WARTA MINGGU, 26 APRIL 2020
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan
muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang
adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam
kemuliaan yang semakin besar.
2 Korintus 3 : 18
Wabah covid 19 yang terjadi secara global memaksa kita untuk
mengalami perubahan. Kita harus melakukan Social Distancing ( menjaga jarak )
dalam berhubungan dengan orang lain. Kita harus tinggal di rumah, menjauhkan
kerumunan supaya ada pemutusan penyebaran virus tersebut. Bekerja di rumah,
beribadah di rumah, tidak dapat bertamu dsb. Orang-orang yang biasa setiap
minggu berjalan jalan ke mall tidak lagi dapat melakukannya. Bahkan kita mudah mencurigai seseorang ketika
orang tersebut batuk atau bersin. Hal hal tersebut membuat perubahan besar
dalam kita bersikap dan bersosial dengan orang lain. Tetapi perubahan tersebut
harus kita lakukan demi kebaikan Bersama.
Dalam Perjanjian Lama Ketika Tuhan bertemu dengan Musa, muka Musa
bercahaya sehingga Musa sendiri harus menyelubungi mukanya supaya orang yang
melihatnya tidak mati. Tetapi puji Tuhan, oleh karena Yesus Tuhan saat ini kita
mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak berselubung. Sehingga kemuliaan Tuhan
dalam kehidupan kita bisa dilihat orang lain, dan menyebabkan orang lain
mengalami kemuliaan Tuhan juga. Bahkan kemuliaanNya itu mengubahkan kita
menjadi serupa dengan Dia. Artinya Tuhan ingin membawa kita ke dalam perubahan
yang terus menerus dalam hidup kita, supaya bisa menjadi berkat bagi orang
lain.
Bagaimana sikap kita dalam
perubahan yang Tuhan kerjakan
1. Bersiap mengalami perubahan
Banyak orang
tidak siap mengalami perubahan, mereka lebih suka tinggal dalam zona nyaman
mereka. Perubahan selalu membuat kita merasa tidak enak, karena bukan sesuatu
yang biasa terjadi dalam hidup kita.
Ketidak siapan kita mengalami perubahan membuat kita sering komplain
terhadap perubahan yang terjadi disekitar kita. Kita menjadi tidak tahu apa
yang harus kita lakukan ketika perubahan itu terjadi. Biasanya orang seperti
ini tetap hidup di masa lalunya. Kebanggaannya ada keberhasilan keberhasilan di
masa lalu. Saat ini dalam kondisi yang kita alami mari kita siap bahwa Tuhan
sedang membawa kita dalam perubahan. Kita tidak tahu seperti apa Tuhan mau
membawa kita, tetapi bersiaplah dalam perubahan
2. Setuju dengan Tuhan dalam perubahan
Saat perubahan
datang kita perlu setuju dengan Tuhan dan mengijinkan Tuhan menggunakan segala
caraNya untuk mengubah kita. Tentunya tidak semua menyenangkan hidup kita,
sebab Tuhan bisa mengijinkan atau memakai pencobaan untuk mengubah kehidupan
kita atau cara berpikir kita. Setuju dengan Tuhan artinya tetap bersyukur atas
semua hal yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita dan menemukan maksud
Tuhan dibalik semua peristiwa yang terjadi.
3. Respon terhadap perubahan
Respon terhadap perubahan menentukan
perubahan itu sendiri. Jika kita memiliki respon yang benar terhadap perubahan
maka kita akan menjadi lebih baik. Tetapi sebaliknya respon yang salah akan
membuat perubahan tidak terjadi atau justru mengalami kemunduran. Firman Tuhan
yang kita dengar menolong kita untuk berubah, namun respon yang salah membuat
seseorang enggan untuk berubah. Ada orang yang enggan keluar dari rasa sakit
hati da membiarkan rasa sakit hati itu tinggal terus didalam dirinya. Ada orang
yang enggan keluar dari karakter yang buruk, padahal dia tahu bahwa karakter
itu membunuhnya. Penting sekali untuk kita meresponi perubahan yang Tuhan
kerjakan dengan cara yang benar
Saat
ini dalam kondisi seperti ini, mari kita bersikap benar terhadap perubahan yang
Tuhan kerjakan. Sekalipun saudara harus beribadah di rumah, lakukanlah dengan
sungguh hati. Latihlah tubuh kita untuk tetap beribadah kepada Tuhan. Jika
saudara harus bekerja di rumah, lakukan dengan sungguh – sungguh seperti di
kantor atau di tempat saudara bekerja. Berilah yang terbaik yang bisa saudara
berikan. Dalam berkomunitas sekalipun kita tidak bisa berkumpul, kasihilah
saudara dengan sungguh hati. Berbagilah kebaikan-kebaikan Tuhan kepada mereka.
Melalui semua ini mari kita melihat
Tuhan akan mebawa kita kepada kemuliaan yang lebih besar lagi. Amin











Comments
Post a Comment