Warta Minggu, 03 Desember 2023

 Warta Minggu, 03 Desember 2023


RAYAKAN KEHADIRAN YESUS

Lukas 2:8-20

9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka...10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” …16 Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. 17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu…. 20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

            Bulan peringatan natal telah tiba kembali, mari pastikan perayaan natal kita tidak kehilangan hal utama yang sesungguhnya terjadi di natal. Apakah itu? kehadiran Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan dalam kehidupan manusia. Bagaimana memastikan bahwa di natal ini kita merayakan kehadiran Yesus bukan yang lain? Mari mencontoh teladan yang diberikan oleh gembala-gembala di padang yang menjadi orang pertama yang mendapatkan berita kehadiran Yesus.

            Pertama, MENERIMA KEBENARAN. Secara akal manusia tidak mudah bagi gembala menerima kebenaran akan kehadiran juruselamat. Mereka orang yang paling mengerti tempat Yesus dibaringkan, ketika diberitahu malaikat bahwa tandanya untuk menemukan sang juruselamat adalah ”Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan”(ay 12).  Palungan itu tempat makanan binatang yang umumnya ada di kandang binatang. Bisa saja terpikir oleh mereka, apa benar seorang Tuhan dan Juruselamat dunia lahir di kandang binatang dan tempat pembaringannya adalah palungan? Tetapi mereka menerima kebenaran ini dengan pergi kesana. Apakah saudara sudah menerima kebenaran bahwa Yesus hadir 2000 tahun an lampau bukan cuma sebagai seorang guru yang baik, tapi Tuhan dan Juruselamat yang menjelma sebagai manusia?

Kedua, MENGALAMI KEBENARAN. Setelah menerima berita dari malaikat, berita yang tidak mudah dipercaya secara akal manusia, mereka saling mengajak untuk bersegera pergi kesana melihat kebenaran yang disampaikan (ayat 15-16). Orang yang merayakan kehadiran Yesus rindu mengalami sendiri, bukan mendengar kata orang, akan kehadiran Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Bagaimana hidup saudara mengalami kehadiranNya sebagai Tuhan dan juruselamat? Rindukah saudara mengalami dan mentaati tuntunanNya serta perintahNya sebagai Tuhan, Penguasa Tunggal dalam hidupmu.

Ketiga, MEMBAGIKAN KEBENARAN. Sesampainya gembala-gembala di tempat Yesus lahir, mereka melihat banyaknya orang yang hadir disitu yang hampir semuanya pasti belum tau siapa bayi didepan mata mereka. Mereka “memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu” ( ayat 17). Ini sebetulnya tidak mudah sebagai orang berprofesi gembala. Secara umum dalam profesi ini, mereka dipandang sebagai masyarakat rendahan. Tetapi dengan berani, mereka mau membagikan kebenaran bahwa Yesus itu adalah Tuhan dan Juruselamat.

Keempat,MENGHIDUPI KEBENARAN. Sekembalinya ke tempat mereka bertugas dan menjalani lagi kehidupan keseharian, mereka menghidupi kebiasaan yang baru- “memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat”(ay 20) Bagaimanakah saudara menjalami kehidupan baru saudara setelah menerima dan mengalami Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat? Kesibukan keseharian boleh sama, tetapi pengalaman menjalani kehidupan seharusnya berbeda karena dipenuhi sukacita dan kemuliaan Tuhan. SELAMAT NATAL 2023













Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025