Warta Minggu, 29 Oktober 2023
Warta Minggu, 29 Oktober 2023
Membangun Generasi
Mazmur 145:4 Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu
dan akan memberitakan keperkasaan-Mu
Mazmur 145:4 (MSG) Generasi demi generasi kagum pada pekerjaanmu;
masing-masing menceritakan kisah tindakan perkasa Anda.
REGENERASI. Kita sering mendengar kata ini ketika pemimpin ingin mengangkat pemimpin generasi
berikutnya menggantikan dia, ketika pengusaha ingin menggantikan dia sebagai direktur, ketika gereja
ingin mencari pelayan lebih muda.
Tantangan terbesar dalam regenerasi adalah KEBERLANGSUNGAN dari visi, misi
dan nilai-nilai yang sudah dibangun. Ada yang mengatakan generasi pertama membangun,
generasi kedua menikmati, generasi ketiga menghancurkan. Tuhan rindu generasi demi generasi akan
“memegahkan pekerjaan-pekerjaan Tuhan dan akan memberitakan keperkasaan-Mu” (Mzm 145:4).
Tuhan adalah Tuhan generasi. Ia Tuhan Abraham, Ishak, Yakub (Israel).
Dalam rangka sumpah pemuda pada tanggal 29 Oktober ini, Tuhan ingin mengingatkan pentingnya
membangun dan bekerja bersama generasi demi keberlangsungan pekerjaanNya di dunia ini.
Apakah hal yang kita kerjakan untuk membangun generasi?
Membangun pemuda sebagai PEMIMPIN masa KINI
Presiden pertama kita, Bung Karno mengatakan “beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru
dari akarnya. Beri aku 10 Pemuda, niscaya akan menggemparkan dunia!”.
Pemuda memiliki energi, kreativitas dan kemampuan berkembang yang luar biasa, melebihi orang-orang tua.
Menjadikan pemimpin pemuda masa kini berarti memberikan kesempatan, ruang untuk berbuat salah,
mencoba dan mengambil keputusan. Ini berarti ada kegagalan, kekecewaan, penyesalan. Tapi, yang terpenting
adalah perkembangan kemampuan, pembelajaran dan akhirnya kepercayaan diri untuk melangkah maju.
1 Timotius 4:12 Jangan seorangpun menganggapmu rendah karena kamu muda.
Jadilah teladan bagi orang-orang yang percaya, dalam katamu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu,
dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
Orang muda adalah PEMIMPIN masa KINI, bukan MASA DEPAN.
Ketika kita menginvestasikan hidup untuk membangun mereka, orang muda dapat menjadi pelayan,
pemimpin dan bahkan teladan dalam masa kini, sehingga menjadikan masa depan lebih baik.
Membangun Rumah bagi Pemuda
Indonesia sudah mulai memasuki bonus demografi sejak Juni 2022. Dilansir dari KataData,
dari 275 juta penduduk Indonesia, 190 juta (69%) saat ini dalam usia produktif (15-64 tahun).
Bonus demografi ini memberi peluang bagi kemajuan bangsa, bagi lebih banyak karya dan kualitas yang
Dihasilkan oleh generasi muda Indonesia.
Tapi Indonesia adalah negara TANPA BAPA ketiga di dunia. Ini berarti ketidakhadiran ayah
di rumah akibat kesibukan, perceraian dan sebagainya.Tanpa adanya peran orang tua,
pemuda khususnya dapat kehilangan arah dan dapat terjerumus ke banyak hal berbahaya dari LGBT,
narkoba, pergaulan bebas dan sebagainya.
Gereja adalah RUMAH ROHANI bagi anak-anak muda untuk bertumbuh dan berkembang.
Adalah peran kita untuk membangun generasi di bawah kita untuk tumbuh besar dan berkembang,
seperti dikatakan:
Mazmur 144:12 “Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh
menjadi besar pada waktu mudanya; dan anak-anak perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru
yang dipahat untuk bangunan istana!"
Menjadikan rumah bagi anak muda adalah menjadikan gereja tempat MENERIMA mereka,
MENYEMANGATI dan MENABUR benih untuk kemajuan hidup mereka, berapapun harganya.
Mari mendoakan, mendukung, melayani anak-anak muda di generasi di bawah kita.
%20(30).jpg)
%20(10).jpg)



.jpg)
.jpg)
Comments
Post a Comment