WARTA MINGGU, 9 FEBRUARI 2020
Berbahagialah
orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan
Matius 5:6
Kepuasan adalah salah satu hal yang dibutuhkan manusia
dalam hidup. Itulah sebabnya, kalau saudara memperhatikan yang terjadi di
sekitar dunia usaha yang maju kata “kepuasan” ini menjadi indikator. Mereka
memikirkan bagaimana bisa memberi kepuasan pada pelanggan. Sekolah yang
bertaraf internasional berusaha memberikan kepuasan kepada siswanya. Kepuasan
bukan cuma dicari dalam hubungan dengan produk, tetapi kepuasan juga dicari
oleh pasangan yang menikah dalam pernikahan mereka. Karyawan juga mencari
kepuasan dalam pekerjaan mereka, bahkan dalam beribadah pun kepuasan untuk
mengalami persekutuan dengan Tuhan dan saudara seiman juga dirindukan. Semua
ini karena manusia membutuhkan kepuasan dalam kehidupan.
Bicara mengenai kepuasan, Tuhan juga mengetahui akan hal ini dan menjanjikan untuk memberikan. Tentunya apa yang Ia janjikan pasti yang terbaik buat kita yaitu kepuasan karena menerima makanan dan minuman rohani dari firman.Bahkan kepuasan dari firman itu bukan pilihan karena dengan jelas firman mengatakan bahwa manusia tidak bisa hidup seutuhnya tanpa menerima makanan firman. Yesus menjawab, "Di dalam Alkitab tertulis: Manusia tidak dapat hidup dari roti saja, tetapi juga dari setiap perkataan yang diucapkan oleh Allah."( Matius 4:4 BIS). Namun, kita harus mengerti bagaimanakah kepuasan dari firman kita terima?
Kepuasan dari firman diterima bukan hanya ketika kita
sudah membacanya tetapi sampai dengan kita lakukan. "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan
melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan
rumahnya di atas batu. Kemudian
turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah
itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.” (Matius
7:24-25) Bagaimanakah melakukan firman?
Dari mengerti tujuan firman,
kita bisa belajar bagaimana menjadi pelaku firman yang baik. Firman bertujuan
sebagai berikut- “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki
kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian
tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.” 2 Timotius 3:16. Ada 4 tindakan melakukan
firman berdasarkan tujuan firman diberikan:
- MEMPELAJARI untuk semakin mengerti apa yang diajarkan
Firman
diberikan untuk mengajarkan kebenaran. Dalam kita bisa mengerti dengan lebih
baik, kita harus mempelajari dengan bantuan roh Kudus dan saling membangun
dengan saudara seiman.
- BERTOBAT untuk meresponi teguran/ kesalahan yang dinyatakan
Firman
juga memberikan teguran yang bertujuan menyadarkan kita akan kesalahan yang dilakukan
kita entah disengaja atau tidak. Respon yang benar adalah bertobat yang artinya
meninggalkan yang salah dan berbalik mengikuti yang benar.
- MEMPERBAIKI kelakukan karena mendapatkan masukan perbaikan
Firman
juga bertujuan untuk memberikan petunjuk-petunjuk yang bisa mengarahkan semakin
lebih baik. contohnya dalam cara berpikir dan bertindak, kita semakin serupa
dengan Kristus. Dengan petunjuk yang didapat dari Firman mari kita memperbaiki pikiran
dan kelakukan kita untuk menjadi semakin serupa Kristus.
- MEMAKSIMALKAN perbuatan baik
Firman
memberikan kebenaran yang membuat kita semakin meningkat/ mahir dalam berbuat
baik. Mari tingkatkan perbuatan baik untuk menggenapi rancangan tuhan
melahirkan kita dimuka bumi ini, dan menjadi berkat bagi orang lain yang
membutuhkan mengerti akan kasih Kristus.
GOD BLESS AND SEE YOU NEXT WEEK









Comments
Post a Comment