Warta Minggu, 15 Januari 2023
Warta Minggu, 15 Januari 2023
Hidup Sederhana ( Simplicity )
"Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
Matius 6:25
Kehidupan modern telah menarik atau
membawa manusia pada kehidupan Hedon, yaitu kehidupan yang berpusat
hanya pada mencari kesenangan sebagai pusat kebahagiaan dan kehidupan Materialistis
dimana kebendaan menjadi hal yang penting. Namun Panademi telah memaksa
manusia kembali pada kehidupan yang sederhana.
Manusia dipaksa kembali untuk memikirkan hal-hal yang esensi dari
kehidupan. Menjadi sederhana atau simple adalah kehidupan yang Tuhan
inginkan, sehingga Yesus memberikan teladan bagi kita untuk hidup sederhana.
Itu sebabnya Matius 6 : 25 b mengatakan “Bukankah hidup itu lebih
penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”.
Ayat tersebut menyatakan bahwa ada hal yang lebih penting dari makanan dan
pakaian, yaitu kehidupan itu sendiri. Sering kali kita terjebak untuk
memikirkan hal-hal yang bersifat asesoris (tambahan) lebih penting dari pada
hal-hal yang esensi ( pokok ). Dan hal itu menyebabkan banyak masalah serius
yang harus kita hadapi. Semakin kita sederhana/ simple, maka kehidupan akan
kita jalani jauh lebih ringan.
Melihat betapa pentingnya kehidupan kesederhanaan itu, maka hidup sederhana menjadi bagian dari Disiplin Rohani yang perlu kita kembangkan. Dalam menjadi sederhana ada beberapa kebenaran yang perlu kita renungkan, sehingga kita bisa mengerti alasan utama mengapa kita harus hidup sederhana :
1. Iman
Matius 6 : 24, 33 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan.
Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,
atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu
tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon. Tetapi carilah dahulu
Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka
semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Kesederhanaan dimulai dari siapa yang
memimpin kehidupan kita, Allah atau Mamon? Yesus harus menjadi raja dalam hidup
kita, inilah iman yang benar. Setelah itu Dia berkata cari dahulu kerajaan
Allah dan kebenarannya. Kita harus mencari kehidupan Kerajaan Allah, dimana
Yesus menjadi raja dan memerintah penuh dalam kehidupan kita. Kerajaan Allah
akan memimpin kita pada kebenaran yang sejati.
KebenaranNya hanya ada dalam firmanNya. Itu sebabnya hal kedua dalam
kesederhanaan adalah Fokus.
2. Fokus
Kolose 3: 1,2 Karena itu,
kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah
perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah
perkara yang di atas , bukan yang di bumi.
Untuk menjadi sederhana
fokuslah pada hal hal yang penting dalam hidup ini. Alkitab mengajarkan kita
untuk memikirkan hal-hal yang diatas. Ini tidak berarti kita tidak memikirkan
hal-hal yang ada di dunia atau sekuler, namun Tuhan mau dasar yang kita
pikirkan adalah hal-hal yang akan membawa kita pada kekekalan. Fokus akan
menolong kita dapat mengatur batasan batasan yang penting untuk kita lakukan
atau kejar. Dan akhirnya fokus akan menolong kita membuat pilihan-pilihan yang
tepat dalam hidup ini.
3. Fungsi
Setelah kita dapat berfokus
pada hal-hal yang penting, maka kita tahu berfungsi dengan benar. Kita akan mengerti benar apa yang
harus kita butuhkan dan kerjakan. Hikmat Tuhan akan menolong kita untuk berani
melepaskan hal-hal yang bukan esensi dalam kehidupan kita. Kita akan tahu hal
hal apa saja yang harus kita bereskan supaya hidup kita lebih simple.
Bagaimana mempraktekannya?
Disiplinlah dalamperenungan
firman, sehingga kita bisa menemukan hal-hal yang esensi atau penting dalam
hidup ini. Hal ini harus dimulai dalam cara berpikir kita. Kita harus mengalami
semakin kecil untuk menjadi lebih besar. Menjadi sederhana akan menunjukan
karakter rendah hati di dalam diri kita. Jika hidup kita sederhana kita akan
mengalami kehidupan yang merdeka dan bebas dari kekuatiran. Yesus adalah
teladan terbaik dalam menjadi sederhana. Mari kita bertumbuh dalam
kesederhanaan seperti Yesus.
%20(3).jpg)
%20(2).jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Comments
Post a Comment