WARTA MINGGU, 9 JANUARI 2022
Tetapi hamba-Ku
Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan
sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu,
dan keturunannya akan memilikinya.
Bilangan 14: 24
Kaleb adalah salah satu dari pemimpin Israel yang dipilih untuk mengintai Tanah Kanaan, sebelum mendudukinya. Dan Ia adalah dua dari 12 orang pengintai yang mengatakan hal-hal positif tentang Kanaan. Sementara 10 orang pemimpin lainnya berkata hal-hal yang menggentarkan tentang Kanaan, maka Kaleb dan Yosua mencoba meyakinkan bahwa mereka bisa masuk ke Kanaan. Imannya dalam mengikut Tuhan dan keyakinannya berjalan bersama Tuhan itulah yang menyebabkan Tuhan membuat pengakuan dan memujinya, bahwa Kaleb adalah seseorang yang memiliki “Jiwa/Spririt/hati yang berbeda”
Kaleb adalah Pejuang yang pantang menyerah untuk mengejar ANUGERAH
Siapakah
Kaleb ?
Kaleb bukanlah keturunan Yehuda asli. Dia adalah orang Kenas, orang Kenas adalah keturunan Edom, dan bangsa Edom adalah keturunan Esau. Dengan kata lain Kaleb bukan keturunan kaum perjanjian atau penerima janji Allah. Dia bukan keturunan Yakub yang melahirkan 12 suku Israel. Tetapi Kaleb berhasil menjadi suku Israel, bahkan menjadi pemimpin salah satu suku tersebut. Kaleb berhasil membuktikan bahwa Ia bisa mengubah kutuk yang telah diterima oleh nenek moyangnya Esau ( karena tidak menerima berkat kesulungan ) menjadi berkat.
Ini bukan perjalanan yang mudah, karena menjadi orang Israel bukanlah hal yang mudah pada masa itu. Isarel dikenal sebagai bangsa yang eksklusif yang merasa bahwa mereka adalah umat pilihan Allah. Sehingga orang-orang diluar mereka dianggap layak untuk dibinasakan, bukan kaum yang berarti. Tapi Kaleb dengan semua perjuangannya dengan didasari Kasih Karunia Tuhan bisa masuk ke dalam kaum perjanjian, menjadi bagian dari orang yang mewarisi janji Allah.
Pelajaran melalui Kehidupan Kaleb
1. Hidup adalah
perjuangan
Jangan
menyerah dengan kehidupan, berjuanglah terus. Allah menghargai orang-orang yang
berjuang!
l
Berjuang
untuk lulus sekolah
l
Berjuang
untuk pekerjaan
l
Berjuang
untuk sembuh
l Berjuang untuk hubungan, keluarga dll
2. Segalanya menjadi
mungkin bila bersama sama dengan Tuhan
Allah tidak menjanjikan perjalanan tanpa rintangan, tetapi Dia berjanji akan senantiasa menyertai kita. Allah berjanji bahwa bersama- sama dengan Allah, segala sesuatunya menjadi mungkin. Berjalan dalam rencana Tuhan adalah hal yang mustahil bila tidak melibatkan Allah. Kaleb rohnya menyala-nyala dalam mengikut Tuhan, bahkan melebihi kebanyakan orang Israel lainnya.
Di dalam dunia ini lebih banyak hal-hal yang bisa diubah dari pada yang tidak bisa di ubah. Mujizat Tuhan akan terjadi bagi mereka yang percaya dan bersungguh-sungguh hati bekerja keras.
3. Berjuanglah untuk
perkenanan Tuhan
Kaleb tidak berjuang untuk menjadi pemimpin kalaupun dia mendapatkannya. Kaleb tidak berjuang untuk menjadi terkenal kalaupun akhirnya Ia dikenal. Kaleb berjuang untuk perkenanan Tuhan. Yang dikejar adalah masuk menjadi kaum perjanjian. Yang dikejar adalah mengubah kutuk yang telah diterima nenek moyangnya dan menjadi berkat. Yang dikejarnya adalah perkenanan Tuhan. Dikemudian hari melalui keturunannya lahirlah Juruslamat dunia. Betapa mulianya hidup Kaleb.
Hari ini kita tidak berjuang mengejar anugerah. Oleh anugerah Allah melalui Yesus Kristus, kita menjadi umatNya, menjadi anak-anak perjanjian. Namun apa yang kita perjuangkan di zaman anugerah ini? Berjalan dalam rencana Tuhan, menggunakan semua kemampuan,kapasitas yang Tuhan berikan untuk memuliakan Tuhan. God Bless You
Comments
Post a Comment