WARTA 5 SEPTEMBER
WARTA MINGGU, 5 SEPTEMBER 2021
"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.” Matius 10:16
Ayat firman diatas pasti merupakan ayat yang sangat dikenal oleh banyak kita. Ayat ini mau mengingatkan kepada kita tentang keberadaan kita sebagai murid kristus yang dipanggil untuk menjadi saksiNya dimanapun kita berada.
Menjadi saksiNya dimanapun
di dunia ini, sering seperti berada di tengah-tengah serigala- binatang yang
buas dan ganas. Kita berada di tengah dunia yang masih penuh kejahatan dan
hal-hal yang menakutkan yang mau menghancurkan kita. Sayangnya, keganasan
“serigala” lumayan berhasil dalam kehidupan orang percaya, dan kemungkinan
besar termasuk kita. Apa yang menjadi buktinya?
Lihatlah, berapa banyak orang percaya yang hidup dalam ketakutan karena situasi-situasi yang menakutkan yang terjadi disekitar kita. Lihatlah, berapa banyak orang percaya yang bertindak salah karena mendengarkan keganasan dari berita- berita bohong. Lihatlah berapa banyak orang Kristen yang tidak berani bersaksi karena takut dengan mendengar tindakan sekelompok tertentu yang menyebarkan ancaman-ancaman.
Oleh karena itu
kita harus seperti domba ditengah serigala yaitu mengalami kehidupan kemenangan
atas kekejaman kejahatan. Bagaimana caranya?
Ayat
ini menjelaskan, kita harus hidup seperti KAWANAN DOMBA YANG DIPIMPIN DAN
DILINDUNGI SANG GEMBALA. Ini maksud Tuhan dalam memakai ilustrasi tersebut.
Kita seperti domba, binatang yang lemah, kalau kita berjalan sendirian kita pasti
akan mudah dihancurkan dengan kejahatan yang ada di dunia yang seperti
serigala. Tetapi domba yang bergerak dalam kawanan yang dipimpin dan
dilindungi sang gembala pasti (bukan mungkin) berkemenangan, apapun
kejahatan yang menyerang kita.
Orang percaya harus ‘SEPERTI DOMBA’ yang menang karena ‘TINGGAL dalam KAWANAN’ kita tidak akan pernah bisa bertumbuh dan menjadi kuat dalam iman sendirian. Kita harus tinggal dalam kawanan. Itulah sebabnya Tuhan memerintahkan kita untuk tidak menjauhi persekutuan (Ibrani 10:25). Ia juga memerintahkan untuk melakukan “saling” lebih dari 50 x di firman Tuhan.
Tuhan juga memerintahkan Paulus untuk
mencatat bagaimana dari orang yang paling berdosa ( 1 Timotius 1:15) menjadi
orang yang paling berdampak di perjanjian baru. Paulus tinggal dalam kawanan (
Roma 16- catatan terimakasihnya kepada banyak orang)
Orang percaya harus ‘SEPERTI DOMBA’ yang menang karena ‘DIPIMPIN DAN DILINDUNGI SANG GEMBALA’. (Mazmur 23). Dalam pimpinan sang gembala pasti tidak akan berkekurangan (ayat 1). Sang Gembala akan menuntun kepada kebenaran firman kehidupan ( ayat 2- Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang) .
Sang Gembala akan menyegarkan jiwa ketika
mengalami tekanan dan ketakutan serta terus menuntun dalam jalan kebenaran
(ayat 3) dan memberikan penghiburan yang berasal dariNya (ayat 4). Dan, yang
tidak kalah penting, sang Gembala terus memelihara dengan kebijakanNya, siap
menyatakan kemurahanNya apapun yang menjadi kegagalan dan menikmati
kehadiranNya dalam setiap keadaan (ayat 5-6)
Kita
tidak bisa menghindar dari kejahatan dan kekejamannya selama masih hidup dalam dunia
yang berdosa. Tetapi, kita pasti bisa berkemenangan dari kejahatan, dan bahkan
menjadi saksiNya dimanapun kita berada. Bagaimana caranya? jadilah
KAWANAN DOMBA YANG DIPIMPIN DAN DILINDUNGI SANG GEMBALA dalam menjalani
kehidupan didunia/ penuh serigala.









Comments
Post a Comment