WARTA MINGGU, 22 MEI 2022
WARTA MINGGU, 22 MEI 2022
Kisah Para Rasul 2:1-4 (TB)
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Pentakosta artinya adalah hari ke 50. Bagi kebudayaan Yahudi hari ke 50 adalah hari raya panen besar (imamat 23: 12 - dst). Ini adalah hari dimana mereka membawa persembahan mereka setelah panen. Selain hari raya panen besar juga merupakan hari bersejarah, sejak kematian dan kebangkitan Yesus, 50 hari setelah nya kita merayakan hari pencurahan Roh Kudus. Bagi orang Israel hari ke 50 atau 7 minggu setelah paskah pertama mereka ada peristiwa besar yang terjadi. Paskah pertama adalah saat mereka keluar dari Mesir dengan tulah yang terakhr yang di timpakan kepada Mesir. Pada waktu itu anak sulung Mesir mati, bukan hanya manusia tetapi juga hewan peliharaan mereka mati. Namun rumah orang israel yang ambang pintunya ada darah di lewati oleh malaikat maut ( pass over ) sehingga tidak ada kematian di rumah orang Israel. 50 hari setelah peristiwa itu yaitu saat mereka berada di Sinai mereka menerima pemberian Hukum Taurat dari Tuhan. Jadi hari ke 50 itu adalah sebuah peristiwa pemberian hukum Taurat (Keluaran 19). Saat itu orang Israel belum menjadi sebuah bangsa. Budak keturunan Yakub ini berubah menjadi sebuah bangsa di hadapan Tuhan melalui ikatan perjanjian ( melalui perjanjian Musa ) dengan diterimanya hukum hukum Tuhan (Taurat) kepada mereka. Allah berkata apabila mereka taat dan melakukan perintah Tuhan, mereka akan menjadi umat kesayangan Tuhan, bangsa pilihan Tuhan. Sejak itu Israel menjadi sebuah bangsa yang merdeka bukan lagi budak dan Allah memberikan hukum-hukumNya. Mereka bukan bangsa biasa tapi bangsa pilihan Allah. Allah memilih Israel untuk menjadi contoh sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Allah, dimana hukum hukum yang berlaku adalah hukum Allah.
Setelah itu kita melihat bahwa Israel gagal memegang perjanjian tersebut. Tetapi Tuhan tidak pernah gagal. Dalam kitab nabi-nabi besar kita melihat bahwa Tuhan ingin melawat Israel dan ingin memperbarui perjanjianNya kembali.
Yeremia 31:31-34 (TB)
Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."
Ayat ayat di atas merujuk kepada Perjanjian Baru ( Matius - wahyu ) yang sudah dinubuatkan oleh Yeremia kira-kira sekitar 600 - 700 tahun sebelum digenapi. Dan secara sepesifik berbicara tentang hari Pentakosta di ayat 33. Sebuah pemulihan perjanjian yang diperbaharui bukan hanya untuk orang Israel secara jasmani tapi untuk kita Isarel rohani di dalam Yesus Kristus.
Jadi hari pentakosta, bagi orang Israel adalah hari dimana mereka menjadi sebuah bangsa dan Tuhan memimpin mereka dengan hukum-hukumNya, sedangkan bagi kita orang Israel rohani, Pentakosta adalah hari dimana Roh Kudus dicurahkan di dalam hati kita, memimpin kita dan hukum hukum Allah ditaruh didalam hati kita. Semua hukum taurat telah digenapi di dalam Yesus Kristus, maka ketika kita menerima Yesus, semua hukum Allah telah di taruh di dalam hati kita. Waktu Roh Kudus turun dan menguasai lidah mereka, mereka mulai berkata kata. Lidah adalah kendali seluruh tubuh. Ini berarti Roh Kudus menguasai seluruh kehidupan mereka. Inilah Spirit Pentakosta, kerajaan Allah turun atas hidup kita dan menguasai kita.
Kehidupan Yesus selama ada di dalam dunia tidak terlepas dari Roh Kudus. Yesus lahir oleh RK, dikandung oleh RK, dia dibaptis oleh RK, bertumbuh dalam RK, mengajar oleh RK, berbuat baik oleh RK, membuat mujizat oleh RK. Yesus dalam perjalanan selalu penuh RK, Yesus sudah memberikan teladan itu bagi kita. Bagaimana mungkin kita bisa hidup tanpa RK?
Ada 3 KUASA yang RK berikan kepada kita :
1. Kuasa kehidupan untuk hidup seperti Yesus.
2. Kuasa mempersembahkan hidup bagi Yesus.
3. Kuasa untuk berjalan di dalam kebenaran.
Mari kita renungkan dan melihat ke dalam hati kita, sudahkah kita dikuasai dan dituntun oleh Roh Kudus setiap hari ?
.jpg)



.jpg)


%20(2).jpg)



Comments
Post a Comment