WARTA MINGGU, 5 DESEMBER 2021
Dengan
peringatan natal tiba kembali, apa yang saudara akan lihat atau muncul di
sekitar kita? Pohon natal, sinterklas,
kado-kado dan segala hiasan atau pernak pernik natal dalam berbagai bentuk yang
biasanya didominasi dengan warna merah, hijau atau kuning. Sebetulnya, semua
hal ini tidak terasosiasi/ terhubung dengan kehadiran Yesus. Ini ada sekedar
untuk memeriahkan.
Hari
ini, firman mau mengajak kita mengerti sehingga menyadari dan mengalami hal
yang sesungguhnya terhubung dengan peristiwa natal. Ada satu hal yang terhubung
dengan natal, tetapi kurang ditekankan atau bahkan mungkin sudah dilupakan.
Natal terjadi karena mujizat. Bahkan bisa dikatakan hal yang terjadi di
peristiwa natal hanya terjadi karena mujizat.
1. Bukti
kesatuan peristiwa NATAL Dan Mujizat,
Yesus
hadir di muka bumi dengan menjelma menjadi sama dengan manusia makanya Ia harus
mengalami dikandung oleh seorang wanita. Tetapi karena ia tetap Allah walau
lahir sebagai manusia, Ia harus ada dikandungan
secara mujizat. Dan memang itu yang terjadi lihat di Lukas 1:28-35 .Hanya
mujizat Maria, seorang Wanita yang tetap perawan bisa mengandung dan melahirkan
Yesus.
Natal
sangat memiliki kesatuan dengan mujizat karena terjadinya natal/ kelahiran
Yesus secara akal manusia mustahil tapi bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Dengan mujizat Ia mengalahkan segala bentuk kemustahilan dan kalau kita
perhatikan rentetan peristiwa natal, yang tidak akan kita bahas mendalam,
sebetulnya peristiwa yang dialami gembala-gembala di padang, orang majus, Simeon,
nabi hana dsbnya penuh dengan perjumpaan Ilahi/ perjumpaan bersifat mujizat.
2.Mengapa
Tuhan Menghubungkan Natal Dan Mujizat?
Tujuan
kehadiranNya adalah untuk menggenapi rancangan penyelamatanNYA atas umat
manusia. Rancangan keselamatan ini dibuat karena Tuhan mengetahui bahwa manusia
mustahil untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Melalui intervensiNya, Tuhan membuat manusia bisa mengalahkan kemustahilan
atau mengalami mujizat yang diperlukan dan menerima keselamatan yang Tuhan
sediakan.
Alasan
lain yang tidak kalah penting dalam Tuhan menghubungkan natal dengan mujizat,
karena dalam kehidupan manusia dari waktu kewaktu kita akan mehghadapi
kemustahilan. Ada kebiasaan buruk, penyakit, persoalan dan sebagainya yang
secara akal manusia mustahil hanya mujizat Tuhan yang membuat manusia
keluar dari kemustahilan dan Tuhan dengan sukacita menyediakanNya.
3.
Dua hal yang kita pelajari dari terjadinya
mujizat di peristiwa natal.
Pertama,
mujizat nyata karena Tuhan hadir. Karena, Yesus, sang pencipta mujizat,
hadir maka mujizat menjadi nyata. kalau saudara belum alami mujizat padahal
saudara membutuhkan mujizat , mari kita uji diri kita. Uji apakah dalam
persoalan kita sekalipun kita berdoa kepada Tuhan, yang kita rindukan adalah kehadiran
Tuhan nyata atau kehadiran sang pendeta/ orang2 tertentu yang sebetulnya cuma
dipakai Tuhan lewat doanya untuk membuat orang mengalami mujizat. Tuhan memakai
manusia tapi Dialah yang membuat mujizat.
Kedua,
Mujizat diterima karena Kita rindu atau haus . Maria, para Gembala ,orang
majus dan orang lainnya yang terlibat di natal haus atau rindu mengalami apa
yang mereka terima dikehadiran Yesus pertama kalinya di dunia. Apa Ciri utama orang yang haus mujizat? Menjadi seperti orang yang remuk dan rendah
hati yaitu orang yang menyadari kelemahannya dan kebutuhannya akan Tuhan
Yesaya 57:15 Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk
Comments
Post a Comment