WARTA MINGGU, 17 OKTOBER 2021

Menjadi Saksi adalah pola hidup yang tidak biasa karena bertentangan dengan cara hidup manusia pada umumnya. Apabila pada umumnya dunia mengajarkan balas kejahatan dengan kejahatan, hidup untuk kepentingan diri sendiri dan selalu ingin tahu waktu dan masa, hidup Bersama Kristus bersifat sebaliknya dari cara hidup dunia. Hidup yang berbeda ini adalah hidup sebagai saksi Kristus. Menjadi saksi membuat kita menghidupi misi Tuhan, selalu mau memberikan yang terbaik dalam kehidupan dan membuat kita semakin mengalami kasih Kristus.

Menjadi saksi tentunya terkesan asing dan sulit bagi kebanyakan orang, tetapi sesungguhnya, ini adalah misi Tuhan bagi semua orang percaya. Matius 28:19-20 mengatakan:

28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Dalam Bahasa inggris ini disebut sebagai Great COMMISSION yang berarti misi Bersama Tuhan dengan umat-Nya. Hidup dalam misi Tuhan bukan berarti hidup kita tanpa tujuan duniawi, seperti karir yang lebih baik, keluarga yang hidup benar, atau tabungan hari tua. Semua pencapaian hidup dan berkat Tuhan dipercayakan oleh Tuhan supaya kita menjadi saksi Kristus yang lebih baik. Hidup dengan misi Tuhan ini adalah hidup yang terbaik, karena kita jadi jelas apa yang terpenting dalam hidup.

Kemudian, sebagai saksi Tuhan yang mengerti misi-Nya, kita pasti memberikan yang terbaik dalam kehidupan kita. Matius 22 berkata

22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Kasih dalam Bahasa aslinya agapao, adalah kasih totalitas, kasih loyal, kasih Tuhan kepada manusia dan kasih manusia kepada Tuhan. Kasih kepada Tuhan inilah yang membuat kita memberikan yang terbaik dalam keluarga, pekerjaan, sekolah dan sebagainya, karena mengasihi Tuhan adalah memberikan segalanya bagi Tuhan, seperti Kolose 3:23 mengatakan, “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”.

Mengasihi adalah memberikan yang terbaik dalam segala hal seperti untuk Tuhan. Cara hidup seperti ini membuat saksi Kristus hidupnya maju, karena mereka memberi yang terbaik bukan hanya demi lebih kaya atau lebih sukses, tapi karena mengasihi Tuhan.

Semakin seseorang mengasihi Tuhan, dia juga semakin mengalami kasih Tuhan. 1 Yohanes 4:19 mengatakan

“Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita”.

Seperti kita katakan di awal, menjadi saksi adalah hidup yang bertentangan dengan cara hidup dunia, karena itu hanya kasih Tuhan yang memampukan hidup sebagai saksi-Nya. Kasih-Nya ini perlu kita alami setiap hari lewat doa, membaca Firman dan membagikan Firman dalam komunitas. Seperti di Matius 28:20 dikatakan,

Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Semakin kita berjalan dalam misi Tuhan sebagai saksi Kristus, semakin kita alami penyertaan Tuhan dalam hidup ini. Kita tidak perlu mencari-cari lagi kasih-Nya ketika dalam misi-Nya, karena kasih-Nya pasti kita alami di dalam misi-Nya.

Semua orang percaya dipanggil menjadi saksi Tuhan. Menjadi saksi membuat kita menghidupi misi Tuhan, selalu mau memberikan yang terbaik dalam kehidupan dan membuat kita semakin mengalami kasih Kristus. Ketika kita mengaplikasikan ini dalam hidup, kita pasti akan memiliki hidup yang lebih bermakna, lebih fokus dan lebih damai.













Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025