WARTA MINGGU, 1 MARET 2020






Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya. …sedang sakit keras dan hampir mati 3 Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan hambanya Lukas 7:2-3

Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, 2 dan juga beberapa orang perempuan …, yaitu Maria yang disebut Magdalena  …, 3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka. Lukas 8:1-3

Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. 19 Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus. 20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." Lukas 5:18-20

Tahun ini, Tuhan menuntun kita untuk kembali ke hal dasar yang belum kita lakukan dengan baik yaitu gaya hidup murid. Makanya, tahun ini tema kita “MEMBANGUN GAYA HIDUP MURID- SUKA FIRMAN, SUKA BERSEKUTU, SUKA BERSAKSI” mengapa gaya hidup murid? Karena tanpa menjadi murid yang dibuktikan dengan Gaya Hidup yang dijalani, kita pasti tidak akan bertumbuh dengan baik. Dan mengapa dimulai dengan kata”membangun”? Karena gaya hidup murid itu tidak terjadi begitu saja, perlu dibangun untuk menjadi kesukaan.
Minggu pertama bulan februari kita sudah mulai membangun SUKA FIRMAN dengan mulai membaca firman secara teratur 2 pasal sehari dimulai dari kitab yang ada di Perjanjian Baru. Tetapi, untuk yang bisa membaca lebih dari 2 pasal , dapat menambahnya dengan dari kitab di Perjanjian Lama.  Kita membangun dengan Gerakan yang kita sebut ABBA- Ayo Bersama Baca Alkitab. Mengapa kita lakukan bersama? Karena Tuhan sudah merancang kita untuk bertumbuh bersama. Dengan kita membaca bersama maka kita pasti akan bertumbuh dengan baik sebagaimana Tuhan rancangkan.  

Berhubungan dengan kebersamaan ini, memang ini sesuai dengan kesukaan kedua dari murid yaitu SUKA BERSEKUTU. Bukan kebetulan dalam pembacaan bersama kita di kitab Lukas ada  beberapa kejadian yang menunjukkan pentingnya kebersamaan. Yesus sendiripun menunjukkan pentingnya kebersamaan. Kelancaran pelayananNya tidak lepas dari orang-orang yang mau melayani bersama dengan dia, termasuk para wanita yang bukan saja mengurusi keperluan logistik tetapi mengeluarkannya dari saku mereka pribadi.

 Di dua contoh lain yaitu hamba seorang perwira yang sembuh karena kepedulian dan iman dari tuaNnya. Selain itu, orang lumpuh mengalami mujizat karena Tuhan melihat iman dari temannya dan inilah yang menjadi inspirasi dari tema firman hari ini- MUJIZAT TUHAN JUGA DINYATAKAN MELALUI SESAMA. Pastikan kita bertumbuh bersama dan ini dimulai dengan membangun kebersamaan. Membaca alkitab  bersama menjadi sarana pertama kita membangun kebersamaan. Bergabung dalam KOMID- Komunitas Murid untuk mentaati perintah melakukan “saling” adalah hal yang yang kedua yang kita bisa lakukan. Ingat ada lebih dari 50x perintah untuk melakukan saling. Saudara tidak bisa mentaatinya dengan baik kecuali dalam komunitas!

MARI BANGUN GAYA HIDUP MURID YANG SUKA FIRMAN, SUKA BERSEKUTU DAN SUKA BERSAKSI











 


GOD BLESS AND SEE YOU NEXT WEEK

Comments

Popular posts from this blog

Warta Minggu, 10 Mei 2026

Warta Minggu, 02 November 2025