Warta Minggu, 16 Juli 2023

 Warta Minggu, 16 Juli 2023

 

Bulan ini kita sedang belajar tentang Better Wisdom ( bertumbuh dalam hikmat ). Dikotbah kotbah minggu kita mendengar kotbah dan diperlengkapi tentang hikmat dari kitab Amsal. Namun mari kita lihat juga apa yang Perjanjian Baru katakan tentang hikmat.

1 Korintus 2 : 1 - 5 Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu…, aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan  dan dengan sangat takut dan gentar. Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan   Roh  , supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan  Allah.

Paulus dengan segala pengetahuan yang dia miliki berkata melalui suratnya kepada jemaat di Korintus. Perkataannya dan pemberitaan yang disampaikan bukanlah di dasari karena dia pintar atau hebat. Bukan juga karena kekuasaan yang dimiliki.  Bahkan dia berkata datang dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. Paulus menyadari semua yang dia miliki tidak sebanding dengan hikmat Allah. Maka dia berkata bukan karena hikmat manusia, tetapi sepenuhnya bergantung kepada kekuatan Allah atau hikmat Allah. Artinya Paulus menyadari bahwa hikmat  bukanlah soal pengetahuan teoritis.  Hikmat bukan tentang kemampuan berpikir seseorang yang sering kita sebut dengan kepintaran/ kepandaian. Hikmat adalah hal yang praktis. Hikmat adalah kemampuan dalam memutuskan dan menyelesaikan masalah dalam situasi tertentu.

Alkitab mengatakan ada hikmat Allah dan hikmat manusia. Ini bukan tentang sumber hikmat. Sumber hikmat memang Allah, sebab Hikmat adalah salah satu karakter Allah. Ketika Allah menciptakan manusia serupa dan segambar dengan Allah, hikmat termasuk didalamnya. Namun ketika manusia jatuh di dalam dosa maka hikmat Allah yang ada di dalam diri manusia bercampur dengan dosa. Manusia dalam kehendak bebasnya mulai menggunakan hikmat bukan dengan kekuatan Allah, tetapi dengan kekuatan dirinya sendiri. Itu sebabnya manusia mencoba menggunakan hikmat yang lahir dari dosa atau yang merupakan buah dari dosa dan inilah yang disebut dengan hikmat dunia. Puji Tuhan, Karya Roh Kudus membawa kita kembali kepada keadaan dimana hikmat Allah memimpin kehidupan kita.

Penting sekali untuk kita dapat membedakan antara Hikmat Allah dengan hikmat dunia atau manusia. Sebab ini akan mempengaruhi pola pikir kita. Hikmat Allah ini akan membuat kita memiliki persepektif/ cara pandang Allah. Sedangkan Bila kita mengikuti hikmat dunia maka pola pikir kita juga pola pikir dunia. Itu sebabnya Cara berpikir kita harusnya lahir dari hikmat Allah.

1 korintus  2 : 6 - 10 Hikmat yang benar

Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang,  yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini,  dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan. Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat  Allah yang tersembunyi  dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.  Tidak ada dari penguasa dunia ini  yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia. Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia. Karena kepada kita Allah telah menyatakannya  oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

Penguasa dunia menyangka bahwa ketika mereka menyalibkan Yesus mereka menang, padahal itu salah. Dalam 1 Korintus 27 Alkitab berkata bahwa apa yang bodoh bagi dunia dipakaiAllah untuk memalukan orang -orang yang berhikmat… Artinya Alkitab sedang memberikan pandangan yang jelas tentang perbedaan antara hikmat Allah dan hikmat dunia. Kita perlu paham betul dengan hal ini, karena keputusan keputusan penting dalam hidup kita sangat di pengaruhi oleh hikmat mana yang kita ikuti.

Memang mengikuti Hikmat Allah tidaklah mudah. Ini perlu latihan seumur hidup kita. Mengapa ? karena dunia ini dengan semua tipu dayanya telah menjerat dan membohongi kita begitu rupa supaya kita mengikuti  hikmat dunia. Setiap hari sosial media dan  bahkan pembicara motivasi yang kita dengar kadang menghipnotis kita untuk mengikuti hikmat dunia. Hikmat dunia didorong oleh kepentingan, keinginan diri sendiri. Keinginan diri sendiri adalah bagaimana saya hidup lebih enak, lebih nyaman, lebih dilayani dll.  Sedangkan Alkitab berkata bahwa hikmat Allah tersembunyi dan rahasia. Kita harus berada dijalan jalanNyaTuhan baru dapat menemukan hikmat Tuhan. Seringkali kita mengikuti jalan dunia/ cara cara dunia dan berharap mendapat hikmat Tuhan. Tentu saja tidak bisa. Bila kita ingin hikmat Tuhan ikutlah jalannya Tuhan/ caranya Tuhan. Karena Hikmat Allah adalah tentang apa yang Tuhan ingin untuk kita katakan, pikirkan dan lakukan. Maka apa yang tidak timbul dalam hatid dan yang tidak ada dipikiran kita diberikan Tuhan. Apa yang diberikan Tuhan? Hikmat Tuhan. Hikmat ini yang akan menolong kita bisa jadi berkat. Kita bisa memutuskan dan menyelesaikan masalah dengan cara yang benar, seperti yang Tuhan inginkan. Supaya kita bisa jadi kesaksian bagi banyak orang. Dan supaya kita semakin serupa dengan Yesus.

Bagaimana caranya bisa memiliki hikmat Tuhan?

Bila kita mau memiliki hikmat Allah hidup seperti bulan pertama kita belajar, yaitu hidup dalam disiplin rohani. Hidup dalam firman dan doa, dengar suara Allah, bertobat dari cara cara dunia dan keputusan keputusan yang kita ambil adalah seperti  yang Tuhan mau. Maka hikmat Tuhan akan turun atas hidup kita. Hikmat itu  akan menjadi jawaban bagi hidup kita dan juga bagi orang orang disekitar kita. Jadi teruslah bergaul dengan Roh Kudus, Roh kudus ada di dalam kita dan Dia akan senantiasa memimpin kita dalam jalan jalan Tuhan. Sehingga kita akan memiliki hikmat Allah yang akan menolong kita dalam kehidupan ini.

 






Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025