Warta Minggu, 29 Januari 2023
Warta Minggu, 29 Januari 2023
“Mengucap syukurlah dalam segala hal,
sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 1
Tesalonika 5: 18
"Hendaklah kamu berakar di dalam
Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang
telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur."
Kolose 2:7
Bersyukur
atau mengucap syukur adalah tindakan yang pasti sudah pernah, atau mungkin,
sering diingatkan kepada kita. Tentunya, bukan tanpa alasan kalau pengkhotbah,
atau pemimpin-pemimpin diberbagai pelayanan, atau saudara seiman mengingatkan
saudara akan bersyukur. Firman Tuhan jelas memberikan dalam bentuk perintah
(bukan anjuran) berhubungan dengan mengucap syukur.
Pentingnya mengucap syukur jelas
terlihat sangat penting buat seluruh kehidupan. Mengapa? karena perintah Tuhan
untuk kita melakukannya bukan untuk hal-hal tertentu- sedang senang, sedang
semua keadaan berjalan baik dan lancar, sedang alami promosi tetapi dikatakan
dalam segala hal. Ini berarti dalam keadaan yang secara akal manusia tidak
mudah melakukannya seperti dalam keadaan berduka, banyak persoalan dan tekanan,
dan lain sebagainya.
Bila kita
memperhatikan firman lebih lagi, perintah Tuhan adalah supaya kita bukan saja
bisa mengucap syukur dalam segala hal tetapi memiliki dengan limpah
(pengertiannya-mempunyai persediaan yang tidak ada habisnya). Jadi,
kalau kita bertumbuh dengan benar dalam Tuhan, salah satu bukti nyata yang
terlihat adalah kita mempunyai persediaan bersyukur yang tidak ada habisnya/
berlimpah. Tetapi mengapa, banyak orang Kristen tidak bisa atau masih sulit
untuk bersyukur? Bersyukur tidak lepas dari disiplin rohani lainnya. Bersyukur
akan semakin berlimpah jikalau kita mau terus bertumbuh suka (membaca, merenungkan
dan mengaplikasikan) firman sehingga semakin berakar di dalam Dia, dibangun di
atas Dia, dan bertambah teguh dalam iman.
Ada 2 hal penting berhubungan dengan
perintah untuk melimpah dengan syukur dalam segala keadaan. Pertama , bersyukur
membuat kita semakin mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan dalam apapun yang
kita hadapi. Keteika bersyukur, Kita boleh melihat kesetiaan Tuhan, kemurahan
hati Tuhan, penyertaan Tuhan yang memberi kemenangan yang terbaik, bukan selalu
kemenangan seperti yang kita ingini (1 Tawarikh 16:34; Mazmur 28:7; Mazmur 30:
5-6a; 2 Korintus 2:14 dan 4:15)
Kedua,
membuat kita semakin mengalami kegunaan bersyukur. Bersyukur akan membuat kita
mempunyai sikap waspada/ berjaga-jaga (Kolose 4:2 Bertekunlah dalam
doa, dan berjaga-jaga dengan ucapan syukur;). kita akan waspada ketika
keadaan tidak menekan, kita tidak menjadi tertekan. Kita akan waspada sekalipun
keadaan kelihatannya tidak ada harapan, kita tidak kehilangan pengharapan dalam
Tuhan. Bersyukur juga akan membuat kita semakin tinggal dalam kesatuan dengan
saudara seiman kita (Kolose 3:15; Efesus 1:16). Selain itu bersyukur akan
membuat kita terbebaskan dari kekuatiran ( Filipi 4:6)
Sekarang,
bagaimanakah kita mempraktekkan bersyukur? kitab mazmur memberikan contoh yang
luarbiasa yang bisa dibagi dalam dua tindakan utama. Tindakan pertama adalah
memperkatakan janji-janji Firman. Satu
tindakan lagi yang tidak kalah penting adalah dengan pujian yang kita bisa
naikan, bukan Cuma ditengah perkumpulan ibadah raya bersama, tetapi dalam
keseharian hidup kita.
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut" (Ibrani 12:28).
.png)
%20(2).jpg)
.png)
.png)
.png)
.jpg)
.png)
Comments
Post a Comment