WARTA MINGGU, 03 OKTOBER 2021

 WARTA MINGGU, 03 OKTOBER 2021

ROMA 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

  Bila saudara sudah cukup lama menjadi orang percaya, ayat diatas pasti cukup dikenal oleh saudara. Ayat ini berisikan janji Tuhan yang luar biasa yang pasti kita semua rindu untuk alami. Dan, memang sudah banyak yang memberikan kesaksian tentang kegenapan janji Tuhan ini. Mereka mengalami bagaimana Tuhan bekerja atau melakukan tindakan-tindakan aktif untuk memastikan apapun yang sedang kita alami, kita menerima kebaikan yang Tuhan sudah persiapkan. Kita bisa mengatakan, sesuai dengan tema renungan firman ini, orang tersebut mengalami “dilawat Tuhan”. Tetapi ada juga yang tidak mengalami janji Tuhan ini, atau seperti mengalami “dilewat Tuhan” dan sebagai akibatnya menjadi kecewa sama Tuhan. Tentunya ada sebabnya mengapa seseorang mengalami kegenapan janji ini yang perlu kita mengerti. Apakah itu?

  Yang pertama adalah janji ini diberikan kepada mereka yang mengasihi Dia. Apakah kita mengasihi Tuhan? Kita boleh sudah menjadi percaya tetapi belum /tidak mengasihi Tuhan. Ingat, kita bisa setia beribadah dan berdoa kepada Tuhan Yesus tetapi kita lakukan karena kita ingin mendapatkan pertolonganNya bukan karena mengenal siapa Dia dan mengasihiNya. Atau, kita bisa mengatakan mengasihi Tuhan, masih aktif ibadah dan melayani,  tetapi kondisi kasihnya kepada Tuhan sudah tidak  seperti kasih yang semula. Tuhan menegaskan kita sedang mengalami kejatuhan yang sangat dalam Ketika kita kehilangan kasih yang mula2 (wahyu 2:4-5) Bagaimana kasihmu kepada Tuhan  hari ini? Apakah masih tetap terpelihara seperti kasih mula-mula?

  Yang kedua adalah janji ini diberikan kepada orang yang tau kebenaran tentang pengharapan dalam Tuhan. Kalimat pembuka ayat ini “kita tahu sekarang” ini berhubungan dengan perkataan firman yang ada di ayat-ayat sebelumnya. Dan kalau kita perhatikan di ayat sebelumnya diingatkan janji pengharapan akan kemerdekaan dari dosa yang memperbudak kita dan keberadaan kita sebagai anak dari Bapa Sorgawi yang mengasihi kita. Bagaimana pengertianmu  pengharapan ini? apakah sedang menjadi semakin dimengerti sehingga semakin teguh dalam iman kepada Tuhan?

  Kalau saudara mengasihi Tuhan dan terus bertumbuh dalam mengerti pengharapan dalam Tuhan, janji ini pasti saudara akan mengalami kegenapannya. Karena itu, pastikan kasih kita seperti kasih yang mula-mula dan pengenalan kita akan kebenaran tentang pengharapan terus bertumbuh. Kalau saudara menyadari kasih saudara belum benar dan pengharapan saudara tidak  teguh, bangunlah dari sekarang. Kita harus membangun dan terus memelihara kasih dan pengharapan kita lewat kebenaran firman seperti yang dicontohi oleh gereja mula2. Contohlah bagaimana mereka bertumbuh dalam Tuhan dan bisa menghadapi hal-hal yang sulit dan melihat kebaikan Tuhan selalu ada. Apa yang mereka lakukan?

  Mereka menekuni dalam keseharian kebenaran firman dalam persekutuan (kisah 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan; 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari).  Mengasihi Tuhan  dan semakin kuat berpegang teguh dalam pengharapanNya adalah bertumbuh kuat dalam firman setiap hari dan dalam persekutuan/ bersama dengan saudara seiman. Tuhan tidak merancang untuk kita dapat bertumbuh sendirian. Jadi bila kita tidak bersama menekuni firman pasti saudara tidak bertumbuh dengan baik! Rindu dilawat Tuhan bukan dilewat Tuhan? BERTUMBUH DENGAN MENEKUNI BERSAMA FIRMAN DALAM KESEHARIAN HIDUP!















Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025