WARTA MINGGU, 4 OKTOBER 2020

Mazmur 133 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! 2 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. 3 Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Ayat di atas SEBETULNYA dimulai dengan kata “behold” dalam inggrisnya atau “sungguh” dalam Bahasa Indonesianya. Kata ini mempunyai arti “lihatlah” yang merupakan suatu ajakan untuk “berhenti sebentar dari sesuatu yang sedang kita lakukan untuk melihat/ memperhatikan”. Ajakan ini biasanya diberikan karena ada sesuatu, contoh sebuah pemandangan, yang “jarang/ langka terlihat”. Kalau memakai Bahasa singkat dan gaul kita bisa mengatakan ada sesuatu yang “WOW”. Dan, memang ini yang Tuhan mau kita melihat apa yang ia SUDAH SEDIAKAN dalam persekutuan yang kita bisa miliki dalam persaudaraan seiman.

 Tuhan mengatakan bahwa persekutuan itu adalah alangkah baiknya dan indahnya. Pemakaian kata “baik” dan “menyenangkan” (terjemahan yang lebih tepat dari kata “indah”), karena Tuhan mau menekankan ini bukan hanya indah untuk dilihat, tetapi menyenangkan untuk dirasakan. seseorang pernah menulis-“Tidak banyak hal yang baik sekaligus menyenangkan” .Dalam kebersamaan yang disebut PERSEKUTUAN, kita mendapatkan keduanya: baik dan menyenangkan!” Sekali lagi, PERSEKUTUAN memang WOW!

Ada 2 illustrasi yang dipakai untuk menggambarkan “baik dan menyenangkan”. pertama, Seperti minyak yang baik (BERHARGA) di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya (ay.2). Minyak urapan yang mahal/ berharga menyebarkan keharuman yang luar biasa menyenangkan karena dibuat dari bahan khusus. Minyak ini hanya untuk imam- gereja adalah persekutuan yang IMAMAT RAJANI ( 1 Petrus 2:9) Minyak ini terus mengalir/ meleleh karena  adanya kelimpahan yang Tuhan sendiri sediakan.

Kehadiran Roh kudus (minyak sering menjadi lambang dari Roh Kudus) membuat persekutuan menjadi hal yang mendatangkan sukacita seperti gereja mula2- “… mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan .” (kisah 2:47) jadi sedehananya, PERSEKUTUAN memang WOW, karena persekutuan akan mengalami Roh Kudus, sebagai penolong yang selalu ada, memampukan semua yang terlibat dalam persekutuan saling melengkapi dengan karunia yang ada sehingga menumbuhkan. Saat yang bersama,  Roh Kudus membantu hubungan boleh saling memulihkan ketika perbedaan muncul dan konflik.

Illustrasi kedua adalah Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion” (ay 3) embun yang berasal dari salju di hermon yang mencair menjadi sumber air yang pasti buat sungai Yordan. Kebutuhan air, yang merupakan salah satu kebutuhan utama manusia senantiasa tercukupi. PERSEKUTUAN itu WOW, karena ini akan berdampak dalam kecukupan dalam segala kebutuhan manusia. Tuhan menegaskan persekutuan adalah tempat dimana  “TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya”

Bagaimanakah membangun PERSEKUTUAN yang WOW itu? diam bersama dengan rukun! (ay 1) 

DIAM BERSAMA- ADA KEPUTUSAN untuk “tinggal” bersama dalam persekutuan/ gereja lokal dimana Tuhan tuntun untuk tempatkan kita. Mau memberi waktu dan bekerjasama dengan Tuhan dalam membentuk persekutuan Tuhan tidak bisa bekerja dalam hati yang tidak mau bekerjasama.

DENGAN RUKUN- kerukunan yang Tuhan mau seperti tubuh- menyadari ada perbedaan dan digunakan untuk saling melengkapi supaya bisa bergerak/ bertumbuh bersama. Persekutuan kita menjadi WOW  kalau kita mau memberi waktu untuk bersama saling membangun dan melengkapi sesuai dengan karunia yang Tuhan berikan!

 











Comments