Warta Minggu, 14 Mei 2023

 Warta Minggu,  14 Mei 2023

 

    Di minggu yang lalu kita sudah membahas tentang siapa Roh Kudus dan peran Dia di hidup kita. Minggu ini ada satu area yang penting untuk saya bahas melalui khotbah hari ini, yaitu tentang Baptisan Roh Kudus.

Dalam hal Baptisan Roh Kudus  ada pendirian yang berbeda-beda dari berbagai gereja, yang kita tidak bisa bilang dia salah/sesat.  Tujuan pembahasan ini bukan bilang saya benar kamu salah.  Dalam hal Baptisan Roh Kudus, memang akan ada sedikit perbedaan pandangan, dan teolog secara umum menerima adanya perbedaan tersebut.

Tetapi kita akan membahas secara spesifik pendirian kita sebagai sebuah organisasi gereja GPKdI Blessing Community. Semua yang akan dibahas ini ada dasar Firmannya. Ini bertujuan supaya kita mengerti dan bisa menikmati benefit atau keuntungan dari mengalami Roh Kudus secara pribadi.

 

Kapan kita menerima Roh Kudus di hidup kita?

 Kita sudah menerima Roh Kudus dari sejak kita menerima Yesus sebagai Tuhan di hidup kita.

1 Kor 12:3b “dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.”

 Hal ini sudah dibahas dalam khotbah minggu lalu, yaitu bahwa semua orang yang menerima Yesus pasti memiliki Roh Kudus dalam hidupNya. Namun demikian, keberadaan Roh Kudus tidaklah sama dengan baptisan-Nya.

 Mengapa kita perlu membahas Baptisan Roh Kudus?

Lukas 3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

 Kis. 1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

 Ayat ini menjelaskan: Baptisan Roh Kudus adalah sesuatu yang TERPISAH dari baptisan air & peristiwa keselamatan (Kis 8:14-17, Kis. 19:1-7).

 

Apakah arti Baptisan Roh Kudus?

βαπτίζω (baptizō). vb. to immerse (Lexham Theological Wordbook)

Ini berarti dipenuhi/dibanjiri dari kepala hingga kaki. Tenggelam.

 

Kapan seseorang menerima Baptisan Roh Kudus?

Kis 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa (Gk. Dunamis), kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

 Baptisan Roh Kudus memberi kuasa untuk dapat menjadi saksi. Kuasa (dunamis) memberikan karunia/kemampuan supranatural dari Tuhan bagi setiap orang percaya (akan dibahas secara di minggu depan).

 Baptisan Roh Kudus terjadi saat Roh Kudus membanjiri hidup seseorang (membaptis). Proses ini terjadi terkadang lewat penumpangan tangan seorang percaya, namun ada juga kejadian dimana Baptisan ini terjadi langsung tanpa campur tangan orang lain. Ini menunjukkan Tuhan-lah yang membaptis seseorang dengan Roh Kudus.

 

Apa dampak dari Baptisan Roh Kudus?

Ada beberapa dampak dari Baptisan Roh Kudus. Kami percaya ini membantu seorang percaya mengalami buah Roh secara lebih maksimal lewat mengalami KEPENUHAN Roh Kudus. Baptisan Roh Kudus membuat seseorang mengalami Roh Kudus secara lebih intens dan ada kedekatan dengan Dia. Ini mengakibatkan seseorang bisa lebih mudah dipimpin oleh Roh Kudus.

 

Akibat selanjutnya dari Baptisan Roh Kudus adalah pertumbuhan Rohani yang lebih maksimal karena kuasa-Nya bekerja untuk menjadikan kita saksi. Ini juga membuat kita mendapatkan Karunia Roh Kudus, yaitu hadiah yang Ia berikan kepada mereka yang mengalami Baptisan Roh Kudus. Terakhir, seseorang yang dibaptis Roh Kudus akan mengalami tanda Berbahasa Roh.

 

Apakah bahasa Roh?

Bahasa roh ialah suatu bahasa baru yang diberikan oleh Roh Kudus kepada orang-orang yang menerima baptisan Roh Kudus, suatu bahasa yang tidak pernah mereka pelajari, suatu bahasa yang asing yang tidak dapat dimengerti oleh yang mengucapkannya, sebab ia mengucapkan hal-hal yang rahasia yang dimengerti oleh Allah saja (I Kor. 14:2). (GBI, 2018, 14)

 

Bahasa ini tidak bisa dipaksakan oleh manusia, diajarkan atau dihafalkan. Ini pemberian Tuhan dan ini menjadi suatu bahasa rahasia bagi otak/pikiran manusia. Tetapi, bahasa ini bisa mengungkapkan isi hati pribadi kepada Tuhan.


Manfaat dari Berbahasa Roh

  1. Menolong ketika kita lemah (Rom. 8:26).
  2. Membangun iman (menjadikan rohani kuat) – (I Kor. 14:4,Yud. 1:20)

 

1 Korintus 14:4 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri,

 

Yud 1:20 Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

 

  1. Membuat lebih peka secara rohani.
  2. Mengucapkan bahasa rahasia (I Kor. 14:2).

 

1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

 

  1. Menyucikan mulut kita.
  2. Menyegarkan roh kita (Yes. 28:11-12).
  3. Memuji Allah (I Kor. 14:15, Ef. 5:19).
  4. Memelihara kepenuhan Roh Kudus (Ef. 5:18). (GBI, 2018, 16)

 

Apakah bahasa Roh boleh digunakan dalam pertemuan ibadah?

Di sini perlu dibedakan antara:

  1. Karunia bahasa roh (Xenolalia) yang harus ditafsirkan untuk membangun jemaat (bahasa roh untuk tujuan nubuatan). Ini yang dibahas Paulus dalam I Kor. 14:27-28.

 1 Kor. 14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. 14:28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

 Ini sifatnya harus ada terjemahannya, karena tujuannya menyampaikan sebuah pesan Tuhan kepada manusia.

  1. Bahasa roh sebagai tanda awal baptisan Roh Kudus (Glossolalia) seperti yang dialami orang percaya dalam Kisah 2:1-4 (120 bersama-sama) atau dalam Kisah 19:6-7 (12 orang bersama-sama).

 Kis. 19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. 19:7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.

 Ini adalah bahasa roh untuk tujuan penyembahan. Jadi jika itu adalah bahasa roh sebagai tanda baptisan Roh Kudus yang fungsinya untuk membangun kerohanian diri (I Kor. 14:4a) maka bisa dilakukan bersama-sama dalam ibadah, seperti halnya pada hari Pentakosta.

 Apakah semua orang percaya akan dibaptis Roh Kudus?

Semua orang BISA dibaptis Roh Kudus & PERLU mengalami Baptisan Roh Kudus

Tapi apakah semua PASTI dibaptis Roh Kudus? Tidak. Kita membuka hati, Tuhan yang membaptis. Kita perlu merindukan Baptisan Roh Kudus apabila kita belum menerimanya.

 

Bagaimana kita dapat menerima baptisan Roh Kudus?

Sesungguhnya baptisan Roh Kudus adalah karunia Tuhan. Pemberian ini adalah kedaulatan Allah kepada orang-orang percaya yang haus akan baptisan Roh Kudus yang meminta di dalam doa dengan iman (Yoh. 7:37-39).

Yohanes 7:37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! 7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." 7:39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

 Kata kuncinya: MAU!

Maukah kita hari ini menerima Baptisan Roh Kudus?











Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025