WARTA MINGGU, 27 MARET 2022
“sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan”
Kejadian 32 : 10
Bila kita melihat perjalanan Yakub, kita melihat kasih setia Tuhan yang luar biasa. Kita dapat melihat kekalnya kesetiaan Tuhan, melalui perjalanan kehidupan Yakub. Yakub pernah membohongi kakaknya Esau, membohongi bapaknya Ishak, membohongi pamannya Laban, hidupnya penuh dengan manipulasi dan kebohongan. Namun hal tersebut tidak menggagalkan rencana Allah dalam kehidupannya. Dengan karakternya yang seperti itu, secara manusia Yakub bukanlah orang yang tepat untuk menerima janji janji Tuhan yang luar biasa tersebut. Sebagai manusia pasti kita berpikir, masih banyak orang yang memiliki karakter atau kualitasyang lebih baik dari Yakub. Tapi mengapa Tuhan tetap bertahan untuk memilih Yakub dan menggenapi rencanaNya dalam hidup Yakub.
Kesetiaan Tuhan berdampak besar dalam kehidupan Yakub. Pertemuannya dengan Allah di sungai Yabok membawa perubahan besar dalam hidup Yakub. PNIEL, Yakub menamai tempat itu, karena disitulah perjumpaan Ilahi dengan Allah terjadi dan sejak itu Yakub tidak pernah sama lagi.
Dampak kesetiaan Allah dalam hidup Yakub
1. Yakub mengalami Perjumpaan Yang Baru dengan Tuhan
Allah yang setia berkenan menjumpai Yakub yang tidak setia, dan menyatakan diriNya. Allah tidak menghukum Yakub, tetapi justru Dia datang dalam kekosongan, ketakutan yang sedang di hadapi Yakub
2. Yakub mengalami pengertiaan yang Baru
Yakub mengalami sebuah pengertiaan yang baru baik tentang Allah, juga tentang dirinya. Allah yang kudus mau menyatakan pribadinya secara dekat dengan kehadirannya di sungai Yabok. Yakub juga akhirnya memahami dirinya, keadaannya, yang akhirnya menempatkan dia pada kerinduan untuk berubah.
3. Yakub mengalami cara hidup yang baru
Pergumulannya dengan Allah hingga fajar, menghasilkan cara hidup yang baru dalam hidup Yakub. Bukan sekedar nama yang berubah, tapi kehidupannya berubah total. Ia berani mengambil resiko untuk bertemu dengan Esau. Ia tidak takut lagi bertemu dengan kakaknya, ia berjalan di depan memimpin keluarganya.
4. Yakub mengalami hubungan yang diperbarui
Allah dengan kesetiaanNya membawa Yakub pada pemulihan hubungan dengan Esau kakaknya. Yakub berbaikan dengan Esau.
Bukankah kehidupan Yakub sangat menggambarkan kehidupan kita sebagai manusia. Hidup kita tidak ada bedanya dengan Yakub. Banyak manipulasi dan kebohongan-kebohongan yang kita buat. baik kita sadari ataupun tidak. Kadang kita menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan atau ambisi kita.
Namun bagaimanapun keadaan kita, Allah yang setia berkenan menemui kita. Ia ingin hidup kita di ubahkan, dipulihkan, diperbarui. Ia ingin hidup kita tidak sama seperti masa lalu kita. Bagaimana respon kita terhadap kesetiaan Allah?









Comments
Post a Comment