WARTA MINGGU, 13 SEPTEMBER 2020
Jadwal
pembacaan ABBA kita hari Jumat kemarin sampai di Ulangan pasal 31. Pasal ini merupakan penutup dari kotbah
panjang Sang Kakek Musa, sebagaimana yang dicatat di sepanjang kitab
Ulangan.
Ini
adalah detik-detik perpisahan antara Musa dengan umat Israel untuk selama-lamanya. Sebentar lagi Musa akan naik ke Gunung Nebo,
dan umat Israel akan menyeberangi Sungai Yordan untuk masuk ke Tanah Kanaan di
bawah kepemimpinan yang baru, Yosua.
Musa
menyadari bahwa meninggalkan bangsa Israel di saat mereka akan menghadapi
tantangan musuh yang sangat berat di depan mereka dapat membuat mereka gentar
dan kebingungan. Tapi inilah nasihat
Musa:
_Ul 31:8 Sebab TUHAN, (1) Dia sendiri akan berjalan di depanmu, (2) Dia sendiri akan menyertai engkau, (3) Dia tidak akan membiarkan engkau dan (4) tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah
patah hati."_
Musa
ingin bangsa Israel ingat bahwa pemimpin mereka yang sebenarnya adalah YHWH
bukan dirinya. Untuk itu Musa menyemangati mereka untuk jangan takut dan jangan
patah hati sebab Allah YHWH akan melakukan 4 hal ini (lih. ay 8 di atas).
(1). Allah sendiri akan berjalan di depanmu.
Musa
ingin mengatakan kepada orang Israel, “Jangan
takut, sebab… YHWH ADALAH PEMIMPINMU”.
Dia
yang akan menunjukkan jalan ke mana engkau pergi. Dia adalah Panglima perang
yang berada di depanmu.
(2). Allah sendiri akan menyertai engkau.
Maksudnya, “Jangan takut, sebab… YHWH ADALAH ALLAH
YANG MENOPANGMU”.
Allah bukan saja berada di depan, tapi Ia ada di sampingmu. Kalian akan berperang tapi Ia akan menolong dan menguatkan tanganmu dalam peperangan.
(3).
Allah tidak akan membiarkan engkau.
Maksudnya,
“Jangan takut, sebab… DIA ADALAH ALLAH
YANG PEDULI”
Di
saat kalian kebingungan atau terluka, Dia tidak akan membiarkan kalian menanggungnya
sendiri.
(4).
Allah tidak akan meninggalkan engkau
Musa
ingin mengatakan, “Jangan takut, sebab…
DIA ADALAH ALLAH YANG SETIA”.
Sekalipun
kalian mungkin gagal, Allah akan tetap setia.
Keempat jaminan perlindungan di atas ini mirip seperti yang dilakukan oleh seorang gembala terhadap domba-dombanya.
> Aplikasi :
Sama
seperti bangsa Israel, dalam hidup ini kita sering mengalami
goncangan-goncangan akibat perubahan yang terjadi. Hal mana yang bisa membuat kita menjadi
bingung dan gentar. Contohnya seperti
perubahan karena Covid, karena orang tua meninggal, karena di-PHK, memasuki masa
pensiun, ditinggal pemimpin, dsb.
Biarlah ayat di atas menguatkan kita bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang akan memimpin, menyertai, peduli, dan setia.











Comments
Post a Comment