dari kambing domba.3 Jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia
mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu
Kemah Pertemuan, supaya TUHAN berkenan akan dia. 4 Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban
bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan
pendamaian baginya.
3 hal Manfaat dari beribadah
1. Beribadah panggilan Allah untuk mengalami perjumpaan pribadi dan kesempatan untuk mendapatkan arahan/
petunjuk Allah.
2. Beribadah harus datang dan
persembahkan sesuatu dengan hati
yang tulus iklas bukan dengan terpaksa.
3. Beribadah jalan memperdamaikan kita dengan Allah.
Mari kita mengoreksi diri kita, bagaimanakah cara beribadah saudara hari-hari ini ? Apakah kita datang karena rutinitasdan kewajiban. Mari bangun kembali hal dasar kita dalam beribadah, buatlah komitmen-komimen untuk diri sendiri dalam membangun cara beribadah yang lebih baik. Tuhan Yesus Memberkati.
%20(40).jpg)
%20(10).jpg)







.jpg)
.jpg)
Comments
Post a Comment