Warta Minggu, 22 Oktober 2023
Warta Minggu, 22 Oktober 2023
PIKIRAN YANG DIPULIHKAN
Sejak
awal penciptaan, Tuhan sudah siapkan satu hari untuk istirahat. Saat Tuhan
berikan 10 hukum Taurat pada Musa dan bangsa Israel, Tuhan perintahkan untuk
‘menguduskan hari Sabat’. Tuhan sangat tahu bahwa manusia itu terbatas, butuh
istirahat dan perintah yang Tuhan berikan itu harus dilakukan. Semua itu
semata-mata untuk kebaikan kita, umat pilihan-Nya. Menguduskan hari Sabat sama
dengan menghormati Tuhan.
Istirahat
yang diperintahkan oleh Tuhan itu untuk pemulihan atau perbaikan. Bila ada yang
hilang, dikembalikan. Bila ada yang rusak, diperbaiki. Bila ada yang sakit,
dipulihkan. KIta perlu menemukan apa yang perlu di restorasi, bagian-bagian apa
atau relasi dengan siapa yang sudah rusak dan perlu diperbaiki.
Restorasi
artinya: memulihkan/ mengembalikan/ memperbaiki. Bukan hanya jasmani yang perlu
dipulihkan, karena manusia terdiri dari : jasmani, jiwani, dan rohani.
Ketiganya perlu diperhatikan, bukan hanya jasmani yang terlihat secara kasat
mata.
Seperti
Daud yang minta Tuhan untuk menyelidiki hati dan pikirannya, yang tersembunyi
dan tidak terlihat oleh mata, namun Tuhan dapat melihat dengan sangat jelas
sampai ke lubuk hati dan ke bagian terdalam hati kita, bahkan dia tahu bahwa
jiwanya juga butuh disegarkan.
Mazmur 139:23-24 -
Selidikilah aku, ya Allah, dan ketahuilah hatiku; ujilah pikiranku. Tunjukkan
segala sesuatu di dalam diriku yang membuat Engkau sedih dan tuntunlah aku di
jalan hidup yang kekal.
Mazmur 23:
1-3a - TUHAN adalah gembalaku, takkan
kekurangan aku, 2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia
membimbing aku ke air yang tenang; 3 Ia menyegarkan jiwaku.
Di
dalam jiwa terdapat pikiran, emosi, dan keinginan. Ketiganya saling berhubungan
dan saling mempengaruhi satu sama lain, bahkan akan berakibat pada perilaku atau
perbuatan kita. Bila ada situasi/ informasi yang didengar atau dilihat, baik
itu negatif atau positif, masuk ke dalam pikiran, lalu mempengaruhi emosi dan
akan menghasilkan perilaku.
Titus 1: 15 (FAYH) - Orang yang bersih hatinya melihat
kebaikan dan kemurnian dalam segala sesuatu. Tetapi orang yang hatinya sendiri
jahat dan tidak dapat dipercaya melihat kejahatan dalam segala sesuatu, karena pikirannya
yang kotor dan hatinya yang selalu memberontak akan mempengaruhi segala
sesuatu yang dilihat dan didengarnya.
Yakobus 1:14 (BIMK) - Tetapi cobaan itu disebabkan
oleh keinginan dan pikirannya sendiri yang jahat . kemudian pikiran
jahat itu disusul oleh tindakan jahat yang mendatangkan hukuman mati dari
Allah.
Banyak
pikiran yang salah dan negatif yang sudah ‘bersarang” dalam alam bawah sadar
kita. Hal itu seringkali membuat kita jadi berpikir berlebihan, terlalu mudah
menyalahkan orang lain, atau diri
sendiri, memaksa orang menjadi seperti dirinya, dsb. Pikiran salah yang masih
tersimpan itu sangat mempengaruhi relasi dengan sesama dan dengan Tuhan.
Sumber
dari pikiran yang salah itu, biasanya dimulai dari keluarga yang menanamkan
nilai-nilai yang salah, teladan yang buruk dari orangtua, perkataan negatif yang
didengar terus menerus oleh anak-anak, dsb. Budaya dan lingkungan sosial serta
pengaruh dari ajaran yang tentang Tuhan juga dapat membuat kita memiliki
kepercayaan yang salah.
Kita
perlu mengganti cara pandang kita dengan cara pandang ALLAH. Kenali peristiwa
atau masalah apa yang membuat pikiran jadi salah, perbaiki, kelola, dan ganti
dengan pikiran yang benar, yaitu dengan pikiran ALLAH yang tertulis dalam
firman-Nya. Ucapkan dan renungkan terus menerus firman ALLAH sampai
menggantikan pikiran yang salah itu. Firman Tuhan sanggup mengubahkan pikiran
kita yang salah dan memperbaharui/ merestorasi, asalkan kita mau menggunakan
pedang yang tajam itu.
Ibrani 4:12 (BIMK) - Sebab apa pun yang dikatakan Allah kepada kita selalu penuh dengan kuasa yang hidup: Firman Allah lebih tajam daripada pedang bermata dua yang paling tajam, yang dapat dengan cepat menembusi pikiran dan keinginan kita yang paling dalam, sehingga memperlihatkan diri kita yang sebenarnya.
PERBAHARUI PIKIRAN KITA DENGAN MELIHAT SEGALA
SESUATU
DARI SUDUT PANDANG
ALLAH
%20(29).jpg)
%20(10).jpg)




.jpg)
.jpg)
Comments
Post a Comment