WARTA MINGGU, 12 APRIL 2020


Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu
apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena
dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa
Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.
I Korintus 15: 3, 4
Dampak dari adanya pandemi covit 19 ini membuat banyak hal
terganggu, mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, kegiatan keagamaan,dan lain-lain.
Masker, handsanitizer, cairan disenfektan, alat pelindung diri menjadi mahal
dan sulit ditemukan. Namun demikian ada juga dampak positifnya contoh : orang
mulai sadar dengan hidup bersih, memiliki banyak waktu dengan keluarga, banyak
yang mulai sungguh sungguh berdoa dan yakin akan pengenapan Firman Tuhan dan sebagainya.
Begitu juga kisah tentang Kebangkitan Yesus di Alkitab memberikan dampak yang
besar baik bagi murid-muridNya yang hidup pada zaman itu, maupun orang percaya
pada saat ini.
Kuasa
Iblis dan maut dikalahkan.
1 Korintus
15:55- 57 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah
sengatmu?" Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi
syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus
Kristus, Tuhan kita.
Murid-murid
diubahkan atau mengalami pembaharuan hidup.
Kebangkitan memberikan perubahan besar dalam kehidupan
murid-murid. Kebangkitan Yesus membawa kembali murid-murid pada panggilan yang
Yesus tetapkan. Dan mereka dengan penuh keberanian memberitakan Injil. Sebagian
besar dari murid-murid Yesus harus mengalami mati syahid/ menjadi martir.
Mereka berkotbah dengan berani dan penuh dengan kuasa Allah ( KPR 5 : 28 – 29
). Murid-murid dan orang percaya punya pengalaman baru, kisah yang
baru/kesaksian-kesaksian yang baru untuk di sampaikan kesesama yaitu tentang
injil kerajaan surga.
Dampak yang besar itu memberi makna bagi kita yang hidup di
hari ini, yaitu :
Filipi 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa
kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi
serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
Tidak ada kebangkitan tanpa kematian, tidak ada kematian
tanpa Salib ( penderitaan ). Artinya peristiwa Salib menyebabkan kita melihat
kuasa kebangkitan Yesus.
1.
Dia menjadikan kita manusia baru ( Kolose 3 : 1,
9, 10 )
Manusia baru adalah
manusia rohani yang alamiah, manusia alamiah yang rohani. Manusia baru adalah
manusia yang diperintah dari dalam, bukan dari situasi dan kondisi yang terjadi
di luar. Semua keputusan-keputusan hidupnya diperintah oleh Roh Allah yang ada
didalam dirinya.
2.
Dia memberikan kemenangan
Kebangkitanya memberikan kita
kemenangan,
· Pertama kemenangan dari dosa. Kita tidak
diperhamba lagi oleh dosa. Dosa tidak lagi berkuasa atas hidup kita. Kita bisa
berkata “tidak” terhadap dosa.( Roma 6: 9 – 11)
· Yang kedua adalah kemenangan dari ketakutan.
ketakutan dan iman adalah 2 hal yang sama tapi bertolak belakang. Iman adalah
kepercayaan pada sesuatu yang benar, yang positif, sedang kan ketakutan adalah
kepercayaan pada hal hal yang negatif.
Ketakutan sering kali menyebabkan kita membuat keputusan keputusan yang
pendek dan salah. Tuhan membebaskan kita dari ketakutan ketakutan : takut
menghadapi gagal, takut tidak memiliki
masa depan, takut membangun hubungan karena trauma masa lalu dsb. ( 1 Petrus 1:
3)
3.
Dia memberikan kuasaNya ( yaitu Roh Kudus )
untuk kita. Efesus 1: 19,20
Kuasa yang sama yang membangkitan
Yesus dari antara orang mati diberikan di dalam kita. Sehingga dengan kuasa
yang sama kita melayani Dia. Kuasa itu memberikan kepada kita :
·
Keberanian menderita untuk Tuhan
·
Kekuatan untuk mengasihi
·
Karunia untuk melayani








Comments
Post a Comment