WARTA MINGGU, 3 JULI 2022
Bertumbuh dan Melayani adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan
Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan
Ada 4 keberadaan hubungan antara kita dengan Tuhan Yesus. Keberadaan pertama adalah sebagai anak Tuhan (Yohanes 1:12), tetapi kita tidak boleh tinggal terus sebagai kanak-kanak dalam pertumbuhan kerohanian. Selanjutnya, keberadaan kita sebagai sahabat Tuhan (Yohanes 15:14) dan sebagai mempelai Tuhan ketika kita bertemu dengan Dia (Wahyu 21:9). Satu lagi yang sering diabaikan adalah keberadaan kita sebagai hamba/ pelayan Tuhan.
Keberadaan sebagai hamba atau pelayan Tuhan terabaikan disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama adalah konsep salah tentang siapa hamba Tuhan. Masih banyak yang menghubungkan hamba Tuhan dengan seseorang yang melayani secara penuh waktu, mempunyai pendidikan khusus di bidang teologia. Kedua, adalah dibatasinya pelayanan dalam lingkup kegiatan gereja dan bahkan yang bersifat melakukannya di “mimbar” seperti memimpin pujian dan penyembahan dan berkotbah, atau memegang jabatan kepemimpinan.
Melayani adalah kehormatan yang Tuhan berikan kepada semua orang yang percaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan pertumbuhan yang benar. Oleh karena itu, kita perlu mengerti apa itu melayani. Secara sederhana, melayani adalah melakukan perbuatan-perbuatan baik kepada sesama untuk bertumbuh dalam iman, dan bertujuan mempermuliakan nama Tuhan. Melayani bisa dibagi dalam 2 kategori yaitu umum dimana semua orang tanpa terkecuali ditugaskan Tuhan untuk melakukan dan secara khusus dimana orang-orang tertentu ditugaskan sesuai dengan potensi dan panggilan.
Melayani secara umum adalah memuridkan- membantu seseorang menjalani proses pertumbuhan menjadi serupa dengan Kristus. Kita ditugaskan saling memperhatikan, membangun dan bertolong-tolongan menanggung beban untuk bertumbuh dalam iman dan menjadi serupa Kristus. Sedangkan melayani secara khusus adalah karena potensi tertentu sebagai contoh karena bakat bisa memainkan musik menjadi pemusik dan lain sebagainya. Atau ada panggilan khusus untuk menjadi pekerja di lingkup organisasi gereja, pemimpin, pengkotbah yang tidak jarang diikuti dengan mengambil pendidikan teologia dan menjadi pelayan sepenuh waktu.
Banyak kita yang tidak mau melayani bukan saja karena tidak mengerti tetapi sering merasa tidak mampu. Tuhan sudah menegaskan tidak ada perintah yang tidak bisa kita lakukan. Bahkan mengenai pelayanan, jelas ada janji Tuhan untuk memampukan- I Petrus 4 :11 …jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu…).
Selain itu, Tuhan juga sudah berjanji bukan saja memampukan tetapi juga memperlengkapi untuk kita bisa melayani. Tuhan mengatakan ada orang-orang yang menerima tugas khusus untuk memperlengkapi semua orang bisa melayani dan bertumbuh dengan baik-
Efesus 4:11-13, 15-16 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, 13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, 15 …teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus,... 16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -- yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota -- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.
INGAT! KITA SEMUA ADALAH HAMBA/ PELAYAN TUHAN
.png)
.png)



.jpg)




Comments
Post a Comment