WARTA MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022


Perhatikan apa yang sudah Allah lakukan! Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah apa yang sudah ditetapkan-Nya. Pengkhotbah 7:13 (Terjemahan sederhana Indonesia)

Minggu lalu cucu saya mengalami gangguan di matanya. Menurut dokter, ia terkena virus sehingga mata kirinya bengkak dan hampir-hampir tidak bisa membuka kelopaknya dan sekaligus tidak bisa melihat dengan baik. Semua yang pernah mengalami sakit mata pasti bisa merasakan bagaimana tidak menyenangkannya terganggu penglihatan. Gangguan ‘melihat’  juga menyebabkan banyak orang, termasuk orang percaya, hanya bisa melihat kesia-sia-an daripada kebermaknaan dalam kehidupan.

Ayat diatas ada perintah Tuhan yang sangat jelas, kita perlu memperhatikan/ melihat dengan baik apa yang sudah Ia lakukan. kita harus memperhatikan karena apa yang sudah ditetapkan tidak bisa diubahkan. Ini berarti apa yang indah dan berarti/ penuh kebermaknaan dari yang Ia kerjakan pasti tergenapi. Salah satu pengertian dari memperhatikan adalah MEMPERHATIKAN SECARA SAKSAMA. Perhatikanlah dengan seksama dua hal yang Tuhan sudah kerjakan yang membawa kepada kebermaknaan seperti yang ditunjukkan di kitab Pengkhotbah.

Pertama, MEMPERHATIKAN RANCANGAN TUHAN. (PENGKHOTBAH 3:14 Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan{DIRANCANG}  Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi) di salah firman lain memang ditegakan bahwa”Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencanaMuyang gagal.” (Ayub 422)

Dalam mengerti rancangan Tuhan yang dahsyat dan luarbiasa (mazmur 139:14) secara seksama, jangan kita hanya kita lakukan saat mengalami hal yang buruk. Tentu ini juga perlu, kita harus merindukan mengalami yang baik dari Tuhan ketika sedang mengalami yang buruk. Tetapi, berapa banyak kita yang menggumuli apa yang terbaik dari Tuhan saat kita sedang mengalami yang baik seperti menerima berkat, promosi dan lain sebagainya.  

Selanjutnya apa yang Tuhan kerjakan yang kita perlu perhatikan karena itu akan membuat kita untuk melihat hidup ini bermakna terdapat di Pengkhotbah  8:12b …orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya. Dari ayat ini kita diingatkan untuk hal kedua yang kita perlu perhatikan yaitu KEHADIRAN TUHAN. KehadiranNYA hanya bertujuan untuk kita menerima kelimpahan dalam segala hal (yoh 10:10b)

Memperhatikan dengan seksama kehadiran Tuhan dinyatakan dengan memperhatikan tuntunan yang Ia sediakan melalui kehadiranNya. Diperlukan tuntunanNya untuk kita menerima  kelimpahan (kedahsyatan dan keluarbiasaan) rancanganNya ( Mazmur 23:1-3). Ketika kita mengikuti tuntunanNya, kita boleh mengalami seperti domba yang dibawa ke padang rumput yang hijau dan air yang tenang, bahkan terus disegarkan.

Melalui tuntunanNya, kita bukan saja dibawa ke kelimpahan yang benar, tetapi juga dibawa kepada kelimpahan yang utuh. Dari waktu ke waktu, dalam Tuhan membawa kita kepada kelimpahan, Ia mengizinkan ada proses yang kita lalui. Proses itu termasuk mengalami tantangan dan tekanan, tetapi melalui tuntunanNya kita akan dihibur dan dilindungi. Jadi, perhatikan dengan saksama penghiburan dan perlindunganNya saat harus alami tantangan dan tekanan.(maz 23:4)

Bahkan yang tidak kalah penting, kita terus dikuatkan terlebih ketika mengalami kelelahan dan kegagalan menuju kelimpahan utuh.  Bagaimana kita dikuatkan dalam dua hal ini? Melalui memperhatikan kebajikanNya yang membuat kita tidak lelah karena mengganti langkah yang salah dan sia2 menjadi langkah yang benar. Selanjutnya, memperhatikan dengan saksama kemurahanNya yang siap mengampuni dan memulihkan kita berapapun kegagalan kita. Tuhan memberkati!
















 




Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025