Warta Minggu, 11 Juni 2023
Warta Minggu, 11 Juni 2023
Yohanes 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
“Hidup adalah belajar mengasihi” - Rick Warren
Tujuan hidup kita yang terutama bukan mengumpulkan harta, mencapai status atau memperoleh kebahagiaan di dunia. Hidup adalah belajar mengasihi Tuhan dan sesama. Yesus mengingatkan inilah hukum yang terutama di Matius 22:37-40. Inilah hal yang terpenting menurut Firman, yaitu MENGASIHI.
Mengapa kita perlu orang lain untuk bertumbuh?
1. Karena kasih Allah diberikan untuk DIBAGIKAN
1 Yoh 4:11 berkata Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.
Karena kita sangat dikasihi Allah berarti kita pun perlu belajar mengasihi sesama seperti Ia mengasihi mereka.
Yohanes 13:34-35 (ayat tema kita), sudah menjelaskan hal ini. Ini juga diperkuat di 1 Yoh 4:21, Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Kasih adalah tindakan AKTIF, bukan sebuah perasaan atau pemikiran semata. Kasih memerlukan orang untuk menjadi obyek kasih.
3. Kasih kepada Allah dibuktikan dengan Kasih kepada sesama.
1 Yoh 4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Kasih kepada sesama tidaklah manis atau indah, karena kenyataannya orang bisa menyebalkan, mengecewakan, bahkan menyakiti kita. Tapi justru lewat mengasihi orang lah, kita belajar makna kasih sejati. Yesus mengasihi tanpa syarat. Kita mengasihi seperti Dia, yaitu tanpa syarat.
Bagaimana cara bertumbuh bersama orang lain?
1. Menjadi KELUARGA Rohani
Roma 12:10 Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat
Konsep keluarga kita seringkali rusak akibat keluarga jasmani yang kurang baik. Keluarga banyak yang terpecah, kurang mengasihi, bahkan menyebabkan kepahitan. Keluarga sesungguhnya adalah tentang komitmen untuk berdiri bersama dan saling mendukung sesulit apapun keadaannya.
Keluarga adalah tempat belajar jadi apa adanya. Pemikiran, perasaan dan tindakan bisa dibahas dan dibentuk bersama keluarga. Keluarga juga tempat mengembangkan karakter dan pribadi sehat. Setiap anggota perlu belajar menjadi teladan untuk anggota lainnya.
Keluarga juga tempat saling memperdulikan. Hal mendesak, hal sulit dan hal berat sangat baik dihadapi bersama. Keluarga adalah tempat saling membangun, menyemangati dan mendoakan sehingga setiap anggota bisa melewati masa sulit dengan baik.
2. Melakukan tindakan SALING
Kita saling membutuhkan. Tidak peduli lama atau sebentarnya seseorang percaya Yesus atau beribadah di gereja, kita perlu orang lain untuk bertumbuh.
Roma 12:5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
Kita anggota TUBUH, berarti setiap bagian penting dan mempengaruhi kesehatan dan fungsi satu sama lainnya. Pertumbuhan yang sehat terjadi lewat proses SALING. Kita perlu saling melayani (Galatia 5:13), saling menolong (Gal. 6:2), Saling mengaku Dosa (Yak 5:16), Saling mengingatkan (Ibr 3:13) dan banyak saling lainnya sehingga berfungsi bersama sebagai satu TUBUH.
%20(12).jpg)
%20(10).jpg)





.jpg)
.jpg)
Comments
Post a Comment