WARTA MINGGU, 29 MARET 2020


Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. 2 Timotius 1:7

Semua kita setuju bahwa menang adalah hal yang menyenangkan dan didambakan, walaupun dalam kompetisi seperti olahraga ada kalanya kemenangan tidak dapat diraih. Namun, ada kemenangan yang kita harus capai. Mengapa? Karena pilihannya menang atau hancur. Contohnya ketakutan, ketakutan itu beda dengan rasa takut. Rasa takut ini normal buat kita, karena sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan, kekurangan dan kelemahan. Tetapi, rasa takut bisa berkembang menjadi ketakutan yang “merusak” dan membinasakan. Karena itu jangan biarkan ketakutan menguasai kita. 

Dalam ayat firman yang kita baca, kita bisa menemukan bagaimana caranya mengalahkan ketakutan. Tuhan mengatakan bahwa melalui RohNya, Ia membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.  Mengapa tuhan mau bangkitkan 3 hal ini yang akan membuat kita bisa menang atas ketakutan?

Pertama, Tuhan mau kita mengalami bangkit dalam kekuatanNya karena kekuatan manusia terbatas. Bahkan bila diandalkan bisa mendatangkan kutuk (Yeremia 17:5-6) 

Bagaimanakah mengalami bangkit dalam kekuatan Tuhan? Sadari bahwa itu sudah Tuhan karuniakan/ berikan ketika kita menerimaNya sebagai Tuhan dan juruselamat kita - Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.  (2 timotius 2:1) Namun, kasih karunia yang Tuhan berikan harus diresponi dengan tindakan. Tindakan yang kuat yang mengalahkan ketakutan adalah tindakan yang berdasarkan firman.  sebab firman Allah hidup dan kuat (Ibrani 4:12a). Bacalah dan renungkanlah firman setiap hari sehingga kita melihat kekuatan Tuhan semakin nyata.


Kedua ialah bangkit dalam kasih Tuhan. Firman mengatakan,” Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;...” (I Yohanes 4:18) Ketika kita berjalan bersama orang yang mengasihi kita, walaupun dia tidak sempurna, kita bisa tidak takut. Apalagi kalau kita berjalan bersama dengan Tuhan yang sangat mengasihi kita dan berjanji tetap setia bahkan disaat kita tidak setia. Tentunya, Ia tetap setia menyertai kita di saat tidak setia bukan karena  kompromi dengan ketidak setiaan kita. Tetapi Ia setia menyertai untuk terus memanggil kita untuk kembali kepada jalan kebenaran.

Bagaimana kita bangkit dalam kasih Tuhan? Kita harus membangun hubungan kasih dengan Allah. Banyak kita sering membuat hubungan kasih dengan Tuhan yang “bertepuk sebelah tangan”. Caranya membangun hubungan kasih dengan Tuhan adalah menuruti perintah2-Nya. (Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat- I Yohanes  5:3)

PerintahNya tidak berat artinya kita akan mampu melakukan karena Tuhan memampukan bila kita mau. Selain itu, perintahnya tepat, mendatangkan kesukaan,dan murni (Mazmur  19:9) Perintahnya sekalipun secara daging tidak menyenangkan tetapi pasti ujungnya mendatangkan kebahagiaan (Mazmur  112:1). Dan yang tidak kalan penting, kita tidak akan dipermalukan tapi dipermuliakan karena mentaati perintahNya (Mazmur  119:6) 

Ketiga, Bangkit dalam Ketertiban Tuhan. Biasanya, ketakutan muncul karena ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana seharusnya atau tidak tertib. Karena itu, hal seperti ini dibereskan. Apakah ketidak tertiban yang perlu dibereskan dalam hidup kita dari waktu ke waktu? Dosa yang belum diakui dan disertai tindakan bertobat. Luka atau trauma yang belum dipulihkan bahkan coba dipendam. Kebiasaan buruk yang perlu dirubahkan.  

Tuhan tidak mau kita dikuasai ketakutan. Bangkitlah dalam kekuatan Tuhan yang memampukan saudara menghadapi ketakutan kita. Bangkitlah dalam kasih Tuhan dengab mentaati petunjuk2-Nya yang  kita butuhkan. Dan, yang tidak kalah penting bangkitlah dalam ketertiban Tuhan dengan mengalami pemulihan dari hal-hal yang tidak tertib di hidup kita dan menyebabkan ketakutan. Saudara pasti menang atas ketakutan!!!  





Jika tidak ada perubahan masa untuk social distancing dari pemerintah, maka :















Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025