WARTA, 05 JANUARI 2020
MENGHAYATI LAGI SOAL PERTUMBUHAN
II Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.
Setiap memasuki tahun baru, banyak manusia, entah secara langsung atau tidak, membuat “resolusi” yang pengertian sederhananya adalah membuat target perubahan yang lebih baik. Ini adalah bagian dari manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Dalam keserupaan dengan Allah kita selalu ingin lebih maju. Kemajuan atau pertumbuhan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Memasuki tahun baru 2020 ini, mari kita menghayati lagi soal pertumbuhan sebagaimana diajarkan firman.
Ada 5 hal yang perlu kita hayati yang kita mau ingat dalam 5 “K”, Yaitu :
Pertama adalah sasaran pertumbuhan yaitu “K”eserupaan dengan Kristus. (Efesus 4:15 …bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus…) Kita bertumbuh bukan sekedar menjadi lebih baik, tetapi dalam segala hal-perkataan, pikiran, perbuatan- semakin kearah Kristus. Sederhananya, apapun yang kita lakukan semakin sesuai dengan Kristus. Di dunia saja, orang ingin yang terbaik, sebagai orang percaya standard pertumbuhan terbaik adalah serupa dengan Kristus dalam segala hal. sayangnya banyak orang percaya mengabaikan standard pertumbuhan ini.
Kedua adalah sumber energi pertumbuhan yaitu “K”emampuan dari Kristus. (1 Korintus 3:6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. 7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan) Tuhan mau dan mampu menolong kita untuk bertumbuh ke arah Kristus. Jadi, tidak ada alasan untuk kita tidak bertumbuh. Kalau kita memberikan alasan seringkali karena kita malas atau keras hati.
Ketiga adalah proses pertumbuhan yaitu “K”etekunan dalam pembaharuan. (Kolose 3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya) Pembaharuan atau perubahan menjadi serupa Kristus tidak terjadi secara instan, namun melalui terus menerus diperbaharui. Sebagai contoh, dalam membangun hubungan dengan benar, seringkali proses yang perlu dilalui yaitu bukan saja pemberesan dari kesalahan masa lalu tetapi juga melatih kebiasaan berkomunikasi dengan baik. Contoh lain, setelah kita beres dalam hubungan, kita masih perlu diperbaharui dalam cara bekerja, mengelola keuangan dan sebagainya.
Keempat adalah wadah pertumbuhan adalah “K”omunitas dalam ‘saling’ (Efesus 4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.) Kita tidak pernah diciptakan untuk hidup sendirian. Ada bagian dari orang lain yang kita butuhkan untuk melengkapi kita dalam bertumbuh. Bahkan firman mengajarkan, kita membutuhkan seperti anggota tubuh membutuhkan anggota yang lain.
Kelima adalah Penghimpit (penghalang) pertumbuhan adalah “K”ekuatiran, “K”ekayaan dan “K”enikmatan hidup. (Matius 8:14 Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup, sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang). Penghalang kita maju lebih banyak yang sebetulnya baik, tetapi melalui tipu daya iblis membuat kita lengah- ‘kekayaan dan kenikmatan hidup’ daripada yang kurang baik- ‘kekuatiran’ .Waspadalah!!!





Comments
Post a Comment