Warta Minggu, 09 Juli 2023

 Warta Minggu,  09 Juli 2023

Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, sambil menjaga jalan keadilan, dan memelihara jalan orang-orang-Nya yang setia. Maka engkau akan mengerti tentang kebenaran, keadilan, dan kejujuran, bahkan setiap jalan yang baik.

Amsal 2: 6-9

Amsal adalah kitab Hikmat yang merupakan kitab puisi yang sebagian besar di tulis oleh Raja Salomo. Dia adalah seorang raja yang dikaruniakan hikmat sangat luar biasa bahkan tidak ada seseorang sebelum dan sesudahnya yang lebih berhikmat dari Salomo. Namun setelah kehadiran Yesus sebagai manusia  di dunia, tentu Yesus menjadi sumber segala hikmat bagi kita. Dan Yesus melalui Roh Kudus telah memberikan hikmat itu kepada kita. Itulah sebabnya kita sebagai murid Kristus perlu mengandalkan Roh Kudus sampai pada kedatang-Nya karena Dialah sumber segala sesuatu termasuk Hikmat. Hikmat dalam bahasa asli adalah chokmah yang berarti seseorang yang memiliki kemampuan, bisa berupa teknis, pengetahuan untuk melihat dengan yang benar atau salah. chokmah Tuhan itu pasti dan tidak berubah, murni dan sempurna.

Pendidikan tinggi, memiliki gelar yang banyak, pintar dalam banyak hal belumlah jaminan bahwa orang itu adalah berhikmat. Mengapa? melalui pengalaman disekitar kita dalam kehidupan sehari-hari, sering orang mengambil keputusan yang salah dan akhirnya merugikan diri sendiri bahkan orang lain dikarenakan kurang berhikmat. Kitab amsal adalah  sangat unik berbeda dengan kitab-kitab lainya karena dalam kitab tersebutlah dibahas mulai dari hal-hal yang kecil sampai hal-hal yang besar yang berhubungan dengan kehidupan harian setiap manusia. Contoh Amsal membahas bagaimana manusia mempergunakan uang, lidah, beretika dan persahabatan. Adapula tentang bagaimana bersikap sebagai anak, ayah, ibu. Begitu pula sikap dalam pekerjaan, kemalasan, kerajinan dan berbagai hal lainya. Kitab Amsal itu seperti navigasi yang mengarahkan orang ke arah yang benar dan sebagai akibatnya menjadi bijaksana. Orang yang bijaksana akan mengetahui dan mengerti bahwa hikmat itu adalah pemberian Allah yang akan mengarahkan hidup ke arah yang benar karena itu :

 

1. Takutlah akan Tuhan. Amsal 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Takut akan Tuhan berarti memandang Dia dengan kekaguman dan penghormatan kudus, serta menghormati-Nya sebagai Allah karena kemuliaan, kekudusan, keagungan, dan kuasa-Nya yang besar. Takut yang sejati akan Tuhan menyebabkan orang percaya menaruh iman dan kepercayaan untuk beroleh selamat hanya kepada-Nya. Takut akan Allah meliputi kesadaran bahwa Dialah Allah yang marah terhadap dosa dan berkuasa untuk menghukum mereka yang melanggar hukum-hukum-Nya yang adil, baik dengan segera maupun dalam kekekalan. Jikalau kita sungguh-sungguh takut akan Tuhan, kita akan hidup taat kepada perintah-perintah-Nya dan dengan tegas menolak / tidak mau hidup dalam dosa.

John bevere berkata wujud dari takut akan Tuhan adalah sebuah ketaatan yang tidak tergoyahkan pada keinginan-keinginan dan kehendak-kehendak Allah. Takut akan Tuhan itu jangan hanya keliatan rajin ibadah setiap minggu, rajin ke komunitas, rajin kemenara doa atau sibuk dengan aktifitas kerohanian. Semua itu baik, tapi bukankah orang farisi dan ahli taurat juga melakukan hal yang seperti itu juga. Namun Yesus mencela  karena mereka tidak melakukan kebenaran Firman yang mereka ketahui.

 

2. Teruslah dalam Hikmat dan lihat dampaknya.

Amsal 4:6-9 Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya. Junjunglah dia, maka engkau akan ditinggikannya; engkau akan dijadikan terhormat, apabila engkau memeluknya. Ia akan mengenakan karangan bunga yang indah di kepalamu, mahkota yang indah akan dikaruniakannya kepadamu."  2 Tawarikh 9: 5 dan 6 Dan ia berkata kepada raja: "Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu.  tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan mereka sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh, setengah dari hikmatmu yang besar itu belum diberitahukan kepadaku; engkau melebihi kabar yang kudengar.

 

Hikmat Tuhan merupakan kebutuhan yang sangat kita butuhkan dalam menjani kehidupan setiap hari, mulai dari kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, karir dan banyak hal lainya, karena setiap hari kita harus membuat perencanaan dan mengambil keputusan agar kita tidak salah. Memperoleh hikmat dari dari-Nya tentu tidak bisa dipisahkan dari relasi dengan-Nya dengan hidup Takut akan Tuhan dan Biarlah hikmat yang di karuniakan itu terus bersama kita dan kita terus berdampak karena kita terus bertumbuh dalam hikmat Tuhan.. Tuhan Yesus Memberkati.








Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025